Kaki Bengkak: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Pencegahan Efektif
Kaki bengkak bisa menjadi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kenali penyebabnya, cara mengatasinya, dan langkah pencegahannya dalam artikel ini.

Daftar Isi:
- Apa Itu Kaki Bengkak?
- Gejala Kaki Bengkak yang Perlu Diperhatikan
- Penyebab Kaki Bengkak dan Faktor Risikonya
- Cara Mengatasi Kaki Bengkak di Rumah
- Pencegahan Kaki Bengkak
- Komplikasi Kaki Bengkak yang Mungkin Terjadi
- Kapan Harus ke Dokter?
- Hubungi Dokter Ini Jika Mengalami Gejala Kaki Bengkak
- Kesimpulan
- Pertanyaan Umum tentang Kaki Bengkak (FAQ)
Kaki bengkak dapat terjadi karena berbagai penyebab, salah satunya varises. Selain kondisi tersebut, gaya hidup kurang sehat, hingga masalah kesehatan yang serius juga termasuk faktornya.
Siapa pun bisa mengalami kondisi ini, terutama setelah berjalan atau berdiri dalam waktu yang lama. Pada kasus yang ringan, kondisi ini bisa membaik dengan sendirinya. Namun, pada beberapa kasus, ini dapat memerlukan penanganan medis segera.
Oleh karena itu, penting untuk tidak menyepelekannya. Ketahui apa itu kaki bengkak, penyebab, dan cara efektif untuk mengatasinya berikut ini!
Apa Itu Kaki Bengkak?
Kaki bengkak atau edema pada kaki adalah kondisi ketika terjadi penumpukan cairan berlebih di jaringan kaki. Hal ini menyebabkan ukuran kaki membesar dan terasa tidak nyaman.
Pembengkakan ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua kaki, dan dapat disertai dengan gejala lain seperti nyeri, kulit meregang, atau kesulitan bergerak.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, edema bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut (Kemenkes RI, 2023).
Gejala Kaki Bengkak yang Perlu Diperhatikan
Selain pembengkakan yang terlihat jelas, gejala kaki bengkak dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Beberapa gejala umum yang mungkin menyertai kaki bengkak meliputi:
- Kulit kaki tampak meregang atau mengkilap.
- Kaki terasa berat atau kaku.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman saat berjalan atau berdiri.
- Kesulitan menekuk atau menggerakkan pergelangan kaki.
- Munculnya lekukan pada kulit setelah ditekan (pitting edema).
- Perubahan warna kulit pada area yang bengkak.
Ini 6 Cara Mengatasi Kaki Bengkak dengan Langkah Sederhana supaya segera mereda.
Penyebab Kaki Bengkak dan Faktor Risikonya
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kaki bengkak. Beberapa penyebab umum meliputi:
- Cedera: Terkilir, keseleo, patah tulang pada kaki atau pergelangan kaki yang dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan.
- Kehamilan: Perubahan hormonal dan peningkatan volume darah selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kaki bengkak.
- Gaya hidup: Terlalu lama berdiri atau duduk, serta penggunaan sepatu yang tidak nyaman, dapat menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan pembengkakan.
- Kondisi medis: Penyakit ginjal, gagal jantung, penyakit hati, dan masalah pada pembuluh darah dapat menyebabkan penumpukan cairan di kaki.
- Efek samping obat: Beberapa jenis obat, seperti obat antihipertensi, antiinflamasi nonsteroid (NSAID), dan obat diabetes, dapat menyebabkan efek samping berupa kaki bengkak.
- Limfedema: Kondisi ini terjadi akibat adanya gangguan pada sistem limfatik, yang berfungsi mengalirkan cairan limfe ke seluruh tubuh.
- Infeksi: Infeksi pada kaki atau jaringan di sekitarnya dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan.
Faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kaki bengkak meliputi usia lanjut, obesitas, riwayat penyakit tertentu, dan gaya hidup yang kurang aktif.
Cara Mengatasi Kaki Bengkak di Rumah
Berikut adalah beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengatasi kaki bengkak di rumah:
- Istirahat yang cukup: Hindari aktivitas yang memperberat kaki dan berikan waktu untuk beristirahat.
- Elevasi kaki: Angkat kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring atau duduk untuk membantu mengurangi pembengkakan.
- Kompres dingin: Kompres dingin area yang bengkak selama 15-20 menit beberapa kali sehari.
- Kenakan sepatu dan kaus kaki yang nyaman: Hindari sepatu hak tinggi atau sepatu yang terlalu ketat. Gunakan kaus kaki yang tidak terlalu ketat dan berbahan katun.
- Kurangi konsumsi garam: Konsumsi garam berlebih dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan.
- Lakukan peregangan: Lakukan peregangan ringan pada kaki dan pergelangan kaki untuk meningkatkan sirkulasi darah.
- Pijat kaki: Pijat lembut kaki dari arah jari-jari kaki menuju pergelangan kaki untuk membantu mengalirkan cairan.
Fakta Tentang Kaki Bengkak
Suhu panas dapat menyebabkan pembuluh darah melebar (dilatasi), yang kemudian bisa membuat cairan lebih mudah keluar dari pembuluh darah ke dalam jaringan sekitar, menyebabkan pembengkakan.
Pencegahan Kaki Bengkak
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kaki bengkak meliputi:
- Menjaga berat badan ideal: Obesitas dapat meningkatkan tekanan pada kaki dan memperburuk sirkulasi darah.
- Rutin berolahraga: Olahraga teratur dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot kaki.
- Hindari terlalu lama berdiri atau duduk: Jika pekerjaan menuntut untuk berdiri atau duduk dalam waktu lama, usahakan untuk melakukan peregangan dan berjalan-jalan ringan secara berkala.
- Konsumsi makanan sehat: Diet seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
- Periksa kesehatan secara teratur: Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mendeteksi dan mengelola kondisi medis yang dapat menyebabkan kaki bengkak.
Selain gaya hidup di atas, Benarkah Posisi Tidur Bisa Sebabkan Kaki Bengkak?
Apa Kata Riset?
Penelitian yang diterbitkan dalam PLOS ONE menunjukkan bahwa pembengkakan kaki, yang dikenal sebagai edema perifer, umum terjadi di kalangan orang tua di Amerika dan dikaitkan dengan faktor demografis, kondisi klinis, serta tingkat aktivitas dan mobilitas yang rendah.
Hasil ini menekankan pentingnya pemantauan rutin dan pengelolaan kondisi yang dapat memicu edema, seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas, untuk membantu mengurangi risiko dan mengelola gejala pembengkakan.
Komplikasi Kaki Bengkak yang Mungkin Terjadi
Jika tidak ditangani dengan baik, kaki bengkak dapat menyebabkan komplikasi seperti:
- Ulkus kaki: Pembengkakan yang berkepanjangan dapat merusak jaringan kulit dan menyebabkan luka terbuka (ulkus).
- Infeksi: Kulit yang meregang dan luka terbuka lebih rentan terhadap infeksi.
- Kesulitan berjalan: Pembengkakan dan nyeri dapat membatasi kemampuan untuk berjalan dan beraktivitas sehari-hari.
- Penurunan kualitas hidup: Kaki bengkak dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, nyeri, dan kesulitan bergerak, yang dapat menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun kaki bengkak seringkali dapat diatasi dengan perawatan rumahan, penting untuk segera mencari pertolongan medis jika:
- Pembengkakan terjadi secara tiba-tiba dan parah.
- Kaki terasa sangat nyeri atau mati rasa.
- Terdapat luka terbuka atau tanda-tanda infeksi pada kaki.
- Pembengkakan disertai dengan sesak napas, nyeri dada, atau pusing.
- Memiliki riwayat penyakit jantung, ginjal, atau hati.
Hubungi Dokter Ini Jika Mengalami Gejala Kaki Bengkak
Selain disebabkan oleh cedera, gejala kaki bengkak juga bisa disebabkan oleh faktor lainnya, seperti limfadema, varises, atau pola hidup yang tidak sehat.
Pembengkakan ini bisa menjadi salah satu gejala varises yang lebih parah. Maka dari itu, ketahui Pentingnya Penanganan dan Pengobatan Varises yang Tepat.
Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekat mengalaminya, sebaiknya segera hubungi dokter di Halodoc.
Mereka bisa memberikan saran penanganan yang tepat untuk atasi kaki bengkak.
Tenang saja, dokter di Halodoc telah berpengalaman serta mendapatkan penilaian baik dari pasien yang sebelumnya mereka tangani.
Berikut dokter di Halodoc yang bisa kamu hubungi:
1. dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD

