
Kenali 7 Penyebab Jerawat di Hidung yang Perlu Diwaspadai
Ada berbagai penyebab jerawat di hidung yang perlu diketahui. Contohnya masalah pencernaan, fluktuasi hormon, mencabut bulu hidung, hingga stres.

DAFTAR ISI
- Berbagai Penyebab Jerawat di Hidung
- Cara Mengatasi Jerawat di Bawah Hidung
- Rekomendasi Krim Jerawat Haloskin
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Jerawat terjadi ketika pori-pori mengeluarkan terlalu banyak sebum yang dikombinasikan dengan kulit mati, kotoran atau bakteri. Daerah “T” wajah (dahi dan hidung) termasuk area yang rentan mengalami pertumbuhan jerawat.
Hidung juga sangat rentan berjerawat karena pori-pori pada bagian hidung sering kali lebih besar daripada area lain. Selain itu, fluktuasi hormon juga bisa memicu pertumbuhan jerawat di hidung.
Pertanyaannya, apa saja sih penyebab jerawat di hidung yang perlu diwaspadai? Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
Berbagai Penyebab Jerawat di Hidung
Seperti penjelasan di atas, pori-pori di area hidung cenderung lebih besar daripada di area lainnya. Ukuran yang lebih besar memudahkan puing-puing terperangkap, sehingga menyebabkan hidung lebih gampang berjerawat.
Beberapa kondisi mendasar juga dapat menyebabkan jerawat terbentuk di berbagai bagian hidung.
Lantas, apa saja penyebab jerawat di bawah hidung?
1. Masalah pencernaan
Masalah pencernaan sering dikaitkan dengan pembentukan jerawat di ujung hidung. Jerawat adalah gejala dari masalah sistem kekebalan tubuh, dan 70 persen dari sistem kekebalan tubuh ada di saluran pencernaan.
Ketika bagian dari sistem kekebalan pada saluran pencernaan terlalu aktif, bagian dari sistem kekebalan di area lain di tubuh, seperti kulit juga dapat menjadi terlalu aktif. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan jerawat.
2. Fluktuasi hormon
Fluktuasi hormon juga dapat menyebabkan pembentukan jerawat di sisi hidung. Nah, jerawat yang terjadi karena fluktuasi hormon lebih berisiko menyerang area yang pori-porinya membesar.
Jerawat hormonal berkembang ketika perubahan hormonal meningkatkan jumlah minyak dari kulit.
Minyak yang berinteraksi dengan bakteri di pori-pori kulit tempat rambut tumbuh (folikel rambut) dapat menyebabkan jerawat.
3. Mencabut bulu hidung
Mencabut bulu hidung dapat memicu pertumbuhan rambut ke dalam yang menyerupai jerawat di hidung. Rambut yang tumbuh ke dalam adalah komplikasi umum dari pencabutan rambut, termasuk bulu hidung.
4. Meningkatnya stres
Peningkatan stres dapat menyebabkan pertumbuhan jerawat di kepala, hidunh, atau area lain yang berulang. Pada saat stres, hormon stres meningkat dan memicu kelenjar minyak untuk menghasilkan lebih banyak minyak. Nah, hal ini yang memicu munculnya jerawat.
Jika kamu sering berjerawat saat menstruasi, kemungkinan besar kamu akan mengalami jerawat hormonal daripada jerawat stres.
Perubahan hormonal, terutama peningkatan kadar androgen, memiliki efek yang sama pada kelenjar minyak.
Ketahui fakta lain mengenai jerawat di artikel Letak Jerawat di Wajah Menunjukkan Kondisi Kesehatan?
5. Riwayat genetik
Kondisi genetik dapat menentukan seberapa berisiko seseorang mengalami jerawat. Genetik dapat menentukan seberapa efektif sistem kekebalan tubuh dalam menangkal bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes).
Bakteri ini merupakan penyebab jerawat, dengan merangsang produksi minyak di folikel dan menyebabkan peradangan.
Faktor genetik juga berperan dalam kemampuan folikel menjadi tahan jerawat di masa dewasa. Jika kamu memiliki orang tua atau saudara kandung yang memiliki jerawat, maka kamu berisiko mengalami jerawat lebih besar.
