Ini Gejala Oral Thrush yang Perlu Diwaspadai
“Pada awalnya, gejala oral thrush mungkin tidak akan terasa. Namun, seiring infeksi bertambah parah, berbagai gejala tidak nyaman bisa terjadi, seperti lesi di lidah, nyeri, sulit menelan, dan lain-lain.”

DAFTAR ISI
1. Berbagai Gejala Oral Thrush yang Bisa Muncul
2. Gejala pada Bayi dan Ibu Menyusui
Halodoc, Jakarta – Oral thrush atau kandidiasis mulut adalah kondisi yang terjadi ketika infeksi jamur Candida albicans yang berakumulasi pada lapisan mulut. Gejala oral thrush bisa berupa lesi berwarna putih krem yang biasanya muncul di lidah atau pipi bagian dalam.
Walaupun bisa terjadi pada siapa saja, tetapi anak-anak dan bayi lebih sering mengalaminya. Hal itu karena sistem kekebalan tubuh mereka masih lemah. Yuk, ketahui gejala oral thrush lebih lanjut di sini agar kamu bisa mewaspadainya!
Berbagai Gejala Oral Thrush yang Bisa Muncul
Pada awalnya, kamu mungkin tidak akan menyadari gejala oral thrush. Namun, seiring infeksi memburuk, satu atau lebih gejala berikut mungkin bisa muncul:
- Luka berwarna putih krem pada lidah, pipi bagian dalam dan kadang langit-langit mulut, gusi, dan amandel.
- Kemerahan, sensasi seperti terbakar atau nyeri yang cukup parah hingga menyebabkan kesulitan makan atau menelan.
- Luka yang sedikit menimbul dengan tampilan seperti keju cottage.
- Sedikit perdarahan jika luka tergesek.
- Pecah-pecah dan kemerahan pada ujung mulut (terutama pada pengguna gigi palsu).
- Perasaan seperti terdapat kapas pada mulut.
- Kehilangan indera pengecap.
Pada kasus yang parah, biasanya berhubungan dengan kanker atau melemahnya sistem kekebalan akibat HIV/AIDS, lesi dapat menyebar ke bawah hingga ke kerongkongan (Candida esophagitis).
Bila hal ini terjadi, gejala oral thrush yang mungkin kamu alami adalah kesulitan menelan dan nyeri atau merasa seolah-olah ada makanan yang tersangkut di tenggorokan.
Gejala pada Bayi dan Ibu Menyusui
Kandidiasis mulut paling sering menyerang bayi dan balita. Sekitar 65 persen bayi memiliki jamur C. albicans di mulut mereka dan sekitar 5-7 persen bayi di bawah usia satu bulan akan terkena infeksi.
Bayi dapat tertular jamur dari orang tua yang melahirkannya selama kehamilan, persalinan, atau menyusui, atau hanya dari jamur yang secara alami ada di lingkungannya.
Bila terjadi pada bayi, ia mungkin akan menjadi rewel dan sulit menyusui. Selain itu, bayi juga bisa menularkan infeksi tersebut ke ibu saat menyusui.
Infeksi kemudian dapat berpindah bolak-balik antara payudara ibu dan mulut bayi. Nah, ibu perlu cari tahu Perawatan yang Tepat saat Anak Mengalami Oral Thrush.
Wanita yang payudaranya terinfeksi kandida mungkin mengalami tanda dan gejala berikut:
- Putingnya sangat merah, sensitif, pecah-pecah, atau gatal.
- Kulit berkilau atau bersisik di area melingkar yang lebih gelap di sekitar puting (areola).
- Nyeri yang tidak biasa saat menyusui atau nyeri pada puting di antara waktu menyusui.
- Rasa sakit yang menusuk jauh di dalam payudara.
Bila mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Kamu juga bisa membicarakan gejala yang kamu alami pada dokter melalui aplikasi Halodoc.
Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa minta saran kesehatan dari ahlinya kapan saja dan di mana saja.
Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play.


