Ad Placeholder Image

Ini Cara Menghilangkan Pedas di Tangan Akibat Cabai dengan Aman

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   09 Februari 2026

Salah satu cara menghilangkan pedas di tangan yang ampuh adalah merendamnya di susu dingin.

Ini Cara Menghilangkan Pedas di Tangan Akibat Cabai dengan AmanIni Cara Menghilangkan Pedas di Tangan Akibat Cabai dengan Aman

DAFTAR ISI


Mengolah cabai sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama jika sensasi pedasnya tertinggal di tangan setelah proses memotong atau menggiling. 

Rasa pedas di tangan bisa sangat mengganggu, bahkan menyebabkan rasa panas dan iritasi yang berlangsung lama. 

Bagi kamu yang sering memasak, yuk simak tips menghilangkan pedas di tangan akibat cabai.

Mengapa Cabai Terasa Pedas?

Cabai mengandung capsaicin, senyawa kimia yang bertanggung jawab atas sensasi pedas.

Capsaicin mengaktifkan reseptor nyeri (TRPV1) di kulit, yang mengirimkan sinyal ke otak dan ditafsirkan sebagai rasa panas atau terbakar.

Semakin tinggi kadar capsaicin dalam cabai, semakin kuat rasa pedas yang ditimbulkan.

Gejala Kecabean di Tangan

Gejala umum kecabean di tangan meliputi:

  • Sensasi panas atau terbakar.
  • Kemerahan pada kulit.
  • Nyeri atau perih.
  • Kesemutan.
  • Dalam kasus yang parah, bisa timbul lepuh.

Cara Menghilangkan Pedas di Tangan Akibat Cabai

Berikut adalah beberapa cara yang terbukti efektif untuk mengatasi sensasi pedas di tangan akibat cabai:

1. Menggunakan susu atau produk olahannya

Susu mengandung kasein, yaitu protein yang dapat melarutkan capsaicin, senyawa penyebab rasa pedas pada cabai. 

Caranya, rendam tangan dalam susu dingin selama beberapa menit atau oleskan yoghurt ke area yang terasa pedas.

2. Minyak goreng atau minyak zaitun

Capsaicin larut dalam minyak. Oleskan minyak goreng, minyak zaitun, atau minyak kelapa ke tangan, lalu gosok perlahan sebelum mencuci tangan dengan sabun.

3. Menggunakan alkohol atau hand sanitizer

Capsaicin juga larut dalam alkohol. Bersihkan tangan dengan kapas yang dibasahi alkohol atau gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol untuk mengurangi sensasi pedas.

4. Cuci dengan air dan sabun cuci piring

Sabun cuci piring memiliki daya pembersih yang lebih kuat dibandingkan sabun biasa. 

Cuci tangan dengan sabun cuci piring sambil menggosok area yang terkena pedas secara perlahan.

5. Menggunakan pasta soda kue dan air

Campur soda kue dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan pasta ini ke tangan dan biarkan selama beberapa menit sebelum membilasnya dengan air hangat.

6. Rendam dengan air lemon atau cuka

Sifat asam dari lemon atau cuka dapat membantu menetralkan capsaicin. Rendam tangan dalam campuran air dan cuka atau air perasan lemon selama beberapa menit.

7. Menggosok dengan gula atau garam

Gula atau garam dapat membantu mengangkat sisa capsaicin dari kulit. Gosok tangan dengan gula pasir atau garam kasar secara perlahan, lalu bilas dengan air.

Ketahui pula 6 Fakta Menarik Mengenai Capsaicin dalam Cabai berikut ini.

8. Gunakan tepung atau tepung maizena

Tepung memiliki sifat menyerap minyak. Taburkan tepung maizena pada tangan yang terkena pedas, gosok perlahan, lalu bilas dengan air.

9. Es batu untuk meredakan sensasi panas

Jika rasa panas masih terasa, kompres tangan dengan es batu untuk meredakan sensasi tersebut. Cara ini membantu menenangkan kulit yang teriritasi.

10. Menggunakan krim atau lotion pendingin

Krim atau lotion yang mengandung aloe vera atau mentol dapat memberikan efek menenangkan pada kulit yang terkena pedas.

Kamu bisa menghubungi Rekomendasi Dokter Kulit di Halodoc ini agar diresepkan krim atau lotion yang tepat.

Apa Kata Riset?

Cabai adalah bumbu dapur yang umum digunakan dan memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk sebagai sumber antioksidan dan dapat membantu mencegah obesitas.

Karena obat-obatan sintetis untuk mengatasi obesitas dapat memiliki efek samping, para ilmuwan kini lebih tertarik untuk memanfaatkan bahan alami seperti cabai yang memiliki efek serupa.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Molecules Journal bertujuan untuk memberikan informasi tentang manfaat gizi, antioksidan, dan anti-obesitas dari berbagai jenis cabai.

