• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Ini Gejala Awal Munculnya Batu Ginjal

Ketahui Ini Gejala Awal Munculnya Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – “Duh sakit di perut nih!” atau “Kok pipis nggak lancar ya? Apa saya terkena batu ginjal?” Eits, jangan langsung berprasangka, soalnya kedua tanda ini bisa jadi gejala penyakit yang berbeda. 

Jadi, bagaimana kamu bisa tahu kalau kamu mengidap batu ginjal beneran? Bagaimana bisa tahu pasti itu adalah batu ginjal yang membuat kamu sakit? Nyeri di punggung atau bagian samping tubuh, berkemih lebih sering dan diiringi nyeri, air seni yang berwarna merah muda, mual, demam dan menggigil, adalah gejala awal munculnya batu ginjal.

Tes untuk Mengetahui Pasti

Nah, setelah kamu merasakan tanda-tanda yang mengacu pada kemunculan batu ginjal, ada baiknya untuk segera melakukan tes. Beberapa tes ini dapat dilakukan untuk menguji apakah benar kamu mengidap batu ginjal?

  1. Tes Pencitraan

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat perubahan yang menandakan gejala batu ginjal.

  1. Sinar X

Melalui pemeriksaan sinar X dapat dilihat apakah kamu memang memiliki batu ginjal atau tidak

  1. CT Scan

Ini merupakan jenis pemindaian lebih mendalam untuk melihat lebih rinci gambaran bagian tubuh yang diperiksa. 

  1. Ultrasonografi

Tes ini menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar bagian dalam tubuhmu.

Jika kamu memang memiliki batu ginjal, maka tahapan pemeriksaan selanjutnya adalah untuk menentukan seberapa parah kondisi tersebut. Ini bisa diketahui dengan cara tes darah supaya tahu apakah darahmu memiliki zat tertentu, seperti asam urat ataupun kalsium dalam jumlah yang abnormal. Kenapa harus asam urat dan kalsium? Ini dikarenakan dua zat inilah yang menyebabkan pembentukan batu ginjal. 

Baca juga: Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal

Setelah tes darah, kamu juga perlu melakukan tes urine. Tes urine dapat mendeteksi mineral pembentuk batu di kencing juga untuk mencari tahu apakah kamu kekurangan zat yang membantu menghentikan pembentukan batu ginjal. Biasanya tes ini akan dilakukan beberapa kali.

Punya pertanyaan seputar pemeriksaan batu ginjal, tanyakan saja langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk kamu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Bagaimana Batu Ginjal Terbentuk

Batu ginjal terbentuk dari 80 persen kalsium. Ada dua jenis kalsium yang biasanya membentuk batu ginjal, yaitu oksalat dan fosfat. Kalsium oksalat sejauh ini merupakan jenis batu kalsium yang paling umum. Beberapa orang yang memiliki terlalu banyak kalsium dalam urinenya dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. 

Baca juga: Sering Nahan Pipis, Ketahui Bahayanya

Asam urat adalah kandungan lain yang bisa membentuk batu ginjal. Asam urat biasanya menyumbang 5–10 persen untuk pembentukan batu ginjal. Kristal asam urat yang tidak larut dengan baik dalam urine akan membentuk batu asam urat. 

Pembentukan batu asam urat ini bisa dikarenakan berbagai kondisi mulai dari kelebihan berat badan, diare kronis, diabetes tipe 2 (gula darah tinggi), mengidap asam urat, diet yang tinggi protein hewani, dan sedikit mengonsumsi serat.

Orang yang mengidap infeksi saluran kemih kronis juga cenderung mengembangkan pembentukan batu ginjal. Dan selain hal-hal yang sudah diuraikan tadi, kalau menurut Urology Care Foundation, kemungkinan seseorang mengidap batu ginjal bisa dikarenakan faktor genetik. Kemungkinan ini bisa lebih besar kalau kamu punya kerabat dekat yang juga mengidap batu ginjal.

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2019. How Do I Know If I Have a Kidney Stone?
Urology Care Foundation. Diakses pada 2019. Kidney Stones