• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Katarak di Usia Muda, Ini Pencegahannya

Katarak di Usia Muda, Ini Pencegahannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Gangguan mata katarak terjadi karena pengaburan lensa mata yang biasanya jernih. Bagi orang yang mengalami katarak, penglihatan seperti berkabut sehingga pandangan menjadi kabur. Penglihatan kabur yang disebabkan oleh katarak dapat membuatnya lebih sulit untuk membaca, mengendarai mobil (terutama di malam hari), atau melihat ekspresi di wajah teman. 

Pada awalnya, bantuan kacamata dapat membantu seseorang mengatasi katarak. Namun, jika gangguan penglihatan mengganggu aktivitas, seseorang mungkin perlu operasi katarak. Operasi tersebut biasanya merupakan prosedur yang aman dan efektif. Namun, tetap saja mencegah lebih baik daripada mengobati. 

Agar tidak mengalami gangguan katarak sejak dini, inilah beberapa pencegahan yang dapat kamu lakukan:

1. Makan Makanan Sehat

Jika gangguan katarak terdapat dalam riwayat keluarga, mungkin agak sedikit sulit untuk mencegahnya. Namun, kamu tetap bisa mengubah pola makan dan diet. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi antioksidan seperti vitamin C dan E dapat membantu mencegah katarak. Jika kamu sudah memiliki katarak sebelumnya, ini dapat memperlambat pertumbuhannya. 

Baca juga: Katarak Mengincar, Mulai Jaga Kesehatan Mata

Sumber vitamin C yang baik dapat ditemui pada jeruk, tomat, paprika, buah kiwi, brokoli, stroberi, kubis, blewah, atau kentang. Untuk vitamin E, kamu dapat menemukannya pada biji bunga matahari, bibit gandum, kacang-kacangan (terutama almond), atau sayuran hijau (bayam dan brokoli). Dua vitamin bernama lutein dan zeaxanthin dapat membantu melindungi mata dari katarak. 

Pastikan pula kamu makan buah dan sayuran setiap hari. Lima porsi sayuran dapat menyediakan lebih dari 100 miligram vitamin C dan 5 hingga 6 miligram lutein dan zeaxanthin. Dengan dua porsi kacang dapat menyediakan 8 hingga 14 miligram vitamin E. Jika kamu merasa sulit untuk memasukkan semua ini ke dalam makanan sehari-hari, kamu bisa mendapatkannya melalui multivitamin atau suplemen.

2. Berhenti Merokok

Bukan rahasia umum lagi bahwa merokok berdampak negatif bagi paru-paru dan jantung. Ternyata rokok juga berbahaya bagi mata. Dalam hal katarak, merokok adalah faktor risiko yang bisa dikendalikan. Dengan merokok dapat menciptakan lebih banyak radikal bebas di mata. Ini adalah bahan kimia yang merusak sel dan menghasilkan banyak racun yang dapat menyebabkan katarak. 

Jika kamu menghentikan kebiasaan merokok, itu mungkin akan membantu mencegah katarak. Jika kamu sudah merokok banyak dalam waktu yang lama. Bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai program dan obat-obatan yang dapat membantu kamu berhenti merokok. 

Baca juga: Ingin Mencegah Katarak? Lakukan 5 Hal Ini

3. Kenakan Kacamata Hitam

Selain bisa membuat kamu terlihat keren, kacamata hitam juga dapat membantu mengurangi risiko terkena katarak. Sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan perubahan pada mata. Selain itu, sinar UV sebenarnya dapat merusak protein dalam lensa mata. Ada banyak pilihan untuk kacamata hitam yang terlihat bagus dan melindungi mata secara bersamaan. Saat membeli kacamata hitam, carilah jenis:

  • Blokir 99% hingga 100% dari sinar UVA dan UVB.
  • Layar 75% hingga 90% dari cahaya tampak.
  • Sesuaikan bentuk wajah dengan bingkai yang dekat dengan mata.
  • Pilih warna abu-abu yang juga sangat membantu saat mengemudi.

    4. Batasi Alkohol

Ada beberapa bukti bahwa minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan risiko katarak. Jika kamu minum kurang dari dua minuman ukuran standar setiap hari, peluang mendapatkan katarak mungkin lebih rendah daripada jika kamu tidak pernah minum sama sekali. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa minum lebih dari dua gelas sehari dapat meningkatkan peluang tersebut. 

5. Jaga Gula Darah

Jika kamu mengalami diabetes, tentu mengetahui betapa pentingnya menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali. Selain itu, ternyata menjaga kadar gula juga dapat membantu mencegah katarak. Itu karena orang yang mengidap diabetes lebih mungkin mengembangkan masalah kesehatan mata daripada orang yang tidak. 

Lensa akan membengkak jika gula darah tetap terlalu tinggi terlalu lama. Lensa juga mengubah gula darah menjadi sorbitol. Ketika zat ini terkumpul di lensa, kamu akan melihat kurang jelas dan katarak dapat terjadi. 

Baca juga: Masih Muda Sudah Kena Katarak? Ini Penyebabnya

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. How I Can Prevent Cataracts?