Ad Placeholder Image

Ini Berbagai Fakta tentang Masuk Angin dari Sisi Medis

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina 25 Juni 2026

Faktanya, masuk angin tidak ada dalam istilah medis dan bukanlah suatu penyakit. Gejala yang orang kira sebagai masuk angin, bisa jadi tanda dari kondisi medis tertentu.

Ini Berbagai Fakta tentang Masuk Angin dari Sisi MedisIni Berbagai Fakta tentang Masuk Angin dari Sisi Medis

DAFTAR ISI

Penyebab Masuk Angin

Kondisi Medis yang Sering Disebut Masuk Angin

Cara Mengatasi Masuk Angin yang Gejalanya Ringan

Rekomendasi Obat Masuk Angin yang Ampuh

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?


Semua orang Indonesia tentu familiar dengan kondisi masuk angin. Biasanya, saat tubuh terasa tidak enak, pegal-pegal, kembung atau sakit kepala, orang langsung mengira bahwa itu mungkin karena masuk angin.

Perlu kamu ketahui, masuk angin bukan istilah yang ada di dalam dunia medis. Kondisi tersebut bukan suatu penyakit, melainkan hanya istilah yang masyarakat Indonesia sering gunakan untuk menggambarkan keluhan saat tubuh terasa tidak enak.

Untuk lebih mengetahui tentang kondisi ini, simak fakta lengkap di sini!

Penyebab Masuk Angin

Fakta yang paling penting kamu pahami tentang kondisi ini adalah penyebab utamanya tidak berkaitan langsung dengan angin atau hujan. 

Kondisi ini seringkali muncul akibat daya tahan tubuh menurun, sehingga tubuh rentan terinfeksi virus maupun bakteri.

Alasan mengapa orang mengaitkan kondisi ini dengan angin dan hujan masih belum diketahui secara pasti.

Hanya saja, kurang paparan sinar matahari saat musim hujan memang bisa membuat tubuh kurang memproduksi vitamin D.

Kecukupan vitamin D, maupun vitamin C, E, dan E sangat penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Jika asupan vitamin tersebut kurang, maka dapat membuat imunitas tubuh menurun.

Alhasil, risiko munculnya penyakit dengan berbagai gejala pun jadi meningkat.

Kondisi Medis yang Sering Disebut Masuk Angin

Seperti yang sudah tertulis di atas, bahwa kondisi ini bukanlah istilah medis dari suatu penyakit.

Namun, gejala yang sering orang keluhkan dari masuk angin bisa saja merupakan tanda dari beberapa penyakit berikut:

1. Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)

ISPA seringkali muncul beserta gejala demam, pilek, dan batuk. Penyebab penyakit ini bisa karena virus atau bakteri.

Kebanyakan infeksi saluran pernapasan atas memiliki gejala ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, jika sudah menyerang saluran pernapasan bawah (trakea dan saluran udara dalam paru-paru), gejalanya akan lebih berat.

Misalnya pada pneumonia, dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

2. Gangguan pencernaan

Gejala seperti mual, muntah, perut kembung, diare, sendawa, dan sensasi perih atau nyeri ulu hati seringkali muncul saat seseorang mengalami gangguan pencernaan.

Nah, gejala tersebut juga sering orang sebut sebagai masuk angin. 

Ada berbagai penyebab gangguan pencernaan, mulai dari GERD, infeksi virus atau bakteri, keracunan makanan, atau alergi. 

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak juga bisa mengganggu pencernaan.

3. COVID-19

Di awal kemunculan COVID-19, orang banyak salah mengartikan bahwa gejala infeksi virus corona tersebut sebagai masuk angin.

Beberapa gejala COVID-19 yaitu demam, meriang, lemas, nyeri otot, mual, muntah, dan diare. 

4. Penyakit jantung

Seseorang mengalami penyakit jantung ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen dalam jumlah cukup. 

Hal tersebut dapat terjadi sebagai akibat adanya sumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah jantung.