6. Kebiasaan menyentuh wajah
Sentuhan tangan dapat membawa kotoran dan bakteri ke kulit wajah, termasuk hidung. Selanjutnya, bakteri yang terbawa tangan dapat menginfeksi pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat muncul.
7. Pemilihan produk perawatan yang tidak tepat
Pemilihan produk perawatan kulit yang tidak cocok dengan jenis kulit dapat menyebabkan iritasi dan jerawat.
Menggunakan produk yang terlalu keras atau mengandung bahan yang kurang cocok, dapat memicu masalah kulit termasuk jerawat di hidung.
Cara Mengatasi Jerawat di Bawah Hidung
Dengan penanganan yang tepat, kamu bisa mengatasi jerawat di bawah hidung dan mendapatkan kulit yang bersih dan sehat. Lantas, bagaimana caranya?
1. Membersihkan wajah secara teratur
Membersihkan wajah adalah langkah penting dalam menjaga kulit sehat dan mencegah jerawat. Kemudian, gunakan pembersih wajah yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit. Nah, berikut 5 Tips Memilih Pencuci Wajah Terbaik yang perlu kamu tahu.
Hindari menggosok wajah terlalu keras, karena hal ini dapat memicu produksi minyak berlebih dan iritasi. Bilas wajah dengan air hangat, kemudian keringkan dengan lembut menggunakan handuk bersih.
2. Gunakan produk perawatan yang mengandung asam salisilat
Asam salisilat adalah bahan yang efektif untuk mengatasi jerawat di bawah hidung. Bahan ini membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mengurangi peradangan.
Cek manfaat asam salisilat untuk perawatan wajah di artikel Mengenal Lebih Dekat Asam Salisilat dan Fungsinya.
3. Jangan memencet jerawat
Saat jerawat di bawah hidung muncul, biasanya akan timbul godaan untuk memencetnya. Namun, cara ini dapat menyebabkan kondisi iritasi, infeksi, dan bekas luka. Lebih baik biarkan jerawat matang dan pecah dengan sendirinya.
4. Gunakan pelembap non-komedogenik
Pelembap adalah langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, pilihlah pelembap yang non-komedogenik, artinya tidak akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat baru.
Gunakan pelembap secara teratur setelah membersihkan wajah, terutama saat kulit terasa kering.
5. Jangan menyentuh wajah dengan tangan kotor
Alih-alih menghilang, jerawat di bawah hidung justru bisa semakin marah jika kamu menyentuhnya dengan tangan kotor. Sebab, cara ini dapat memindahkan bakteri di tangan ke permukaan kulit wajah.
6. Mengonsumsi makanan sehat
Jerawat di bawah hidung juga dapat kamu atasi dengan mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Caranya, perbanyak asupan buah-buahan, sayuran, ikan berlemak, makanan tinggi serat, dan minyak zaitun.
7. Pertimbangkan konsultasi dengan dokter kulit
Jika jerawat di hidung terus muncul dan tidak kunjung mereda, pertimbangkan untuk bicara dengan dokter spesialis kulit di Halodoc. Mereka dapat memberikan pengobatan yang lebih tepat dan sesuai dengan kondisi kulitmu.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, kamu bisa klik salah satu dokter yang ada di Halodoc berikut ini untuk melakukan sesi konsultasi:
- dr. Dyah Ayu Nirmalasari Sp.D.V.E
- dr. Made Martina W. M.Biomed, Sp.D.V.E
- dr. Dina Febriani Sp.D.V.E
- dr. Frieda Sp.D.V.E
- dr. Ryski Meilia Novarina Sp.D.V.E
Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline. Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc. Pakai Halodoc sekarang juga!

Rekomendasi Krim Jerawat Haloskin
Berikut ini rekomendasi krim untuk atasi jerawat dari Haloskin by Halodoc:
1. Haloskin Lab Acne Fighting Package

Haloskin Lab Acne Fighting Package merupakan obat jerawat yang diformulasikan langsung oleh dokter spesialis kulit untuk mengatasi jerawat, terdiri dari day cream dan night cream.
