• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hepatitis B Mudah Menyerang dari Ibu ke Bayi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hepatitis B Mudah Menyerang dari Ibu ke Bayi

Hepatitis B Mudah Menyerang dari Ibu ke Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 05 Oktober 2020
Hepatitis B Mudah Menyerang dari Ibu ke Bayi

Halodoc, Jakarta - Sudah tak asing kan dengan penyakit hepatitis? Dari beragamnya jenis penyakit ini, hepatitis B merupakan salah satu jenis yang mesti diwaspadai. Pasalnya, penyakit yang menyebabkan peradangan dan kerusakan hati ini bisa memicu berbagai komplikasi yang dapat mengancam nyawa pengidapnya. 

Hepatitis B merupakan jenis hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) dan sifatnya sangat mudah menular. Lantas bagaimana sih cara penularan hepatitis B? Benarkah penyakit ini bisa menyerang dari ibu ke bayi di dalam kandungan? 

Baca juga: Lebih Bahaya Mana, Hepatitis A, B, atau C?

Kanker Hati Akibat Hepatitis Kronis

Seperti penjelasan di atas, hepatitis B ini amat mudah menular dari satu orang ke orang lainnya. Penularan hepatitis B bisa bisa melalui beragam cara, seperti hubungan seksual tanpa kondom atau berbagi jarum suntik dengan pengidapnya. Di samping itu, hepatitis B juga dapat ditularkan dari bumil pada bayi di dalam kandungannya. 

Menurut ahli di National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK), seorang bayi lebih mungkin terserang hepatitis B jika mereka lahir dari ibu yang mengidap penyakit ini. Artinya, virus hepatitis B dapat menyebar dari ibu ke anak selama kelahiran. 

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), semakin muda seseorang terinfeksi, maka makin besar kemungkinannya menjadi kronis. Contohnya, bayi yang mendapatkan infeksi dari ibu semasa dalam kandungan atau saat persalinan (perinatal), kemungkinan menjadi kronis sekitar 90-95 persen bila tak ada tindakan pencegahan.

Hati-hati, hepatitis kronis ini bisa menyebabkan anak mengalami kanker hati, atau sirosis hati ketika dirinya beranjak dewasa. Tuh, tidak main-main bukan dampak hepatitis B pada anak? 

Baca juga: Inilah Alasan Hepatitis B dan C Berbahaya

Ibu dengan Hepatitis B Bolehkah Menyusui?

Adanya virus hepatitis B dalam jumlah kecil pada ASI menimbulkan pertanyaan tentang peran ASI dalam penularan hepatitis B. Lantas apa yang perlu ibu lakukan? Menurut IDAI banyak penelitian tentang ASI yang dihubungkan dengan kejadian hepatitis B, dan membuktikan bahwa ASI tidak meningkatkan risiko penularan hepatitis B.

Salah satu penelitiannya berasal dari Taiwan yang menyertakan 147 bayi baru lahir dari ibu pembawa virus hepatitis B. Para periset membagi 147 bayi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama adalah bayi-bayi yang minum ASI, dan kelompok kedua bayi yang mengonsumsi susu formula. Bagaimana hasilnya? 

Hasilnya studi tersebut mengatakan bahwa ASI tidak terbukti meningkatkan risiko penularan hepatitis B. Studi tersebut membuktikan tidak adanya perbedaan kejadian hepatitis B pada ke dua kelompok. Dengan demikian, tidak ada alasan ibu dengan hapatitis B untuk tidak memberikan ASI pada buah hatinya. 

Baca juga: Risiko yang Bisa Ditimbulkan Hepatitis B

Pentingnya Skrining dan Vaksin

Mengingat komplikasi hepatitis B yang amat mematikan, para ahli menganjurkan bumil untuk melakukan skrining hepatitis B ketika tengah mengandung. Tujuannya untuk membantu dokter mendiagnosis dan mengobati hepatitis B sedini mungkin, agar penyakit ini tak makin berkembang hingga mengancam kesehatan. 

Di samping itu, ada pula upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah hepatitis B. Menurut IDAI pencegahan terhadap hepatitis B bisa melalui vaksinasi hepatitis B sedini mungkin, sebelum bayi berusia 12 jam.

Hal ini penting diperhatikan agar jangan sampai virus masuk terlebih dahulu daripada pemberian vaksin hepatitis B. Pada ibu hamil dengan hepatitis B, selain pemberian vaksin Si Kecil juga perlu mendapat immunoglobulin hepatitis B pada usia kurang dari 12 jam.

Mau tahu lebih jauh mengenai hepatitis B pada anak? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 



Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hepatitis B
US National Library of Medicine National Institutes of Health - National Institute of Health - National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2020 Hepatitis B.
IDAI. Diakses pada 2020. Menyusui pada Ibu Penderita Hepatitis B
IDAI. Diakses pada 2020. Hepatitis Virus pada Anak (Bagian II)
IDAI. Diakses pada 2020. Kenali Hepatitis B