• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 6 Penyakit yang Rentan Dialami Burung
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 6 Penyakit yang Rentan Dialami Burung

Kenali 6 Penyakit yang Rentan Dialami Burung

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc : 17 Mei 2021
Kenali 6 Penyakit yang Rentan Dialami BurungKenali 6 Penyakit yang Rentan Dialami Burung

Halodoc, Jakarta - Selain memiliki warna yang indah, kicauan burung yang merdu banyak menjadi alasan mengapa orang memelihara burung. Memelihara burung nyatanya tidak jauh berbeda dengan memelihara anjing maupun kucing. Kamu juga perlu memperhatikan asupan nutrisi hingga kesehatan burung agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.

Baca juga: Ketahui Tips Merawat Burung Merpati

Ada berbagai jenis gangguan penyakit yang dapat dialami burung. Mulai dari yang ringan, hingga yang tergolong berat. Penyakit yang dialami burung bukan hanya menyebabkan burung mengalami kondisi stres, tetapi membuat fisik atau bulu burung menjadi kusam dan rontok. Untuk itu, sangat penting mengetahui penyakit yang rentan dialami burung dalam artikel ini!

Waspada Terhadap Penyakit Burung

Sebaiknya kenali tanda-tanda saat burung mengalami gangguan kesehatan. Tanda yang kecil pun nyatanya bisa menandakan burung memerlukan penanganan dari dokter hewan agar kondisi tidak semakin memburuk. 

Berikut ini beberapa penyakit burung yang perlu diketahui pemilik burung untuk mencegah paparan penyakit pada burung kesayangan:

1. Infeksi Parasit

Bukan hanya kucing atau anjing, nyatanya burung juga rentan mengalami infeksi parasit. Sangat penting memperhatikan adanya gejala infeksi parasit pada burung karena penyakit ini cukup berbahaya dan dapat menular pada manusia. Selain itu, jika tidak segera ditangani, infeksi parasit dapat menyebabkan kematian pada burung.

2. Psittacine Beak and Feather Disease (PBFD)

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang dapat menyebabkan pertumbuhan paruh dan bulu tidak normal, munculnya lesi, hingga gangguan kesehatan lainnya. Jika kamu memiliki lebih dari satu burung, sebaiknya waspada terhadap gejala penyakit ini. PBFD sangat menular bagi burung maupun jenis unggas lainnya.

3. Infeksi Bakteri dan Jamur

Penyakit yang cukup sering dialami burung adalah infeksi bakteri dan jamur. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh kebersihan burung dan kandang yang buruk. Tidak hanya itu, kondisi stres membuat imun tubuh burung menurun sehingga rentan terpapar bakteri. 

Kondisi ini menyebabkan burung mengalami gejala, seperti gatal, kemerahan, hingga pembengkakan. Jika burung terlihat mematuk area kulit atau bulu lebih sering dari biasanya, sebaiknya cek kesehatan burung dan kunjungi dokter hewan terdekat.

Baca juga: 4 Makanan untuk Tingkatkan Imunitas Burung Peliharaan

4. Egg Binding

Egg binding menjadi salah satu penyakit yang hanya dialami oleh burung betina. Penyakit ini merupakan masalah reproduksi pada burung yang menyebabkan burung betina tidak bisa mengeluarkan telur secara alami. Umumnya, penyakit egg binding disebabkan pola makan burung yang kurang tepat sehingga menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral, seperti vitamin D, vitamin E, kalsium, dan selenium.

Biasanya, burung betina yang mengalami egg binding akan mengalami pembesaran pada bagian perut dan lebih sering menggoyangkan ekornya. Selain itu, burung juga akan mengalami penurunan keseimbangan. Segera tanyakan langsung pada dokter hewan melalui Halodoc jika burung betina kesayangan kamu mengalami beberapa gejala terkait egg binding. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

5. Gangguan Kesehatan Mata

Burung juga rentan mengalami kondisi gangguan mata. Mulai dari cedera hingga infeksi pada bagian mata. Mulai dari konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri, uveitis munculnya peradangan pada lapisan tengah mata atau uvea, hingga katarak akibat kekurangan vitamin E. Untuk itu, sangat penting bagi pemilik burung untuk selalu memeriksakan kondisi kesehatan burung dan pemenuhan nutrisi setiap harinya.

6. Gangguan Perilaku Mencabuti Bulu

Burung memiliki kebiasaan mencabuti bulu untuk bersolek dan merapikan diri. Namun, waspada jika burung terus mencabuti bulu hingga merusak dirinya sendiri. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan perilaku pada burung. Ada beberapa penyebab yang meningkatkan risiko burung mengalami kondisi ini. Mulai dari stres, adanya kutu pada bulu, infeksi pada kulit, kekurangan nutrisi, hingga kekurangan paparan cahaya dan udara yang segar.

Itulah beberapa penyakit yang rentan dialami oleh burung. Untuk mencegah berbagai penyakit pada burung, pastikan kamu selalu membersihkan kandang burung secara rutin, menyiapkan air bersih pada kandang burung agar burung bisa membersihkan dirinya sendiri, memberikan asupan nutrisi yang tepat, dan juga letakkan posisi kandang burung pada tempat yang nyaman.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Terbaik untuk Burung Dara

Kamu juga bisa memberikan beberapa kegiatan pada burung dalam kandang agar burung tidak merasa kebosanan. Dengan begitu, burung akan terhindar dari kondisi stres yang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan pada burung.

Referensi:
The Spruce Pets. Diakses pada 2021. Bird Health Issues You Should Know About.
Pet MD. Diakses pada 2021. Bacterial and Fungal Skin Infections in Birds.
Pet MD. Diakses pada 2021. Egg Binding in Birds.
Pet MD. Diakses pada 2021. Common Eye Disorders in Birds.
Pet MD. Diakses pada 2021. Feather Plucking in Birds.