Perawatan gondongan di rumah mencakup istirahat, hidrasi, dan peredaan gejala, sementara pencegahan terbaiknya adalah melalui vaksinasi MMR.
Daftar Isi:
- Apa Itu Gondongan?
- Gejala Gondongan yang Perlu Diketahui
- Penyebab Gondongan dan Cara Penularannya
- Cara Merawat Gondongan di Rumah dengan Tepat
- Obat Gondongan di Apotek yang Bisa Jadi Pilihan
- Kapan Harus ke Dokter?
- Komplikasi Gondongan yang Mungkin Terjadi
- Pencegahan Gondongan: Langkah Terbaik Melindungi Diri
- Pertanyaan Umum Seputar Gondongan (FAQ)
Gondongan adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan pembengkakan kelenjar parotis. Perawatan gondongan umumnya bertujuan untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi.
Artikel ini akan membahas secara detail cara perawatan gondongan di rumah, obat-obatan yang bisa digunakan, serta kapan kamu perlu mencari pertolongan medis.
Apa Itu Gondongan?
Gondongan (Mumps) adalah infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar parotis, yaitu kelenjar penghasil air liur yang terletak di dekat telinga.
Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak, tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah gondongan.
Fakta Terkait Penyakit Gondongan
Ibu hamil yang terkena gondongan berisiko mengalami keguguran, kelahiran prematur, atau bayi lahir dengan cacat bawaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk memastikan sudah mendapatkan vaksin MMR dosis lengkap.
Gejala Gondongan yang Perlu Diketahui
Gejala gondongan biasanya muncul 16-18 hari setelah terinfeksi virus. Beberapa gejala umum gondongan meliputi:
- Pembengkakan kelenjar parotis di satu atau kedua sisi wajah.
- Nyeri saat mengunyah atau menelan.
- Demam.
- Sakit kepala.
- Nyeri otot.
- Kelelahan.
- Kehilangan nafsu makan.
Penyebab Gondongan dan Cara Penularannya
Mayoritas orang menganggap kalau penyebab utama gondongan adalah kekurangan yodium. Padahal, Bukan Cuma Kekurangan Yodium, Ini Penyebab Gondongan yang perlu kamu tahu.
Gondongan disebabkan oleh virus Mumps. Virus ini menyebar melalui:
- Percikan air liur (droplet) saat batuk atau bersin.
- Berbagi peralatan makan atau minum dengan orang yang terinfeksi.
- Kontak langsung dengan air liur orang yang terinfeksi.
Segelintir orang pun banyak yang bertanya-tanya, gondongan apakah menular atau tidak. Nyatanya, gondongan sangat menular, terutama sebelum kelenjar parotis membengkak.
Cara Merawat Gondongan di Rumah dengan Tepat
Perawatan gondongan di rumah bertujuan untuk meredakan gejala dan membuat kamu merasa lebih nyaman. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:
- Istirahat yang Cukup: Istirahat membantu tubuh melawan infeksi virus. Usahakan untuk tidur lebih banyak dari biasanya.
- Kompres Hangat atau Dingin: Kompres hangat atau dingin pada kelenjar yang bengkak dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Kamu bisa mencoba keduanya dan melihat mana yang lebih efektif untukmu.
- Konsumsi Makanan Lunak: Mengunyah makanan bisa terasa sakit saat kelenjar parotis membengkak. Pilihlah makanan yang lunak dan mudah ditelan, seperti bubur, sup, atau yogurt.
- Hindari Makanan Asam: Makanan asam dapat merangsang produksi air liur dan memperburuk rasa sakit. Hindari makanan seperti jeruk, lemon, atau makanan pedas.
- Minum Banyak Cairan: Demam dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak air putih, jus buah, atau teh herbal untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
- Obat Pereda Nyeri: Jika kamu merasa sakit, kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen. Ikuti dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.