Alhasil, pengidap penyakit jantung seringkali mengeluhkan nyeri dada yang dianggap sebagai masuk angin.

Keluhan tersebut berupa nyeri ulu hati atau nyeri dada yang menjalar ke lengan, leher atau punggung, serta lemas dan pusing.

5. Demam berdarah dan malaria

Demam berdarah dan maria bisa menyebabkan gejala yang orang keluhkan saat masuk angin. Misalnya, demam, nyeri sendi, pegal-pegal, menggigil, dan lemas.

Kedua penyakit ini dapat menular melalui gigitan nyamuk. Apabila kamu tidak menangani penyakit tersebut secara tepat, maka dapat menimbulkan komplikasi serius hingga kematian.

Mengingat banyak penyakit serius yang disalahartikan sebagai masuk angin, maka kamu perlu berhati-hati dan tidak menyepelekan apapun gejala yang muncul.

Terutama jika gejala terasa cukup  berat dan tidak kunjung membaik. Jika kamu mengalami keluhan selama lebih dari tiga hari, lemas, muntah, dan diare, atau nyeri dada dengan riwayat penyakit jantung, kamu perlu segera menghubungi dokter.

Cara Mengatasi Masuk Angin yang Gejalanya Ringan

Umumnya gejala yang orang keluhkan sebagai masuk angin dapat sembuh sendiri. Meski begitu rasanya tetap tidak nyaman dan mengganggu aktivitas.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakan gejalanya, yaitu:

  • Banyak minum air putih, terutama jika mengalami muntah dan diare. Hal tersebut untuk mencegah dehidrasi.
  • Minum air hangat untuk membantu melegakan gejala infeksi saluran napas. Kamu juga bisa mencampurkan madu atau jahe ke dalam air hangat untuk menghangatkan tubuh.
  • Cukupi kebutuhan istirahat untuk memperkuat daya tahan tubuh agar dapat melawan infeksi.
  • Berhenti merokok dan hindari minum minuman berkafein dan alkohol.
  • Konsumsi obat penurun panas, jika gejala disertai demam dan nyeri otot. 

Rekomendasi Obat Masuk Angin yang Ampuh

Kamu dapat mengatasi gejala masuk angin dengan menggunakan sejumlah obat berikut ini:

1. Tolak Angin Cair Plus Madu 15 ml 12 Sachet

Tolak Angin Cair Plus Madu merupakan Obat Herbal Terstandar (OHT) yang ampuh meredakan gejala masuk angin, mulai dari perut kembung, mual, sakit perut, hingga pusing dan meriang. 

Di dalamya mengandung ekstrak herbal pilihan yang teruji klinis, produk ini siap menjaga daya tahan tubuh kamu saat kelelahan, kurang tidur, atau sedang menempuh perjalanan jauh. Pasti murah, murah beneran, bukan murahan.

Aturan pakai:

  • Minum 2 sachet setiap hari selama 7 hari atau lebih, untuk daya tahan tubuh.
  • Minum 3-4 sachet per hari untuk diare dan masuk angin.
  • Minum 1 sachet sebelum melakukan perjalanan untuk mencegah mabuk perjalanan.

No registrasi BPOM: HT122600301

Harga mulai dari: Rp49.000.

Dapatkan Tolak Angin Cair Plus Madu 15 ml 12 Sachet atau Tolak Angin Cair Plus Madu 2 Box (12 Sachet/Box) – Hemat Borongan di Toko Kesehatan Halodoc.

Belanja Tolak Angin di Halodoc sekarang bisa bebas ongkir, lho!

Masukkan kode kupon “FREEANTAR” untuk klaim promo gratis ongkir senilai diskon 100% s.d Rp23rb.

Dijamin momen belanja kebutuhan kesehatanmu jadi makin menyenangkan tanpa beban ongkir. Penawaran ini berlaku untuk produk tertentu, yuk cek detailnya di Halaman Promo Halodoc!

