Advertisement

Ini 3 Pilihan Penanganan untuk Mengatasi Marasmus pada Anak

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   30 Juni 2025

Penanganan marasmus harus dilakukan secara bertahap, sebab anak tidak bisa langsung diberi makan begitu saja.

Ini 3 Pilihan Penanganan untuk Mengatasi Marasmus pada AnakIni 3 Pilihan Penanganan untuk Mengatasi Marasmus pada Anak

Daftar Isi:


Marasmus merupakan salah satu bentuk malnutrisi yang parah. Kondisi tersebut rentan dialami anak, apabila mereka tidak mendapatkan protein, karbohidrat, dan lemak, yang cukup dari makanan. 

Anak yang mengalami marasmus memiliki tubuh yang sangat kurus. Selain itu, anak berisiko mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan. Marasmus pada anak yang berlangsung berkepanjangan akan menyebabkan kelaparan.

Lantas, bisakan marasmus pada anak diatasi? Simak informasi selengkapnya berikut ini!

Penyebab Marasmus pada Anak

Marasmus disebabkan oleh kekurangan asupan kalori dan protein yang parah dalam jangka waktu yang lama. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini meliputi:

  • Kekurangan asupan makanan yang bergizi karena kemiskinan atau kurangnya akses terhadap makanan.
  • Praktik pemberian makan yang tidak tepat pada bayi dan anak-anak, seperti pemberian makanan yang tidak mencukupi atau tidak seimbang.
  • Infeksi kronis atau penyakit yang meningkatkan kebutuhan energi tubuh, seperti infeksi saluran pernapasan atau diare.
  • Kondisi medis tertentu yang mengganggu penyerapan nutrisi, seperti penyakit celiac atau fibrosis kistik.

Gejala Marasmus yang Perlu Diwaspadai

Gejala marasmus dapat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan dan durasi kekurangan gizi. Beberapa gejala umum marasmus meliputi:

  • Berat badan sangat rendah untuk usia anak.
  • Kehilangan lemak dan otot secara signifikan, sehingga tubuh terlihat sangat kurus.
  • Kulit kering, tipis, dan keriput.
  • Rambut tipis, kering, dan mudah rontok.
  • Perut kembung atau cekung.
  • Sering mengalami infeksi.
  • Pertumbuhan terhambat.
  • Anak menjadi rewel dan apatis.

Ibu perlu tahu bahwa, Masalah Gizi Anak yang Perlu Ditangani Dokter Spesialis Anak.

Penanganan Marasmus pada Anak Dilakukan Secara Bertahap

Anak yang mendapatkan penanganan untuk mengatasi marasmus berisiko mengalami sindrom refeeding. Sindrom refeeding merupakan gangguan metabolik akibat pemberian nutrisi pada pengidap kekurangan gizi yang sangat parah. Komplikasi tersebut dapat mengancam jiwa, sebab tubuh yang kekurangan gizi mencoba melakukan reboot (memulai dari awal) terlalu cepat.

Maka itu penanganan marasmus dilakukan secara bertahap. Idealnya, pengidap marasmus harus di rawat di rumah sakit sehingga mendapat pengawasan medis yang ketat. Dengan begitu, sindrom refeeding dapat dicegah atau memperbaiki kondisi dengan menambah elektrolit dan mikronutrien yang hilang. 

Pengidap marasmus tidak bisa langsung diberi makan begitu saja. Nah, berikut ini tahapan penanganan marasmus yang tepat:

Tahap 1: rehidrasi dan stabilisasi

Pada tahap pertama, pengobatan berfokus pada penanganan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, dan defisiensi mikronutrien. Hal tersebut dilakukan untuk mempersiapkan tubuh untuk dapat makan kembali.

Dalam banyak kasus, dehidrasi dapat diobati dengan REhydration SOlution for MALnutrition (ReSoMal), cairan yang diberikan secara oral atau melalui selang nasogastrik. Selain itu, penting untuk memastikan pengidap tetap hangat untuk  mencegah hipotermia dan untuk mengobati infeksi. Diperlukan beberapa hari sebelum pengidap dianggap cukup stabil untuk mulai diberi makan kembali. 

Tahap 2: rehabilitasi nutrisi

Tahap berikutnya yaitu rehabilitasi nutrisi. Pemberian makan dimulai secara perlahan, diawali dengan makanan cair yang secara bertahap menyeimbangkan karbohidrat, protein, dan lemak. Beberapa dokter mungkin juga memilih pemberian makan tabung, karena memungkinkan nutrisi secara bertahap tapi tetap berkelanjutan. 

Dokter akan memperkenalkan kalori sekitar 70 persen dari nilai normal yang direkomendasikan untuk usia anak. Namun, angka tersebut pada akhirnya akan semakin meningkat menjadi 140 persen dari nilai yang direkomendasikan. Tujuannya untuk memenuhi persyaratan pertumbuhan anak yang mengalami stunting. 

Tahap dua ini dapat berlangsung dua hingga enam minggu. Selama waktu itu, pengidap secara bertahap berkembang menjadi lebih biasa makan secara oral atau melalui mulut dengan makanan padat. 

Tahap 3: tindak lanjut dan pencegahan

Perlu diwaspadai, marasmus dapat kambuh. Maka itu protokol perawatan lengkap tentang edukasi dan dukungan untuk anak dan orang tuanya, perlu diberikan sebelum dipulangkan dari rumah sakit. 

Edukasi dan dukungan tersebut dapat berupa dukungan tentang menyusui, air minum yang aman dan panduan menyiapkan makanan, imunisasi dan edukasi tentang cara mencegah penyebaran penyakit. Orang tua juga perlu mengetahui tentang cara mengenali tanda-tanda malnutrisi pada anak. 

Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk merawat pengidap marasmus adalah 42 hari. Setelah perawatan, umumnya pengidap dapat pulih sepenuhnya. Banyak anak yang harus mengejar keterlambatan atau hambatan pertumbuhan dan perkembangannya. Namun, hasil jangka panjangnya masih dipelajari lebih lanjut. 

Kabar baiknya, dengan mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral kemungkinan dapat membantu menunjang pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat sebelumnya. 

Simak selengkapnya, 5 Rekomendasi Multivitamin Anak untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera bawa anak ke dokter jika menunjukkan gejala-gejala marasmus, seperti berat badan yang sangat rendah, kehilangan lemak dan otot yang signifikan, kulit kering dan keriput, rambut tipis dan mudah rontok, atau sering mengalami infeksi.

Pemeriksaan dan penanganan dini dapat membantu mencegah komplikasi serius dan meningkatkan peluang pemulihan anak.

Selain itu, memberikan makanan begitu saja kepada anak marasmus sangat berbahaya karena dapat memperburuk kondisi tubuh yang sudah lemah dan memicu komplikasi serius.

Pemberian makan yang tidak tepat bisa memperburuk kondisi anak dengan marasmus, bahkan bisa berakibat fatal. Tubuh mereka perlu adaptasi bertahap untuk menerima nutrisi kembali

Jangan ragu untuk berkonsultasi dokter spesialis gizi klinis di Halodoc untuk mendapatkan informasi dan saran yang tepat mengenai cara mencegah dan mengatasi marasmus pada anak.

Jika mendapatkan resep dari dokter, ibu dapat cek kebutuhan suplemen vitamin dan mineral melalui Toko Kesehatan Halodoc.

Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Marasmus.
Medical News Today. Diakses pada 2025. Marasmus: A type of malnutrition.
WebMD. Diakses pada 2025. What Is Marasmus?
Healthline. Diakses pada 2025. What You Should Know About Marasmus.