• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Pemeriksaan Fisik Per Sistem Tubuh yang Harus Diketahui

Inilah Pemeriksaan Fisik Per Sistem Tubuh yang Harus Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Mengetahui kondisi tubuh, fisik, maupun organ dalam tubuh adalah hal yang penting, terutama setelah memasuki usia di atas 40 tahun. Tidak dapat dimungkiri, semakin bertambahnya usia, maka akan semakin menurun pula kemampuan fisik dan organ tubuh seseorang. Salah satu pemeriksaan tubuh yang penting dilakukan adalah pemeriksaan fisik per sistem tubuh yang mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap semua sistem, mulai dari evaluasi sistem jantung, diabetes, fungsi hati, penanda kanker, profil darah terperinci, profil lipid, pencitraan bidang-bidang utama dan konsultasi khusus yang terperinci.

Pemeriksaan kesehatan secara teratur dapat mengidentifikasi tanda-tanda awal munculnya masalah kesehatan. Menemukan masalah sejak dini berarti peluang kamu untuk perawatan yang efektif dan kemungkinan kesembuhan meningkat. Ada beberapa faktor yang bisa dijadikan petunjuk, seberapa sering kamu perlu melakukan pemeriksaan, di antaranya faktor usia, kesehatan, riwayat keluarga, dan pilihan gaya hidup. Biar lebih jelas, simak pembahasan seputar manfaat pemeriksaan fisik berikut!

Baca Juga: Cari Tahu Tentang Stem Cells untuk Sembuhkan Kanker

Mengenal Lebih Jauh Pemeriksaan Fisik

Biasanya, pemeriksaan ini memberikan penilaian terperinci tentang status vaskular jantung. Pemeriksaan kesehatan ini juga memberikan penilaian komprehensif tentang status kesehatan individu dan disarankan terutama bagi mereka yang berusia lebih dari 40 tahun.

Terdapat empat cara yang dilakukan pada tiap pemeriksaan fisik yang dilakukan, yaitu:

  • Inspeksi. Tahapan yang bertujuan melihat bagian tubuh dan menentukan apakah seseorang mengalami kondisi tubuh normal atau abnormal. Inspeksi dilakukan secara langsung (seperti penglihatan, pendengaran, dan penciuman) dan tidak langsung (dengan alat bantu).
  • Palpasi. Pemeriksaan fisik lanjutan dengan menyentuh tubuh dan dilakukan bersamaan dengan inspeksi. Palpasi dilakukan menggunakan telapak tangan, jari, dan ujung jari. Tujuannya untuk mengecek kelembutan, kekakuan, massa, suhu, posisi, ukuran, kecepatan, dan kualitas nadi perifer pada tubuh.
  • Auskultasi. Proses mendengarkan suara yang dihasilkan tubuh untuk membedakan suara normal dan abnormal menggunakan alat bantu stetoskop. Suara yang didengarkan berasal dari sistem kardiovaskuler, respirasi, dan gastrointestinal.
  • Perkusi. Tahapan ini bertujuan mengetahui bentuk, lokasi, dan struktur di bawa kulit. Perkusi bisa dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

Baca Juga: 7 Pemeriksaan Fisik yang Biasa Dilakukan Sebelum Masuk Sekolah Militer

Apa Tujuan Melakukan Pemeriksaan Fisik Secara Rutin?

Pemeriksaan rutin ke dokter secara teratur adalah hal yang disarankan. Meskipun kamu sedang tidak merasa sakit. Tujuan dari kunjungan ini antara lain:

  • Memeriksakan masalah medis yang muncul saat ini.
  • Menilai risiko kondisi medis kamu di masa yang akan datang.
  • Menilai apakah pola hidup yang tengah dijalani sudah tergolong sehat atau tidak.
  • Memperbarui vaksinasi.

Pemeriksaan kesehatan biasanya dimasukkan ke dalam perawatan medis rutin. Dokter sering melakukan pemeriksaan ini ketika kamu mengunjungi untuk kondisi lain, seperti pilek atau masalah lain. Lalu, dokter memberi tahu seberapa sering kamu perlu melakukan pemeriksaan kesehatan. Melakukan pemeriksaan kesehatan medis ini bisa menjadi waktu untuk berdiskusi dengan profesional kesehatan.

Pemeriksaan fisik adalah bagian penting dari sebuah rangkaian yang memanjang dari sejarah penyakit hingga penentuan jenis metode pengobatan dan hasil terapeutik. Jika anamnesis dan pemeriksaan fisik dihubungkan dengan baik oleh kemampuan penalaran dokter, tes laboratorium biasanya diwajibkan untuk dilakukan.

Baca Juga: Ini Bedanya Pemeriksaan Fisik Tanda Vital dan Pemeriksaan Per Sistem Tubuh

Jika sewaktu-waktu kamu ingin mengetahui lebih banyak mengenai pemeriksaan fisik per sistem tubuh, kamu bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Physical Examination.
Web MD. Diakses pada 2020. Annual Physical Examinations.