• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kaki Bengkak setelah Melahirkan, Atasi dengan 5 Cara Ini

Kaki Bengkak setelah Melahirkan, Atasi dengan 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Selama hamil hingga setelah melahirkan, sangat normal jika tubuh seorang wanita mengalami pembengkakan. Kondisi ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, tetapi lebih rentan menyerang kaki. Pembengkakan yang terjadi pada kaki ibu hamil disebut dengan edema tungkai, dan biasanya akan kembali normal beberapa saat setelah melahirkan. 

Kaki bengkak sebenarnya normal terjadi selama kehamilan hingga setelah persalinan. Selain pada kaki, ibu hamil mungkin juga akan mengalami pembengkakan pada bagian tubuh lain, seperti tangan, wajah, tungkai, serta pergelangan kaki. Waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan ukuran kaki setelah persalinan bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. 

Baca juga: 5 Cara Atasi Kaki Bengkak Ibu Hamil

Mengatasi Kaki Bengkak setelah Melahirkan

Bengkak pada kaki akan menyusut dan kembali ke ukuran normal sesaat setelah ibu melahirkan. Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan ukuran kaki tidak segera kembali. Perlu waktu sampai ukuran kaki kembali normal, sebab setelah persalinan, jaringan ekstra, pembuluh darah, dan cairan yang dibutuhkan selama bayi di dalam kandungan masih tersimpan. 

Mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan bisa dilakukan dengan konsumsi makanan sehat, terutama selama masa kehamilan. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan protein rendah lemak, sayur dan buah, serta perbanyak konsumsi air mineral untuk membantu proses pengeluaran cairan dari tubuh. Selain itu, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan, di antaranya: 

Baca juga: Wajarkah Kaki Bengkak Setelah Melahirkan?

1. Minum Banyak Air Putih

Kaki bengkak setelah melahirkan salah satunya terjadi karena penumpukan cairan, tetapi itu bukan berarti ibu tidak boleh banyak minum air putih. Sebaliknya, meningkatkan jumlah asupan air putih ternyata malah bisa membantu mengurangi pembengkakan. Kurang minum air putih malah bisa menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi dan memicu terjadinya penumpukan cairan pada tubuh. 

2. Jangan Berdiri Terlalu Lama 

Jika kaki masih bengkak setelah melahirkan, hindari berdiri dalam waktu yang lama. Hal ini disebut bisa memperparah kondisi kaki. Selain itu, hindari juga duduk dengan posisi menyilangkan kaki atau menopang satu kaki di atas kaki lainnya. Hal itu malah bisa menghambat aliran darah, sehingga pembengkakan kaki akan lebih lambat disembuhkan. 

3. Hindari Asupan Garam 

Mengontrol asupan makanan juga perlu dilakukan. Jika masih mengalami bengkak pada bagian tubuh, sebaiknya kurangi atau hindari asupan makanan yang banyak mengandung garam. Pasalnya, mengonsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung garam bisa menyebabkan tubuh mengalami penumpukan cairan.

4. Kurangi Kafein

Selain asupan garam, sebaiknya kurangi juga asupan makanan atau minuman yang mengandung kafein. Asupan kafein bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga rentan mengalami dehidrasi dan meningkatkan risiko pembengkakan semakin buruk. 

5. Olahraga Ringan

Mengatasi kaki bengkak juga bisa dilakukan dengan berolahraga ringan. Aktivitas fisik bisa membantu melancarkan aliran darah pada tubuh, sehingga bisa mengurangi pembengkakan. Namun sebaiknya, tidak memaksakan diri dalam berolahraga karena malah bisa mengganggu kondisi tubuh. 

Baca juga: 5 Alasan Penyebab Kaki Bengkak

Cari tahu lebih lanjut seputar kaki bengkak setelah melahirkan dan cara mengatasinya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. 7 Natural Treatments for Postpartum Swelling.
American Pregnancy. Diakses pada 2019. Swelling During Pregnancy.
Medical News Today. Diakses pada 2019. Natural treatments for postpartum swelling.