
Ini 7 Gejala Kanker Melanoma yang Perlu Diwaspadai
Salah satu gejala kanker mlanoma yang perlu diwaspadai adalah perubahan pada tahi lalat.

Daftar Isi:
- Apa Itu Melanoma?
- 7 Gejala Kanker Melanoma yang Perlu Diwaspadai
- Diagnosis Melanoma
- Pengobatan Melanoma
- Pencegahan Melanoma
- Kapan Harus ke Dokter?
Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi. Melanoma adalah jenis kanker kulit yang lebih agresif dibandingkan jenis lainnya.
Mengenali ciri-ciri atau gejala melanoma sejak dini sangat penting agar pengobatan dapat segera dilakukan dan peluang kesembuhan meningkat. Mau tahu 7 gejala kanker melanoma yang perlu kamu waspadai?
Apa Itu Melanoma?
Melanoma adalah jenis kanker yang berkembang dari melanosit, yaitu sel-sel yang memproduksi melanin (pigmen yang memberi warna pada kulit). Melanoma sering kali muncul sebagai tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang sudah ada.
Meskipun melanoma dapat diobati jika terdeteksi dini, penyakit ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain jika tidak segera ditangani.
7 Gejala Kanker Melanoma yang Perlu Diwaspadai
Penting untuk mengetahui gejala awal melanoma agar dapat segera mencari pertolongan medis. Berikut adalah 7 gejala kanker melanoma yang perlu diwaspadai:
1. Perubahan pada Tahi Lalat
Perubahan pada tahi lalat adalah salah satu gejala melanoma yang paling umum. Perhatikan tahi lalat yang mengalami perubahan ukuran, bentuk, warna, atau tekstur. Gunakan aturan ABCDE untuk membantu mengidentifikasi perubahan yang mencurigakan:
- Asimetri: Satu bagian tahi lalat tidak cocok dengan bagian lainnya.
- Batas (Border): Tepi tahi lalat tidak rata, berlekuk, atau kabur.
- Warna (Color): Warna tahi lalat tidak merata, terdapat campuran warna cokelat, hitam, merah, putih, atau biru.
- Diameter: Diameter tahi lalat lebih besar dari 6 milimeter.
- Evolusi: Tahi lalat mengalami perubahan ukuran, bentuk, atau warna dari waktu ke waktu.
Baca juga artikel lainnya di sini: Tanda Tahi Lalat Ciri Kanker Melanoma
2. Luka yang Tidak Sembuh
Luka atau bintik yang tidak kunjung sembuh bisa menjadi tanda melanoma. Menurut American Academy of Dermatology, luka yang tidak sembuh dalam beberapa minggu atau bulan harus diperiksakan oleh dokter.
3. Penyebaran Pigmen
Jika pigmen dari tahi lalat menyebar ke kulit di sekitarnya, ini bisa menjadi tanda melanoma. Perhatikan apakah ada area kulit di sekitar tahi lalat yang mengalami perubahan warna.
4. Kemerahan atau Bengkak
Kemerahan atau bengkak di sekitar tahi lalat juga bisa menjadi gejala melanoma. Peradangan ini bisa menjadi respons tubuh terhadap sel-sel kanker yang tumbuh di kulit.
5. Gatal, Nyeri, atau Sensasi Terbakar
Meskipun tidak selalu terjadi, beberapa orang dengan melanoma mengalami gatal, nyeri, atau sensasi terbakar pada tahi lalat yang terkena. Sensasi ini bisa menjadi tanda bahwa sel-sel kanker mempengaruhi saraf di kulit.
6. Lesi Satelit
Lesi satelit adalah bintik-bintik kecil berpigmen yang muncul di sekitar tahi lalat utama. Munculnya lesi satelit ini bisa menjadi tanda bahwa melanoma telah mulai menyebar.
7. Perubahan Tekstur Permukaan Kulit
Perubahan pada tekstur permukaan tahi lalat, seperti menjadi kasar, bersisik, atau berkerak, juga bisa menjadi tanda melanoma. Perubahan ini bisa disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker yang mempengaruhi lapisan kulit.
Menurut studi, perubahan tekstur pada tahi lalat sering kali diabaikan, padahal ini bisa menjadi indikator penting adanya melanoma.
Baca artikel lainnya terkait kanker kulit di sini: 5 Ciri Awal Kanker Kulit yang Perlu Diwaspadai
Penyebab dan Faktor Risiko Melanoma
Penyebab pasti melanoma belum sepenuhnya dipahami, tetapi paparan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari atau tanning bed merupakan faktor risiko utama. Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko melanoma meliputi:
- Riwayat keluarga dengan melanoma
- Memiliki banyak tahi lalat atau tahi lalat atipikal
- Kulit putih, rambut pirang atau merah, dan mata biru atau hijau
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Riwayat luka bakar matahari yang parah
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, deteksi dini dan perubahan perilaku terkait paparan sinar UV dapat membantu menurunkan risiko melanoma.
Diagnosis Melanoma
Jika mencurigai adanya melanoma, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa riwayat kesehatan. Dokter mungkin juga akan melakukan biopsi, yaitu mengangkat sebagian atau seluruh tahi lalat untuk diperiksa di bawah mikroskop. Jika melanoma terdiagnosis, dokter akan menentukan stadium kanker untuk merencanakan pengobatan yang tepat.
Pengobatan Melanoma
Pengobatan melanoma tergantung pada stadium kanker dan kondisi kesehatan pasien. Pilihan pengobatan meliputi:
- Pembedahan: Pengangkatan tahi lalat dan jaringan di sekitarnya.
- Terapi radiasi: Menggunakan sinar-X atau radiasi lain untuk membunuh sel-sel kanker.
- Kemoterapi: Menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker.
- Terapi target: Menggunakan obat-obatan yang menargetkan molekul tertentu dalam sel-sel kanker.
- Imunoterapi: Menggunakan obat-obatan untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan sel-sel kanker.
Apa saja faktor pemicu kanker melanoma? Baca di sini: 7 Faktor yang Tingkatkan Risiko Terjadinya Melena
Pencegahan Melanoma
Meskipun tidak semua kasus melanoma dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko:
- Hindari paparan sinar matahari berlebihan, terutama antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.
- Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari, bahkan pada hari berawan.
- Kenakan pakaian pelindung, seperti topi dan kacamata hitam, saat berada di luar ruangan.
- Hindari tanning bed dan lampu UV.
- Periksa kulit secara rutin dan laporkan perubahan yang mencurigakan kepada dokter.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami perubahan pada tahi lalat, muncul tahi lalat baru yang mencurigakan, atau memiliki faktor risiko melanoma. Deteksi dini adalah kunci untuk pengobatan yang berhasil.
Segera konsultasikan pada dokter spesialis kulit di Halodoc jika mengalami masalah pada kulit. Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu.
Tidak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!