Pasalnya, cabai memiliki potensi besar sebagai sumber alami untuk membantu mencegah obesitas dan meningkatkan kesehatan.

Apa Manfaat Cabai Gendot?

Cabai gendot bukan sekadar bumbu masakan pedas, kandungan nutrisi dan senyawa aktif di dalamnya menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa. 

Berikut adalah beberapa manfaat utama cabai gendot yang perlu kamu ketahui:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C yang tinggi berperan sebagai antioksidan penting untuk melindungi tubuh dari radikal bebas sekaligus memperkuat daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit.
  • Mendukung metabolisme dan penurunan berat badan. Senyawa capsaicin di dalamnya membantu meningkatkan laju metabolisme untuk pembakaran kalori yang lebih efektif, sekaligus membantu menekan nafsu makan secara alami.
  • Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Konsumsi cabai gendot dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta memperlancar sirkulasi darah, yang sangat baik untuk kesehatan kardiovaskular jangka panjang.
  • Membantu mengatur kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa capsaicin mampu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu tubuh mengatur kadar gula darah dengan lebih baik, terutama bagi pencegahan diabetes tipe 2.
  • Efek antioksidan dan anti-inflamasi. Kandungan beta-karoten dan senyawa aktif lainnya berfungsi melawan kerusakan sel serta mengurangi peradangan dalam tubuh, sebagaimana didukung oleh studi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.
  • Melegakan saluran pernapasan. Sensasi pedas dari capsaicin efektif merangsang produksi lendir dan membuka saluran napas yang tersumbat, memberikan kelegaan instan saat pilek atau alergi.
  • Meningkatkan mood (suasana hati). Capsaicin memicu pelepasan endorfin, yaitu hormon penghilang rasa sakit alami yang memberikan efek perasaan tenang dan segar setelah mengonsumsi makanan pedas.

Tips agar Tangan Tidak Pedas Saat Mengolah Cabai

Selain mengetahui cara menghilangkan pedas di tangan, penting juga untuk mengambil langkah pencegahan.

Berikut beberapa tips agar tangan tidak pedas saat mengolah cabai:

1. Gunakan sarung tangan

Cara paling efektif untuk melindungi tangan adalah dengan menggunakan sarung tangan karet atau plastik saat mengolah cabai.

Tujuannya untuk mencegah capsaicin agat tidak menempel langsung pada kulit.

2. Gunakan pisau dan peralatan yang tepat

Hindari mengolah cabai dengan tangan kosong. Gunakan pisau tajam dan talenan untuk meminimalkan kontak langsung.

3. Oleskan minyak sebagai pelindung

Sebelum mulai mengolah cabai, oleskan sedikit minyak goreng ke tangan. Fungsinya untuk menciptakan lapisan pelindung yang mencegah capsaicin menempel pada kulit.

4. Jangan menyentuh wajah atau bagian tubuh lain

Selama mengolah cabai, hindari menyentuh mata, hidung, atau bagian tubuh lainnya untuk mencegah iritasi.

5. Cuci tangan segera setelah mengolah cabai

Jangan menunggu hingga rasa pedas terasa. Segera cuci tangan dengan sabun dan air hangat setelah selesai mengolah cabai.

6. Gunakan alat pengolah makanan

Jika memungkinkan, gunakan blender, food processor, atau alat lain untuk menggiling cabai tanpa kontak langsung dengan tangan.

7. Pilih cabai yang tidak terlalu pedas

Jika kulit sensitif terhadap cabai, pilih jenis cabai yang tingkat kepedasannya lebih rendah untuk mengurangi risiko iritasi.

Pencegahan Kecabean di Tangan

Cara terbaik untuk menghindari kecabean di tangan adalah dengan melakukan pencegahan:

  • Gunakan sarung tangan: Kenakan sarung tangan lateks atau plastik saat memotong atau mengolah cabai.
  • Hindari menyentuh wajah: Jangan menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, saat sedang mengolah cabai.
  • Cuci tangan dengan benar: Setelah selesai mengolah cabai, cuci tangan dengan sabun dan air secara menyeluruh, meskipun sudah menggunakan sarung tangan.

Selain membuat tangan pedas, pahami juga Bahaya Banyak Konsumsi Makanan Pedas Bagi Tubuh berikut ini.

Itulah cara menghilangkan pedas di tangan akibat cabai yang perlu kamu ketahui.

Apabila kulit mengalami tanda-tanda iritasi akibat cabai, segera hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc saja. 

Mereka bisa memberikan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.

Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli dan tepercaya.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. How to Remove Chili Pepper Burn from Your Skin. 
WebMD. Diakses pada 2026. What to Do When You Get Chili Pepper on Your Hands. 
Molecules Journal. Diakses pada 2026. Antioxidant, Anti-Obesity, Nutritional and Other Beneficial Effects of Different Chili Pepper: A Review.