Dokter pertama yang bisa kamu hubungi adalah dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD. Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara pada 2009 dan Universitas Sam Ratulangi pada 2024.
Saat ini ia menjalani praktik di Bekasi, Jawa Barat, dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dengan nomor STR 7111401422105298.
Dengan pengalaman selama 15 tahun, dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD bisa memberikan layanan konsultasi di Halodoc untuk mengatasi gejala kaki bengkak.
Chat dr. Ian Elnathan Himawan Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
2. dr. Andrea Livina Sp.PD

Kamu juga bisa menghubungi dr. Andrea Livina Sp.PD yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi pada 2016 dan 2023.
Dokter Andrea Livina Sp.PD kini berpraktik di Manado, Sulawesi Utara, dan tergabung sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dengan nomor STR 7121401323178596.
Dengan pengalaman selama 7 tahun, dr. Andrea Livina Sp.PD memberikan layanan konsultasi di Halodoc untuk penanganan kaki bengkak.
Chat dr. Andrea Livina Sp.PD mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.
Kesimpulan
Kaki bengkak adalah masalah umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Dengan memahami penyebab, gejala, dan cara mengatasinya, kamu dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi pembengkakan dan mencegah komplikasi.
Jika kaki bengkak tidak kunjung membaik dengan perawatan rumahan atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!
Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. 5 Reasons Your Legs May Be Swollen and What To Do About It.
Dr Axe. Diakses pada 2025. Peripheral Edema: 7 Natural Treatments to Reduce Swelling.
Healthline. Diakses pada 2025. Swollen Feet, Ankles, and Legs.
Medical News Today. Diakses pada 2025. Why are my feet swollen?
NDTV Food. Diakses pada 2025. 5 Effective Home Remedies for Swollen Feet.
WebMD. Diakses pada 2025. Common Causes of Leg Swelling.
Plos One. Diakses pada 2025. Peripheral edema: A common and persistent health problem for older Americans.
Pertanyaan Umum tentang Kaki Bengkak (FAQ)
T: Apakah kaki bengkak selalu berbahaya?
J: Tidak selalu. Kaki bengkak ringan yang disebabkan oleh berdiri terlalu lama atau kehamilan biasanya tidak berbahaya. Namun, kaki bengkak yang terjadi secara tiba-tiba, parah, atau disertai dengan gejala lain mungkin menandakan kondisi medis yang lebih serius.
T: Apa yang harus dilakukan jika kaki bengkak saat hamil?
J: Angkat kaki, kenakan stoking kompresi, dan hindari terlalu lama berdiri. Jika pembengkakan sangat parah atau disertai dengan gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter.
T: Apakah ada makanan yang harus dihindari saat kaki bengkak?
J: Kurangi asupan garam karena garam dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Hindari juga makanan olahan dan makanan cepat saji yang biasanya tinggi garam.