2. Minyak Aromaterapi Tolak Angin Care Roll On 10 ml

Obat masuk angin pertama yang dapat kamu gunakan adalah Minyak Aromaterapi Tolak Angin Care Roll On 10 ml. Obat ini berbentuk minyak angin yang memberi sensasi menyegarkan.

Dengan kandungan jahe dan peppermint, obat ini dapat meringankan masuk angin, mabuk perjalanan, dan gatal karena gigitan serangga. Kamu dapat menggunakan obat ini dengan mengoleskannya langsung pada bagian tubuh yang pegal atau sakit.

Perlu diketahui, obat ini termasuk obat luar sehingga tidak boleh digunakan langsung pada lubang hidung, mata, atau bagian sensitif lainnya. Selain itu, obat ini tidak untuk anak di bawah 2 tahun.

Harga mulai dari: Rp17.700 per botol.

Dapatkan Minyak Aromaterapi Tolak Angin Care Roll On 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

3. Sido Muncul Tolak Linu Herbal 5 Sachet

Pilihan obat masuk angin lainnya yang dapat kamu coba adalah Sido Muncul Tolak Linu Herbal 5 Sachet. Obat ini terbuat dari bahan herbal alami yang dapat meredakan pegal linu dan nyeri sendi.

Kamu dapat mengkonsumsi 1-2 sachet obat ini sebelum tidur dan 1-2 sachet sehabis melakukan aktivitas atau olahraga. Selain meminumnya langsung dari sachet, kamu juga dapat mencampur obat ini dengan air. Pastikan kamu sudah mengocok kemasan sebelum meminumnya. 

Rentang harga: Rp16.100 per pack.

Dapatkan Sido Muncul Tolak Linu Herbal 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc.

4. Freshcare Roll On Minyak Angin Strong (Hot) 10 ml

Freshcare Roll On Minyak Angin Strong (Hot) 10 ml merupakan opsi lainnya yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi gejala masuk angin.

Obat ini secara efektif dapat membantu meredakan perut kembung, pusing, masuk angin, dan mabuk perjalanan. Cara penggunaannya sederhana, kamu cukup mengoleskan produk pada dada, kening, hidung, atau bagian lainnya sesuai kebutuhan.

Obat ini hanya untuk penggunaan luar dan tidak boleh digunakan langsung di bawah lubang hidung. Hindari penggunaan untuk anak di bawah 2 tahun.

Harga mulai dari: Rp20.000 per botol.

Dapatkan Freshcare Roll On Minyak Angin Strong (Hot) 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

5. Antangin JRG Cair 15 ml 5 Sachet

Kamu juga bisa menggunakan Antangin JRG Cair 15 ml 5 Sachet untuk mengatasi gejala masuk angin. Antangin JRG Cair merupakan obat berbentuk sirup herbal dengan berbagai kandungan bahan alami.

Obat ini berkhasiat membantu meredakan gejala masuk angin seperti meriang, mual, kembung, sakit kepala, dan membantu melegakan tenggorokan. Kamu dapat meminum obat ini sesudah makan langsung dari sachetnya atau mencampurkannya dengan setengah gelas air hangat.

Untuk orang dewasa, dosis penggunaannya adalah 3 kali per hari 1 sachet. Sementara itu, dosis untuk anak 6-12 tahun adalah setengah dari dosis dewasa.

Harga mulai dari: Rp21.700 per pack.

Dapatkan Antangin JRG Cair 15 ml 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc.

Itulah fakta tentang masuk angin yang perlu kamu pahami beserta cara mengatasinya.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala yang sering dikeluhkan sebagai masuk angin, tidak ada salahnya untuk segera menghubungi dokter. Sebab, bisa jadi gejala yang kamu kira sebagai masuk angin merupakan tanda dari kondisi medis yang lebih serius. 

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis! 
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Cold remedies: What works, what doesn’t, what can’t hurt; Common cold.
Healthline. Diakses pada 2026. Acute Respiratory Infection.