• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kaya Nutrisi, Ini 6 Manfaat Tempe untuk Kesehatan

Kaya Nutrisi, Ini 6 Manfaat Tempe untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Tempe merupakan makanan khas Indonesia, berbahan dasar kacang kedelai yang telah difermentasi atau dipecah oleh mikroorganisme. Selain kedelai, tempe juga dapat dibuat dari beragam jenis kacang lainnya, gandum, atau campuran gandum dan kedelai. Makanan tradisional yang satu ini memiliki tekstur kering, dan kenyal. Cara mengolahnya pun dapat dikukus, ditumis, atau dipanggang.

Tempe mengandung banyak nutrisi baik yang dibutuhkan tubuh, seperti protein tinggi, dan rendah kandungan lemak. Bukan itu saja, tempe juga mengandung kalsium, fosfor, thiamin, vitamin B12, serta retinol yang jumlahnya jauh lebih tinggi ketimbang daging sapi. Tempe juga mengandung karbohidrat, serat, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, dan biotin yang tidak ada dalam daging sapi.

Baca juga: Inilah Manfaat Mengonsumsi Makanan Manis

Manfaat Tempe bagi Kesehatan Tubuh

Tempe bukan hanya lezat dan dibandrol dengan harga murah. Makanan tradisional ini juga kaya akan nutrisi di dalamnya. Kandungan berbagai nutrisi dalam tempe membuat tempe dipercaya memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Berikut manfaat tempe bagi kesehatan tubuh:

  • Sumber Protein yang Baik

Tempe memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari pada daging sapi. Karena hal tersebut, tempe kerap kali dijadikan sebagai makanan pengganti daging. Banyak sekali vegetarian atau vegan yang lebih memilih tempe untuk memenuhi kebutuhan proteinnya. Setiap 100 gram tempe mengandung 20 gram protein.

Jumlah ini mampu memenuhi kebutuhan protein harian mencapai 34 persen bagi orang dewasa. Selain berfungsi untuk menjaga jaringan otot, protein berfungsi untuk menghasilkan enzim proteolitik yang mampu memecah rantai protein, sehingga dapat diserap oleh tubuh.

  • Mengandung Antioksidan Tinggi

Selanjutnya, tempe berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh yang mampu menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh, hingga menjadi penyebab kanker. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kandungan isoflavon dan nutrisi lain dalam tempe. Peran tempe sebagai antioksidan terbukti lebih ampuh jika disandingkan dengan kedelai rebus biasa.

  • Sumber Kalsium yang Baik

Manfaat tempe selanjutnya adalah sebagai sumber kalsium dalam tubuh. Jika berbicara tentang sumber kalsium, orang akan mengingat susu. Faktanya, tempe dapat dijadikan sumber kalsium yang baik, tidak jauh berbeda dengan susu. Setiap 100 gram susu, mengandung 125 miligram kalsium, sedangkan setiap 100 gram tempe, mengandung 155 miligram kalsium.

Baca juga: Turunkan Berat Badan, Lebih Baik Tahu atau Tempe?

  • Sebagai Menu Diet

Tempe bisa dijadikan sebagai salah satu menu diet, karena memiliki kandungan tinggi protein, tinggi serat, serta rendah lemak. Selain memiliki banyak kandungan baik, tempe juga mudah diserap oleh tubuh. Kandungan vitamin B kompleks dalam tempe sangat baik untuk memenuhi asupan nutrisi ketika seseorang tengah menjalani program diet.

  • Memenuhi Kebutuhan Vitamin B12

Manfaat tempe selanjutnya adalah memenuhi kebutuhan vitamin B12, terutama bagi para penganut vegan. Vitamin B12 memiliki segudang manfaat baik, seperti menghasilkan sel darah merah, membantu proses sintesis DNA, mengaktifkan asam folat, menjaga kesehatan sistem saraf dalam tubuh, serta fungsi otak. Tempe merupakan satu-satunya sumber vitamin B12 yang berasal dari tumbuhan.

  • Aman untuk Pengidap Diabetes

Tempe aman dikonsumsi para pengidap diabetes. Pengidap kondisi ini tidak mudah untuk memilih menu makanan guna mencegah naiknya kadar gula darah. Tempe mengandung isoflavon dan serat yang mampu mengontrol kestabilan gula darah, serta memperbaiki resistensi insulin dalam tubuh. Selain baik dikonsumsi para pengidap diabetes, tempe juga dapat membantu menurunkan risiko diabetes.

Baca juga: Terlalu Sering Makan Gorengan Tempe, Ini Bahayanya

Meskipun memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan, mengonsumsi tempe secara berlebihan dapat memberikan efek negatif pada kesehatan, karena dapat berpengaruh pada kerja hormon estrogen pada wanita. Wanita dapat berisiko kanker karena kandungan phytoestrogen dalam kacang kedelai. Untuk lebih jelasnya mengenai manfaat tempe bagi kesehatan, diskusikan segera dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Referensi:

Forumtempe.org. Diakses pada 2020. Health Benefits of Tempe for Body.
WebMD. Diakses pada 2020. The Health Benefits of Tempeh.
Healthline. Diakses pada 2020. The Health Benefits of Tempeh.