• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal yang Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Tulang

Hal yang Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Tulang

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Kanker tulang akan berkembang dalam sistem kerangka dan menghancurkan jaringan di dalamnya. Kanker tulang juga bisa menyebar ke organ yang jauh, seperti paru-paru. Ada dua jenis kanker tulang, yakni primer dan sekunder. Pada kanker tulang primer, kanker berkembang dalam sel-sel tulang. Kanker tulang sekunder terjadi ketika kanker yang berkembang di tempat lain menyebar, atau bermetastasis, ke tulang.

Menurut National Cancer Institute, kanker tulang primer menyumbang kurang dari 1 persen dari semua kanker. Namun, kanker tulang sekunder lebih sering terjadi, dan beberapa hal bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker tulang. 

Baca juga: MRI Dapat Deteksi Penyakit Kanker Tulang, Begini Prosedurnya

Faktor Risiko kanker Tulang

American Cancer Society menyatakan bahwa ada sejumlah faktor risiko untuk kanker tulang, termasuk genetika. Mereka juga menunjukkan bahwa orang dengan penyakit radang jangka panjang, seperti penyakit Paget, mungkin berisiko sedikit lebih tinggi terkena kanker tulang di kemudian hari.

Namun, belum jelas mengapa satu orang terkena kanker tulang sementara yang lain tidak. Nah, beberapa faktor risiko lain untuk mengembangkan kanker tulang termasuk:

  • Berusia di bawah 20 tahun;

  • Paparan radiasi, seperti menerima terapi radiasi untuk kanker yang berbeda;

  • Pernah melakukan transplantasi sumsum tulang sebelumnya;

  • Memiliki kerabat dekat dengan kanker tulang;

  • Seseorang dengan retinoblastoma herediter, sejenis kanker mata yang paling umum berkembang pada anak-anak.

Jenis Kanker Tulang

Kanker tulang juga memiliki beberapa jenis berdasarkan jenis sel di mana kanker dimulai. Jenis kanker tulang yang paling umum meliputi:

  • Osteosarkoma. Osteosarkoma adalah bentuk kanker tulang yang paling umum. Pada tumor ini, sel-sel kanker menghasilkan tulang. Variasi kanker tulang ini paling sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda, di tulang kaki atau lengan. Dalam keadaan langka, osteosarkoma dapat muncul di luar tulang (osteosarkoma ekstraskeletal).

  • Chondrosarcoma. Chondrosarcoma adalah bentuk kanker tulang kedua yang paling umum. Pada tumor ini, sel-sel kanker menghasilkan tulang rawan. Chondrosarcoma biasanya terjadi di panggul, kaki atau lengan pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua.

  • Sarkoma Ewing. Tumor sarkoma Ewing sering muncul di panggul, kaki atau lengan anak-anak dan dewasa muda.

Baca juga: Ini Penyebab Terjadinya Osteochondroma pada Remaja

Waspada Gejala Kanker Tulang

Gejala pertama yang dirasakan pengidap kanker tulang adalah rasa sakit yang terus-menerus dan mengganggu di daerah yang terkena. Seiring waktu, rasa sakit bertambah buruk. Bagi sebagian orang, rasa sakitnya tidak bisa diungkapkan.

Seseorang yang mengalami nyeri ini mungkin tidak mengunjungi dokter selama beberapa bulan. Selain itu, perkembangan rasa sakit dengan sarkoma Ewing cenderung lebih cepat dari pada kebanyakan kanker tulang lainnya.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Pembengkakan di daerah yang terkena;

  • Tulang menjadi lemah yang mengarah pada risiko patah tulang yang jauh lebih tinggi;

  • Penurunan berat badan yang tidak direncanakan;

  • Adanya benjolan di daerah yang terkena;

  • Meskipun jarang terjadi, tetapi seseorang dengan kanker tulang mungkin juga mengalami demam, kedinginan, dan berkeringat pada malam.

Baca juga: Si Kecil Terserang Kanker Tulang, Begini Pilihan Pengobatannya

Apabila kamu masih punya pertanyaan mengenai kanker tulang atau gaya hidup sehat untuk mencegahnya, kamu bisa diskusikan dengan dokter di Halodoc. Dokter akan memberikan saran kesehatan yang kamu butuhkan sesuai kondisi kesehatan yang kamu alami sekarang. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Bone Cancer.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Bone Cancer.
Medical News Today. Diakses pada 2020. What To Know About Bone Cancer.