• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kerja Kantoran Terlalu Lama Duduk, Waspada Ambeien
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kerja Kantoran Terlalu Lama Duduk, Waspada Ambeien

Kerja Kantoran Terlalu Lama Duduk, Waspada Ambeien

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 Juni 2021
Kerja Kantoran Terlalu Lama Duduk, Waspada AmbeienKerja Kantoran Terlalu Lama Duduk, Waspada Ambeien

Halodoc, Jakarta – Duduk diam untuk waktu yang lama adalah makanan sehari-hari bagi para pekerja kantoran. Namun, benarkah kebiasaan yang satu ini bisa meningkatkan risiko seseorangan mengalami ambeien alias wasir? Ambeien terjadi saat pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau anus mengalami pembengkakan dan peradangan. 

Penyakit ini sering disepelekan karena tumbuh dan berkembang di lokasi “tersembunyi” yang membuat seseorang abai dan terlambat menyadari kondisi ini. Padahal, pertumbuhan ambeien bisa sangat mengganggu dan membuat pengidapnya sulit beraktivitas. Salah satu dampak yang cukup khas dari ambeien adalah membuat pengidapnya kesulitan untuk duduk dengan tenang.

Baca juga: 3 Tips Duduk Nyaman Buat Pengidap Ambeien

Pekerja Kantoran Rentan Ambeien?

Mengaitkan kebiasaan duduk terlalu lama dengan risiko ambeien sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Nyatanya, kondisi ini memang bisa memicu terjadi tekanan pada pembuluh darah, terutama di sekitar bokong, yang pada akhirnya bisa menjadi penyebab wasir.

Meski penyebab pasti dari ambeien masih belum diketahui hingga kini, banyak yang percaya bahwa kebiasaan duduk dalam waktu yang lama juga memengaruhi. Sebab, tekanan yang terjadi saat duduk dapat menyebabkan pembuluh darah pada bokong membengkak atau mengalami peradangan. Artinya, orang kantoran memiliki risiko untuk mengalami hal ini. Apalagi jika dibarengi dengan kebiasaan hidup yang kurang sehat, seperti:

1. Kurang Makan Serat

Mengonsumsi serat sangat penting untuk menjaga pencernaan tetap sehat. Nah, saat seseorang kurang mengonsumsi zat gizi yang satu ini, risiko mengalami konstipasi alias sembelit akan semakin tinggi dan pada saat yang sama, ambeien pun menjadi ancaman.

Apabila sembelit tidak terhindarkan, kamu mungkin butuh obat pencahar untuk melancarkan BAB. Jika kamu membutuhkannya, beli saja di toko kesehatan Halodoc. Tak perlu repot keluar rumah, tinggal klik lalu pesanan akan diantar ke rumahmu. 

2. Obesitas

Kelebihan berat badan alias obesitas juga menjadi faktor pemicu ambeien. Maka cara terbaik untuk mengurangi risiko adalah dengan menjaga berat badan tetap ideal.

3. Kurang Olahraga

Olahraga adalah satu kegiatan yang penting dan harus dilakukan secara rutin. Tujuannya adalah untuk menjaga tubuh tetap bugar dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga terhindar dari serangan penyakit.

Sekalipun kamu adalah pekerja kantoran yang lebih banyak berkutat dengan komputer dan meja kerja, olahraga tetap perlu. Tak dapat dimungkiri, mengambil sedikit waktu untuk berolahraga di tengah aktivitas kantor bisa menurunkan risiko ambeien.

Baca juga: Apakah Pengidap Wasir Harus Dioperasi?

Bagaimana Cara Mengatasi Ambeien?

Berdasarkan lokasi tumbuhnya, ambeien dibedakan menjadi dua yaitu interna dan eksterna. Perbedaan pada kedua jenis ini adalah lokasi pembuluh darah yang mengalami pelebaran. Jika pembuluh darah yang meradang berlokasi di dalam bagian bokong, maka disebut sebagai ambeien interna. Sebaliknya, saat pembengkakan terjadi pada pembuluh yang ada di bagian luar, dinamakan ambeien eksterna. Seseorang bisa saja mengalami keduanya.

Pada kondisi ini, hal pertama yang dilakukan untuk mengatasi ambeien adalah mengubah pola makan dan menghindari kebiasaan mengejan saat buang air. Pasalnya, kebiasaan mengejan terlalu keras bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya ambeien. Jika ambeien sudah semakin parah dan mulai mengganggu, biasanya perlu dilakukan pengobatan lebih lanjut dengan pemberian obat-obatan tertentu. 

Baca juga: Kebiasaan Sehari-Hari Ini Bisa Jadi Penyebab Wasir

Namun jika tak kunjung membaik, dokter mungkin akan mengusulkan untuk melakukan prosedur operasi untuk mengatasi masalah ini. Tingkat keparahan ambeien pun dibagi ke dalam beberapa tingkatan. Pada tingkat rendah, yaitu tingkat I dan II, biasanya ambeien dapat diatasi dengan terapi obat.


Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Hemorrhoids.
Everyday Health. Diakses pada 2021. What Are Hemorrhoids? Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment, and Prevention.