Ad Placeholder Image

Kenali Apa Itu Muscle Memory dan Cara Kerjanya

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   02 Februari 2026

Muscle memory adalah kolaborasi otak dan otot yang memungkinkan tubuh mengingat gerakan motorik secara otomatis melalui latihan.

Kenali Apa Itu Muscle Memory dan Cara KerjanyaKenali Apa Itu Muscle Memory dan Cara Kerjanya

DAFTAR ISI

  1. Bagaimana Cara Kerja Muscle Memory?
  2. Manfaat Muscle Memory
  3. Cara-Cara Melatih Muscle Memory
  4. Faktor yang Mempengaruhi Muscle Memory
  5. Bisakah Muscle Memory Hilang?

Apakah kamu pernah bertanya-tanya bagaimana seseorang bisa berjalan, mengemudi, mengendarai sepeda, mengangkat beban, hingga bermain alat musik dengan lancar meski sebelumnya tidak bisa?

Nah, di dunia medis ini dikenal dengan sebutan muscle memory. Meski namanya secara harfiah berarti ‘otot’, muscle memory tidak tidak sepenuhnya melibatkan otot tubuh. 

Muscle memory adalah gabungan dari kerja otot dan otak. Ketika tubuhmu terlatih untuk mengingat suatu gerakan khusus, kemampuan itu akan tersimpan di otak untuk waktu yang lama agar kamu tidak lupa. Simak ulasan lebih lengkap tentang muscle memory berikut ini!

Bagaimana Cara Kerja Muscle Memory?

Kemampuan mengingat cara melakukan rangkaian gerakan tertentu tergolong dalam kategori kemampuan motorik. Sejak bayi ketika kamu belajar berdiri dan berjalan hingga kamu dewasa dan mempelajari hal baru seperti mengemudi, gerakan-gerakan ini akan tersimpan di otak.

Jika kamu sering menggunakannya sehari-hari, tubuh dan otakmu akan terbiasa sehingga melakukannya tidak perlu dengan kesadaran 100 persen. Ini karena pergerakan tersebut sudah sangat tertanam di otak dan koordinasi dasarnya menjadi mudah untuk seseorang lakukan.

Namun, perlu kamu ketahui juga kalau muscle memory membutuhkan latihan konstan seperti otot sebagaimana biasanya. Jika kamu hanya mempelajari suatu gerakan selama waktu yang singkat dan kemudian berhenti untuk periode waktu yang lama, otak tidak akan menyimpan kemampuan motorik itu dengan baik. 

Selain itu, kamu juga bisa kehilangan sedikit kemampuan motorik terkait hal tertentu jika kamu baru pertama kali melakukannya sejak waktu yang lama. Lebih banyak waktu yang berlalu, bisa semakin terkikis pula kemampuanmu. Oleh karena itu, kamu perlu latihan untuk menjaga muscle memory.

Manfaat Muscle Memory

Nah, manfaat muscle memory adalah:

  • Peningkatan efisiensi: Gerakan menjadi lebih halus dan efisien, mengurangi energi yang dibutuhkan.
  • Peningkatan kecepatan: kamu dapat melakukan gerakan lebih cepat dan akurat.
  • Pengurangan kesalahan: Otomatisasi gerakan mengurangi kemungkinan kesalahan.
  • Peningkatan fokus: Karena tidak perlu lagi memikirkan setiap langkah, kamu dapat fokus pada aspek lain dari tugas yang dilakukan.

Cara-Cara Melatih Muscle Memory

Jangan khawatir, kamu bisa menjaga kemampuan motorik tetap dalam kondisi prima dengan cara tertentu. Terlebih dari itu, kamu tidak harus memulai dari nol lagi karena sudah ada kemampuan motorik yang tersimpan sebelumnya.

Cara untuk melatih muscle memory adalah:

1. Jangan sungkan untuk memulai kembali

Cara terbaik untuk mengembalikan kemampuan motorik adalah kembali melatihnya sesuai dengan kemampuanmu kala itu. Agar tubuh tidak kaget dengan pergerakan intens yang tiba-tiba, kamu perlu meningkatkan durasi, intensitas, dan frekuensi aktivitasnya secara perlahan. 

Jangan malu untuk memulai dari level lebih rendah dari sebelumnya hingga kamu merasa nyaman dengan kemampuanmu lagi. Hal ini sangat penting untuk kamu ingat khususnya dalam konteks olahraga fisik yang berpotensi cedera.

2. Peragakan gerakannya ketika tidak latihan

Kamu juga bisa memanfaatkan proses motor-neuron otak untuk melatih muscle memory bahkan ketika tidak sedang melakukan aktivitasnya. Gunakan visualisasi mental dan lakukan gerakannya untuk mengirimkan sinyal motorik ke otak.

Selain itu, kamu juga bisa menonton video yang memperlihatkan orang-orang melakukan aktivitas tersebut, khususnya untuk olahraga. Ini bertujuan untuk mengaktivasi neuron-neuron di otak sehingga seperti sedang melakukan aktivitas itu sendiri.

Faktor yang Mempengaruhi Muscle Memory

Beberapa faktor dapat memengaruhi seberapa cepat dan efektif muscle memory terbentuk, termasuk:

  • Usia: Orang yang lebih muda cenderung belajar gerakan baru lebih cepat daripada orang yang lebih tua.
  • Genetik: Beberapa orang secara alami lebih berbakat dalam aktivitas fisik tertentu.
  • Tingkat kelelahan: Kelelahan dapat mengganggu koordinasi dan konsentrasi, sehingga memperlambat proses pembelajaran.
  • Motivasi: Motivasi yang tinggi dapat membantu kamu tetap fokus dan konsisten dengan latihan.

Bisakah Muscle Memory Hilang?

Meskipun muscle memory cenderung bertahan lama, ia bisa memudar seiring waktu jika tidak dilatih secara teratur. Namun, bahkan setelah periode tidak aktif yang lama, akan lebih mudah untuk mendapatkan kembali keterampilan tersebut dibandingkan saat pertama kali mempelajarinya.

Faktor-faktor seperti usia, tingkat kebugaran, dan durasi periode tidak aktif dapat memengaruhi seberapa cepat muscle memory dapat dipulihkan.

Itulah hal yang kamu tahu tentang muscle memory, cara kerjanya, dan cara melatihnya. Khusus untuk orang tua yang memiliki anak balita, ibu atau ayah juga bisa mencari tahu seputar Permainan yang Bisa Melatih Motorik Anak

Itulah penjelasan seputar muscle memory yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kesehatan otak termasuk memori, hubungi dokter spesialis saraf di Halodoc saja!

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi: 
NASM. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Muscle Memory.
The Washington Post. Diakses pada 2026. Here’s what muscle memory really means, and how to use it.
CogniFit. Diakses pada 2026.  Motor Memory: Why You Never Forget How to Ride a Bike.