• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, 10 Hal Ini Bisa Memicu Kanker Lambung

Awas, 10 Hal Ini Bisa Memicu Kanker Lambung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Meski tak sepopuler kanker payudara, serviks, atau paru-paru, bukan berarti kanker lambung boleh diabaikan. Pasalnya, secara global penyakit ini memakan korban sekitar satu juta orang tiap tahunnya. Cukup mengkhawatirkan bukan? 

Sama dengan kanker-kanker lainnya, kanker lambung ini disebabkan oleh pertumbuhan sel secara abnormal dan tak terkendali. Sesuai namanya, pastinya pertumbuhan sel ini terjadi di dalam organ lambung. Masalahnya, kanker lambung ini terbilang sulit didiagnosis secara dini. Alasanya, penyakit ini jarang menimbulkan gejala yang spesifik pada stadium awal. Dalam kebanyakan kasus, kanker lambung baru diketahui ketika pengidapnya memasuki stadium akhir. 

Pertanyaannya, hal apa sih yang bisa memicu kanker lambung? 

Baca juga: Ini Cara-Cara Mendiagnosis Kanker Lambung

Awas, Banyak Berbagai Pemicunya

Seperti yang dijelaskan di atas, kanker lambung terjadi ketika sel-sel pada bagian tertentu di lambung berkembang secara tidak terkendali. Sayangnya, sampai kini penyebab pertumbuhan sel abnormal ini belum diketahui pasti. Akan tetapi, ada dugaan kuat kalau beberapa faktor di bawah ini bisa memicu kanker lambung.

Nah, berikut ini penjelasannya: 

  1. Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pengidap AIDS. 

  2. Infeksi bakteri H. Pylori.

  3. Infeksi virus Epstein-Barr.

  4. Radang lambung kronis.

  5. Pengidap kanker limfoma, kanker sel darah putih, kanker esofagus, kanker usus, kanker prostat, kanker serviks, dan kanker paru-paru.

  6. Kebiasaan merokok.

  7. Pengidap tukak lambung, anemia pernisiosa, atau polip lambung.

  8. Pola makan tinggi garam, acar, processed food, daging merah, tetapi rendah serat.

  9. Riwayat pernah menjalani operasi pada lambung.

  10. Riwayat keluarga yang mengidap kanker lambung.

Sering Bersendawa hingga Pembengkakan

Seseorang yang mengidap kanker lambung bisa mengalami berbagai keluhan pada tubuhnya. Akan tetapi, ada sejumlah kasus yang pengidapnya tak merasakan gejala yang khusus. Umumnya hanya gangguan pencernaan, seperti mag, perut kembung, hingga bersendawa. 

Namun, lain ceritanya bila kanker ini telah berkembang. Gejalanya bisa berupa turunnya berat badan secara signifikan, muntah darah, hingga berubahnya feses menjadi hitam. 

Nah, berikut beberapa gejala yang biasanya dialami oleh pengidap kanker lambung. 

  • Sering bersendawa perut terasa kembung.

  • Anemia atau kekurangan sel darah merah.

  • Cepat merasa kenyang saat makan.

  • Nyeri pada tulang dada.

  • Kekuningan pada kulit atau bagian putih mata.

  • Perut terasa mulas atau nyeri.

  • Gangguan pencernaan yang sering kumat.

  • Hilangnya nafsu makan.

  • Tinja berwarna hitam atau terdapat darah pada tinja.

  • Kesulitan menelan makanan.

  • Merasa kelelahan.

  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

  • Mual dan muntah, hingga muntah darah.

  • Pembengkakan pada perut karena penumpukan cairan.

Nah, bila mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui atau tanyakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Sering Diabaikan, Sakit Perut Bisa Jadi Tanda Kanker Lambung

Tips Simpel Cegah Kanker Lambung

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah kanker lambung. Misalnya: 

  • Tidak atau berhenti merokok.

  • Menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan segar yang kaya serat dan vitamin.

  • Hindari makanan asin dan olahan.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Menggunakan aspirin atau obat-obatan antiinflamasi non-steroid dalam pengawasan dokter.

Mau tahu lebih jauh mengenai kanker lambung? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases & Conditions. Stomach cancer. Healthline. Diakses pada 2020. Stomach Cancer (Gastric Adenocarcinoma) 
WebMD. Diakses pada 2020. Stomach Cancer.