Dengan cara tersebut, tubuh dapat fokus melawan infeksi dan memulihkan energi. Pahami lebih lanjut informasi seputar Gondongan – Gejala, Penyebab, Pencegahan & Pengobatannya berikut ini.
Obat Gondongan di Apotek yang Bisa Jadi Pilihan
Tidak ada obat antivirus khusus untuk gondongan. Pengobatan bertujuan untuk meredakan gejala. Beberapa obat yang bisa kamu dapatkan di apotek antara lain:
- Paracetamol atau Ibuprofen: Untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.
- Obat Kumur Antiseptik: Jika terdapat luka atau peradangan di mulut.
Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat apa pun, terutama jika kamu memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat lain.
Cari tahu juga, Ini 7 Rekomendasi Obat Gondongan untuk Meredakan Gejala.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun gondongan umumnya bisa sembuh dengan perawatan di rumah, kamu perlu segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala berikut:
- Demam tinggi (di atas 39°C).
- Sakit kepala parah.
- Kaku leher.
- Nyeri perut.
- Pembengkakan testis (pada pria).
- Kejang.
- Sesak napas.
Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda komplikasi serius yang memerlukan penanganan medis segera.
Komplikasi Gondongan yang Mungkin Terjadi
Meskipun jarang terjadi, gondongan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada orang dewasa. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi meliputi: Orkitis: Peradangan pada testis, yang dapat menyebabkan infertilitas pada pria.
- Ovaritis: Peradangan pada ovarium, yang dapat menyebabkan infertilitas pada wanita.
- Meningitis: Peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.
- Ensefalitis: Peradangan pada otak.
- Pankreatitis: Peradangan pada pankreas.
- Kehilangan Pendengaran: Gondongan dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen.
Pencegahan Gondongan: Langkah Terbaik Melindungi Diri
Cara terbaik untuk mencegah gondongan adalah dengan vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella). Vaksin ini sangat efektif dalam melindungi kamu dari gondongan, campak, dan rubella.
Menurut WHO, Vaksinasi MMR diberikan dalam dua dosis:
- Dosis pertama: Usia 12-15 bulan.
- Dosis kedua: Usia 4-6 tahun.
Selain vaksinasi, menjaga kebersihan diri juga penting untuk mencegah penyebaran virus gondongan. Cucilah tangan secara teratur dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin.
Pertanyaan Umum Seputar Gondongan (FAQ)
Q: Berapa lama masa inkubasi gondongan?
A: Masa inkubasi gondongan adalah 16-18 hari setelah terinfeksi virus.
Q: Apakah gondongan bisa menyebabkan kemandulan?
A: Gondongan dapat menyebabkan kemandulan pada pria jika terjadi komplikasi orkitis (peradangan pada testis). Pada wanita, komplikasi ovaritis (peradangan pada ovarium) juga dapat memengaruhi kesuburan.
Q: Apakah gondongan bisa diobati dengan antibiotik?
A: Tidak, gondongan disebabkan oleh virus, sehingga antibiotik tidak efektif untuk mengobatinya. Pengobatan gondongan bertujuan untuk meredakan gejala.
Q: Apakah orang yang sudah pernah terkena gondongan bisa terkena lagi?
A: Umumnya, orang yang sudah pernah terkena gondongan akan memiliki kekebalan seumur hidup. Namun, pada kasus yang jarang terjadi, infeksi ulang mungkin saja terjadi.
Kesimpulan
Perawatan gondongan di rumah berfokus pada istirahat, hidrasi, dan peredaan gejala. Vaksinasi MMR adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit ini.
Jika kamu mengalami gejala gondongan atau khawatir tentang komplikasi, segera konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.
Nah, Ini Dokter yang Bisa Dihubungi saat Terkena Gondongan untuk mengetahui perawatan dan pengobatan yang tepat.
Temukan juga beragam obat, suplemen, dan produk perawatan kulit lainnya di Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatannya 100% asli dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.



