• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Berbagai Fungsi Rahim dalam Sistem Reproduksi Wanita
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Berbagai Fungsi Rahim dalam Sistem Reproduksi Wanita

Ini Berbagai Fungsi Rahim dalam Sistem Reproduksi Wanita

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 Desember 2022

“Selain sebagai bagian dari proses menstruasi, rahim juga memiliki peran lain. Misalnya untuk memelihara sel telur yang telah dibuahi yang berkembang menjadi janin dan menahannya sampai bayi cukup matang untuk dilahirkan.”

Ini Berbagai Fungsi Rahim dalam Sistem Reproduksi WanitaIni Berbagai Fungsi Rahim dalam Sistem Reproduksi Wanita

Halodoc, Jakarta –  Rahim adalah organ berbentuk buah pir dalam sistem reproduksi wanita. Sel telur yang telah dibuahi akan tertanam di dalam rahim, selama kehamilan dan proses berkembangnya bayi hingga kelahiran. 

Rahim juga bertanggung jawab atas siklus menstruasi. Setiap bulan pada wanita usia produksi, tubuh wanita mengeluarkan hormon yang menyebabkan ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan menstruasi . Informasi selengkapnya mengenai berbagai fungsi rahim bisa kamu baca di sini!

Mengenal Macam-Macam Fungsi Rahim 

Sebelumnya sudah disinggung bahwa rahim juga berperan dalam fase menstruasi. Lapisan rahim yang disebut endometrium, terbuat dari beberapa lapisan yang meliputi epitel permukaan, pembuluh darah, kelenjar dan jaringan lain.

Setiap bulan endometrium tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan. Ini kerap disebut sebagai fase ovulasi.

Jika seorang wanita tidak hamil, lapisan atas endometrium dengan darah dari pembuluh darah akan luruh dan mengalir keluar melalui vagina. Ketika seorang wanita mengalami menopause, tubuh menghentikan produksi hormon yang menyebabkan ovulasi dan menstruasi.

Selain sebagai bagian dari proses menstruasi, rahim juga memiliki peranan untuk memelihara sel telur yang telah dibuahi yang berkembang menjadi janin dan menahannya sampai bayi cukup matang untuk dilahirkan. 

Ovum yang telah dibuahi ditanamkan ke dalam endometrium dan memperoleh makanan dari pembuluh darah yang berkembang secara eksklusif untuk perkembangan janin. Ovum yang telah dibuahi menjadi embrio, berkembang menjadi janin hingga akhirnya fase melahirkan.

Rahim juga memiliki fungsi untuk mempersiapkan kelahiran dan membantu persalinan. Selama kehamilan, lapisan otot rahim mulai berkontraksi terus-menerus sebagai persiapan untuk melahirkan.

Kontraksi “latihan” ini, atau kontraksi Braxton-Hicks, menyerupai kram menstruasi. Berbeda dengan kontraksi Braxton-Hicks, kontraksi persalinan semakin kuat dan cukup kuat untuk mendorong bayi keluar dari rahim dan masuk ke dalam vagina.

Setelah bayi lahir, rahim terus berkontraksi untuk mengeluarkan plasenta. Ini akan terus berkontraksi dalam beberapa minggu mendatang untuk mengembalikan rahim ke ukuran normalnya dan menghentikan pendarahan yang terjadi di rahim saat melahirkan.

Fungsi utama rahim adalah untuk memelihara sel telur yang telah dibuahi. Setelah ovum yang telah dibuahi ditanamkan ke dalam endometrium, ovum memperoleh makanan dari pembuluh darah rahim dan akhirnya menjadi embrio dan kemudian menjadi janin.

Cara Menjaga Kesehatan Rahim

Menyadari pentingnya fungsi rahim dalam sistem reproduksi wanita, adalah penting untuk menjaga kesehatannya. Berikut cara menjaga kesehatan rahim.

1. Makan Makanan Sehat Seimbang

Makan daging merah dapat meningkatkan risiko terkena fibroid rahim, sedangkan makan banyak sayuran mengurangi risiko hingga 50 persen. Kandungan pada sayuran juga dapat membantu tubuh menghilangkan kelebihan estrogen yang biasanya menyebabkan penyakit pada organ reproduksi.

2. Kurangi Asupan Kafein 

Konsumsi kafein yang berlebihan dapat memperparah fibroid rahim karena dapat meningkatkan produksi estrogen. Ketimbang minum kafein, kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi teh hijau.

3. Bergerak Lebih Banyak

Jika kamu memiliki pekerjaan di mana kamu duduk untuk waktu yang lama, ini dapat mengganggu aliran darah ke rahim. Sering-seringlah berdiri atau berjalan untuk bergerak. 

Mengurangi stres melalui aktif bergerak adalah cara penting lainnya untuk meningkatkan rahim yang sehat.

4. Melatih Mindfulness 

Stres kronis yang tidak terkendali juga dapat menyebabkan serangkaian perubahan tubuh. Ini termasuk peningkatan berat badan hingga peradangan dalam tubuh hingga menstruasi yang tidak teratur. Stres kronis dikenal sebagai penyebab penurunan kesehatan rahim.

Itulah sebabnya kamu direkomendasikan untuk melakukan latihan mindfulness. Misalnya dengan praktik yoga ataupun meditasi. Fokuslah pada tidur yang lebih konsisten dan berkualitas.

Bicaralah dengan dokter di Halodoc jika kamu mengalami masalah kesehatan reproduksi. Jangan lupa untuk download aplikasi Halodoc untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan reproduks lainnya,i ya!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Uterus.
Very Well Health. Diakses pada 2022. The Anatomy of the Uterus.
News Medical Life Sciences. Diakses pada 2022. What Does the Uterus Do?
The Fertility Institute. Diakses pada 2022. 7 Ways To Promote A Healthy Uterus To Increase Fertility.