
Ini Langkah Pengobatan Dishidrosis dan Cara Mencegahnya
Pengobatan dishidrosis disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala.

DAFTAR ISI
Dishidrosis, juga dikenal dengan sebutan pompholyx, merupakan salah satu jenis eksim yang ditandai dengan munculnya lepuhan kecil berisi cairan di kulit.
Kondisi ini biasanya muncul pada telapak tangan, sisi jari, atau telapak kaki. Lepuhan tersebut bisa terasa gatal, nyeri, bahkan menyebabkan kulit pecah-pecah dan mengelupas.
Meski tidak menular, dishidrosis bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika kambuh berulang.
Apa Saja Penyebab Dishidrosis?
Hingga saat ini, penyebab pasti dishidrosis belum diketahui.
Namun, ada sejumlah faktor yang diduga kuat memicu timbulnya kondisi ini, antara lain:
- Alergi logam. Reaksi alergi terhadap logam tertentu, seperti nikel atau kobalt, bisa memicu timbulnya lepuhan pada tangan atau kaki.
- Stres. Tekanan emosional dapat memperburuk gejala eksim, termasuk dishidrosis. Banyak penderita melaporkan gejala muncul saat mereka sedang stres.
- Keringat berlebih. Produksi keringat yang terlalu banyak (hiperhidrosis) dapat memicu atau memperparah gejala.
- Paparan bahan iritan. Kontak dengan deterjen, sabun keras, atau bahan kimia tertentu bisa merusak lapisan pelindung kulit.
- Kondisi cuaca. Suhu panas dan lembap sering dikaitkan dengan kekambuhan dishidrosis.
- Masalah sistem imun. Respon berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap alergen atau iritan diduga juga berperan dalam peradangan kulit.
Baca juga: Ini Penyebab Eksim, Gejala, dan Cara Tepat Mengatasinya.
Pengobatan Dishidrosis
Pengobatan dishidrosis disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala.
Beberapa langkah yang umumnya dilakukan dokter antara lain:
- Krim kortikosteroid. Obat oles ini membantu mengurangi peradangan dan rasa gatal pada kulit. Pada kasus yang berat, dokter bisa meresepkan kortikosteroid oral dalam jangka pendek.
- Salep pelembap (emolien). Krim pelembap yang digunakan secara rutin membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah pecah-pecah.
- Antihistamin. Obat ini dapat membantu mengurangi rasa gatal yang mengganggu, terutama di malam hari.
- Fototerapi. Pada kasus dishidrosis yang sering kambuh dan sulit dikendalikan, dokter dapat merekomendasikan terapi sinar ultraviolet (UV) untuk menekan peradangan kulit.
- Obat imunosupresan. Jika pengobatan lain tidak efektif, dokter bisa memberikan obat yang menekan aktivitas sistem imun, seperti tacrolimus atau pimecrolimus.
- Mengatasi pemicu. Jika dishidrosis disebabkan oleh alergi logam atau paparan bahan tertentu, menghindari pemicu tersebut adalah bagian penting dari pengobatan.
Dianjurkan untuk tidak mencoba mengatasi dishidrosis hanya dengan menggaruk atau memecahkan lepuhan. Cara ini justru bisa memicu infeksi dan memperparah kondisi kulit.
Jangan salah pilih, Inilah Beberapa Jenis Salep yang Dapat Mengatasi Eksim.
Cara Mencegah Dishidrosis
Selain pengobatan, langkah pencegahan juga penting dilakukan agar gejala dishidrosis tidak mudah kambuh.
Beberapa upaya yang bisa kamu lakukan di rumah, antara lain:
- Gunakan pelembap secara rutin. Pilih krim atau salep pelembap tanpa pewangi yang bisa menjaga kelembapan kulit lebih lama.
- Hindari pemicu iritasi. Kurangi kontak dengan deterjen, sabun keras, atau bahan kimia. Gunakan sarung tangan pelindung bila perlu.
- Kelola stres. Lakukan relaksasi, olahraga ringan, atau teknik pernapasan dalam untuk membantu menurunkan stres yang bisa memperburuk gejala.
- Atur paparan suhu. Usahakan menjaga kulit tetap kering dan sejuk, terutama pada cuaca panas dan lembap.
- Batasi paparan logam. Jika kamu alergi terhadap logam seperti nikel atau kobalt, hindari perhiasan atau benda lain yang mengandung logam tersebut.
- Jaga kebersihan kulit. Cuci tangan dengan sabun yang lembut dan air hangat, lalu segera gunakan pelembap setelahnya.
Langkah pencegahan ini tidak hanya membantu mengurangi risiko kekambuhan, tetapi juga menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.
Jika gejala dishidrosis terasa parah, tidak kunjung membaik, atau sering kambuh, segera konsultasikan dengan dokter kulit.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung dari rumah dengan aman dan nyaman.
Yuk, gunakan Halodoc sekarang juga!