Resep obat jerawat dari dokter spesialis kulit ini kandungannya disesuaikan dengan kondisi kulit kamu.
Rangkaian produk ini terdiri dari dua krim yakni:
- Lab Acne Fighting Day Cream: Dengan formula antibakteri untuk melindungi kulit dari bakteri penyebab jerawat dan menjaga skin barrier.
- Lab Acne Fighting Night Cream: Mengandung formula anti-nflamasi dan anti-bakteri untuk meredakan peradangan dan mencegah munculnya jerawat baru.
Obat jerawat Haloskin Lab Acne Fighting Day Cream mengandung kombinasi bahan aktif seperti erythromycin, clindamycin, benzoyl peroxide, dan niacinamide yang bekerja melawan bakteri penyebab jerawat serta mengontrol minyak berlebih.
Sementara night cream diformulasikan dengan adapalene, azelaic acid, atau tretinoin untuk membantu regenerasi kulit dan meredakan peradangan.
Mulai dari: Rp148.000 per paket.
Dapatkan Haloskin Lab Acne Fighting Package di Toko Kesehatan Halodoc.
Kamu bisa cari tahu juga, ini 7 Rekomendasi Obat Jerawat Paling Ampuh untuk Wajah Lebih Mulus.
2. Haloskin Lab Acne Recovery Package

Haloskin Lab Acne Recovery Package adalah obat jerawat dari dokter spesialis kulit, buat kamu yang ingin mempercepat pemulihan kulit setelah jerawat.
Dengan racikan personal sesuai kebutuhan kulitmu, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih efektif dibanding skincare biasa.
Produknya terdiri dari:
- Acne Recovery Day Cream: Membantu mencerahkan kulit wajah dan memudarkan noda bekas jerawat.
- Acne Recovery Night Cream: Membantu menyamarkan noda bekas jerawat, memperbaiki tekstur kulit, dan mencegah munculnya jerawat baru.
Keunggulan Haloskin untuk Atasi Jerawat
- Formulasi yang aman digunakan bagi ibu hamil dan menyusui, karena setiap produk dipersonalisasi secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sensitif di masa kehamilan maupun menyusui.
- Tidak perlu khawatir akan efek ketergantungan, sebab produk Haloskin aman dihentikan kapan saja di bawah arahan dokter tanpa memicu masalah kulit kembali.
- Tidak perlu khawatir dengan efek samping produk, sebab Haloskin dirancang dengan formula minim purging. Hal tersebut menjadikannya pilihan yang nyaman untuk kulit sensitif sekalipun.
- Haloskin juga menyediakan solusi dermatolog yang bisa membantu menangani berbagai jenis jerawat aktif secara tuntas.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta menjaga kesehatan skin barrier, ikuti langkah-langkah penggunaan produk Haloskin berikut ini:
Day Cream (krim pagi)
- Cleanser: Bersihkan wajah dari sisa minyak dan kotoran.
- Moisturizer: Berikan hidrasi dasar agar kulit tetap lembap.
- Day Cream: Gunakan krim pagi untuk menutrisi kulit.
- Sunscreen: Lindungi kulit dari paparan sinar UV.
Night Cream (krim malam)
- Cleanser: Pastikan wajah bersih sebelum istirirahat.
- Moisturizer: Gunakan pelembap untuk mengunci hidrasi.
- Night Cream: Aplikasikan krim malam untuk proses regenerasi kulit saat tidur.
Mulai dari: Rp148.000 per paket.
Dapatkan Haloskin Lab Acne Recovery Package di Toko Kesehatan Halodoc.
Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang Rangkaian Haloskin Series, Perawatan Kulit Terpersonalisasi untuk Kulit Sehat Terawat.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Chat dokter pertama jadi lebih hemat! Khusus pengguna baru, dapatkan Cashback Halocoins senilai Rp28.000 dengan memasukkan kode COBAKONSULNEW saat menggunakan layanan Chat Dokter.
Salin kodenya sekarang dan nikmati konsultasi kesehatan yang praktis dari mana saja.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!
Pernah merasakan gangguan kesehatan seperti jerawat yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!
Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:
- Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
- Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
- Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.
Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.




