• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kelola Stres untuk Membantu Mengatasi Nyeri Haid

Kelola Stres untuk Membantu Mengatasi Nyeri Haid

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh MedicineNet, disebutkan kalau stres memberikan dampak membuat nyeri haid semakin parah. Terutama terjadi pada perempuan di usia 20–34 tahun yang berstatus pekerja.

Tubuh memiliki sistemnya sendiri. Gangguan seperti stres dapat mengganggu sistem yang telah ada, termasuk juga sistem reproduksi. Buat sebagian besar perempuan, stres dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau bahkan berhenti. Simak selengkapnya di bawah ini!

Stres Memengaruhi Siklus Menstruasi

Stres berperan dalam menekan fungsi hipotalamus yang mengendalikan kelenjar hipofisis (kelenjar utama tubuh) yang pada gilirannya mengendalikan kelenjar tiroid dan adrenal serta ovarium—ini semua bekerja untuk mengelola hormon.

Disfungsi ovarium dapat menyebabkan masalah dengan produksi estrogen, ovulasi, atau proses reproduksi lainnya. Estrogen adalah hormon penting yang membantu membangun lapisan rahim dan mempersiapkan tubuh untuk kehamilan. 

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Inilah 5 Penyebab Menstruasi Nggak Lancar

Jika ovarium tidak berfungsi dengan baik, efek sampingnya mungkin melibatkan siklus menstruasi, termasuk menstruasi yang terlewat atau tidak teratur. Stres juga dapat memengaruhi bagian otak yang bertanggung jawab untuk memproduksi hormon. Itulah sebabnya stres dapat memberikan efek pada kadar hormon yang dapat menyebabkan perubahan dalam frekuensi dan lamanya periode menstruasi.

Mengurangi tingkat stres dapat membantu tubuh kembali ke periode menstruasi yang normal, termasuk nyeri haid yang tidak diinginkan. Menemukan metode sehat yang tepat untuk mengatasi stres berlebihan adalah cara terbaik untuk tidak membiarkan menstruasi kembali ke periode yang seharusnya. 

Butuh informasi lebih lengkap mengenai nyeri haid dan hubungannya dengan stres, tanyakan saja langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Tips Membantu Atasi Nyeri Haid

Bagaimana cara mengelola stres untuk atasi nyeri haid? Berikut ini adalah tips sederhananya: 

  1. Minum Lebih Banyak Air

Kram menstruasi ataupun nyeri jadi adalah situasi yang tidak nyaman dismenore primer. Kondisi ini merupakan bagian yang tidak nyaman dalam hidup bagi banyak wanita setiap bulan. Minum lebih banyak air dapat membantu meredakan kembung yang memperburuk gejala. 

Biasakan minum 6 hingga 8 gelas air per hari, terutama selama menstruasi. Tambahkan beberapa mint atau irisan lemon untuk membuatnya lebih enak. 

  1. Menerapkan Diet

Diet adalah kunci untuk mengelola stres saat sedang haid. Kamu mungkin mendambakan makanan berlemak, bergula, atau asin saat menstruasi, tetapi makanan ini tidak baik dimakan saat menstruasi. 

Sebagai gantinya konsumsilah makanan anti-inflamasi, seperti ceri, blueberry, squash, tomat, dan paprika. Ikan asam lemak omega-3 juga merupakan pilihan yang sehat. Makan lebih banyak kacang, almond, dan sayuran berdaun hijau yang kaya kalsium. 

Makanan ini mengandung senyawa yang memerangi peradangan. Beberapa wanita melaporkan bahwa makan dengan cara ini dapat membantu meringankan nyeri haid dan meningkatkan kesehatan. Hal yang terbaik adalah makan-makanan yang sehat, seimbang sepanjang tahun, dan tidak hanya selama beberapa hari sebulan selama menstruasi.

Baca juga: Pemahaman Tentang Menstruasi yang Masih Keliru

  1. Konsumsi Jahe

Sebuah penelitian terhadap wanita muda menemukan bahwa mengonsumsi jahe dapat meredakan nyeri haid. Cobalah untuk mengonsumsi rebusan air jahe untuk menghangatkan perut, sehingga mengurangi nyeri haid. Selain itu, sebagai relaksasi kandungan antioksidan pada jahe dapat menurunkan tingkat stres serta membuat tubuh dan pikiran lebih rileks.

Referensi:
Everydayhealth. Diakses pada 2020. Stress and Your Menstrual Period: A Cycle That You Can Break.
MedicineNet. Diakses pada 2020. 25  Ways  to Relieve Menstrual Cramps.