Ad Placeholder Image

Kenali Efek Samping Angkak yang Selama Ini Dikenal sebagai Obat DBD

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   09 Februari 2026

Angkak dikenal dapat membantu meningkatkan trombosit untuk pengidap demam berdarah.

Kenali Efek Samping Angkak yang Selama Ini Dikenal sebagai Obat DBDKenali Efek Samping Angkak yang Selama Ini Dikenal sebagai Obat DBD

DAFTAR ISI


Angkak atau beras ragi putih selama ini dikenal sebagai obat alami untuk menyembuhkan DBD (Demam Berdarah Dengue).

Pasalnya, angkak dapat membantu meningkatkan trombosit untuk pengidap demam berdarah.

Itulah sebabnya, angkak kerap dijadikan sebagai pengobatan alternatif pengganti rebusan daun jambu biji, rebusan daun pepaya, atau jus jambu biji.

Walaupun bermanfaat, ternyata angkak juga bisa memberikan efek samping. Simak informasi selengkapnya berikut ini!

Mengenal Angkak, Beras Ragi Merah Kaya Manfaat

Angkak atau yang dikenal sebagai beras fermentasi, dihasilkan melalui proses fermentasi beras menggunakan spesies jamur tertentu.

Bahan alami ini telah menjadi pilar dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama berabad-abad karena efektivitasnya dalam menjaga kesehatan tubuh.

Selain dikenal luas sebagai asupan untuk mempercepat peningkatan trombosit pada pengidap Demam Berdarah Dengue (DBD), angkak juga menyimpan potensi medis yang besar.

Sebuah ulasan dalam jurnal Food mengungkapkan bahwa angkak mengandung senyawa monacolin K, yaitu bahan aktif serupa yang digunakan dalam obat medis penurun kolesterol.

Hal inilah yang membuat angkak kerap dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Sebagai pengobatan alternatif, angkak menjadi solusi praktis bagi pengidap DBD yang kesulitan mendapatkan daun atau buah jambu biji. Cara pengolahannya pun sederhana, bisa dicampurkan ke dalam masakan atau direbus untuk diminum airnya.

Saat ini tersedia juga varian madu angkak dengan rasa yang lebih enak sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi.

Angkak Bisa Menyembuhkan Penyakit Apa Saja?

Meskipun populer sebagai obat tradisional, penting untuk memahami bahwa klaim angkak dapat menyembuhkan berbagai penyakit harus dibedakan dari bukti ilmiah yang kuat.

Berikut adalah manfaat angkak yang didukung oleh penelitian medis modern:

  • Menurunkan kadar kolesterol darah. Kandungan monacolin K dalam angkak bekerja seperti statin, membantu menurunkan kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat). Beberapa penelitian klinis menunjukkan potensi penurunan LDL yang signifikan jika kandungan monacolin K cukup tinggi. Efek ini membuat angkak banyak dipelajari untuk orang dengan hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi).
  • Mendukung kesehatan jantung. Dengan menurunkan kolesterol LDL, angkak dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke yang terkait dengan kolesterol tinggi.
  • Potensi manfaat lain. Beberapa penelitian lain juga menunjukkan kemungkinan manfaat angkak dalam mengurangi peradangan dan komponen sindrom metabolik (kombinasi kondisi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan lemak darah tinggi). Namun, bukti untuk penggunaan pada diabetes, kanker, atau penyakit berat lain masih belum cukup kuat atau teruji pada manusia.

Yuk, cari tahu selengkapnya Ini Cara Mengobati Demam Berdarah tanpa Opname.

Efek Negatif Angkak

Meskipun punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, nyatanya angkak pun memiliki efek samping yang cukup membahayakan dan perlu diperhatikan.

Berikut ini beberapa efek samping umum yang mungkin terjadi saat seseorang mengonsumsi angkak:

  • Rasa tidak nyaman pada perut, kembung, dan sakit kepala. 
  • Kandungan monacolin K pada angkak ternyata juga memiliki efek samping, yaitu gangguan miopati dan kerusakan hati.
  • Beberapa produk angkak disinyalir mengandung kontaminan yang disebut citrinin yang bisa mengakibatkan gagal ginjal.

Bahan alami ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil, menyusui, atau sedang menjalani program hamil. 

Selain itu, kamu harus berhati-hati ketika mengonsumsinya, karena angkak kini dengan mudah ditemukan dalam bentuk suplemen.

Selalu konsultasikan diri dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis apapun. Konsultasi dokter kini lebih mudah dan praktis di Halodoc.

Rekomendasi Produk Angkak di Halodoc

Berikut ini rekomendasi produk angkak di Halodoc:

  • Angkak 60 Kapsul. Suplemen herbal dalam bentuk kapsul yang praktis digunakan untuk membantu meningkatkan kadar trombosit serta memelihara daya tahan tubuh, terutama pada masa pemulihan demam berdarah.
  • Al Afiat Angkak 60 Kapsul. Produk herbal yang mengandung ekstrak beras merah yang difermentasi (angkak) untuk membantu memperbaiki profil lipid darah dan mendukung proses penyembuhan pasca-sakit.
  • Madu Fitkur Angkur Angkak Kurma 280 g. Kombinasi sinergis antara madu, angkak, dan kurma yang diformulasikan untuk meningkatkan energi serta membantu menstabilkan kondisi fisik saat tubuh merasa lemas.
  • Sakura Darusyifa Sari Kurma Madu Angkak Plus Propolis Jambu Biji 470 g. Suplemen lengkap yang memadukan kebaikan sari kurma, madu, dan angkak dengan tambahan jambu biji serta propolis untuk perlindungan ekstra terhadap sistem imun dan kesehatan darah.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli dan tepercaya.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2026. Red Yeast Rice: Benefits, Side Effects, and Dosage.
Thu, Nguyen, et al. 2017. Diakses pada 2026. Red Yeast Rice. Journal Foods 6(3): 19.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Red Yeast Rice.