• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 3 Penyebab Tes Kehamilan Tidak Akurat

Ketahui 3 Penyebab Tes Kehamilan Tidak Akurat

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Kehamilan adalah salah satu momen yang ditunggu oleh banyak pasangan suami-istri. Kamu mungkin akan melakukan tes kehamilan pada beberapa kesempatan ketika merasakan gejala-gejala hamil. Namun, tahukah kamu jika tes kehamilan yang dilakukan mungkin saja mendapatkan hasil yang tidak akurat. Hal tersebut tentu dapat menimbulkan rasa kecewa.

Kenyataannya, sebagian besar alat tes kehamilan atau test pack dapat mendeteksi seseorang hamil atau tidak dengan tingkat keakuratan sekitar 90 persen. Walau begitu, bukan tidak mungkin kamu mendapatkan hasil yang tidak akurat. Inilah beberapa hal yang dapat menyebabkannya!

Baca juga: Ketahui Waktu yang Tepat untuk Tes Kehamilan

Penyebab dari Tes Kehamilan Tidak Akurat

Tes kehamilan dengan hasil yang tidak akurat tentu dapat membuat beberapa orang mengalami kekecewaan, karena hal tersebut sudah dinantikan dalam waktu yang lama. Meski begitu, pemeriksaan yang salah tersebut terbilang jarang untuk terjadi. Maka dari itu, lakukanlah pemeriksaan di dokter untuk memastikan kehamilan.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja test pack? Alat untuk memeriksa kehamilan tersebut bekerja untuk memastikan hormon hCG, yaitu human chorionic gonadotropin, yang diproduksi oleh tubuh selama kehamilan. Hormon tersebut terbentuk dan dapat dideteksi tepat setelah sel telur yang dibuahi menempel pada lapisan rahim. Saat hal tersebut terjadi, berarti pembuahan sudah berhasil untuk terjadi.

Meski begitu, tes kehamilan melalui darah membutuhkan waktu 11 hari setelah pembuahan untuk deteksi hCG dan tes urin membutuhkan waktu 12-14 hari setelahnya. Tingkat hormon tersebut pada wanita biasanya berlipat ganda setiap 72 jam hingga 8 minggu dari usia kehamilan. Setelah itu, tingkat hormonnya akan konsisten dan menurun setelah persalinan terjadi.

Tes kehamilan berguna untuk mendeteksi hormon hCG yang menimbulkan reaksi kimia dan menandakan jika seorang wanita hamil. Meski begitu, seorang wanita dapat menghasilkan hormon tersebut padahal kenyataannya dirinya tidak hamil. Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa penyebab seseorang mengalami tes kehamilan yang tidak akurat. Berikut beberapa penyebabnya:

  1. Kehamilan Kimiawi

Salah satu penyebab tes kehamilan tidak akurat adalah kehamilan kimiawi. Hal ini terjadi ketika sel telur yang dibuahi tidak dapat menanam atau tumbuh. Kehamilan ini dapat hilang sangat awal, dan sebagian besar wanita tidak menyadari jika dirinya mengalami hal tersebut. Walau begitu, kehamilan kimiawi tetap membuat tubuh memproduksi hormon hCG, saat melakukan tes kehamilan akan menunjukkan hasil positif.

Jika ibu mempunyai pertanyaan terkait tes kehamilan yang mempunyai kemungkinan tidak akurat, diskusikan saja dengan dokter di Halodoc. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan setiap hari!

Baca juga: Efektifkah Tes Kehamilan Sebelum Menikah?

  1. Kehamilan Ektopik

Hal lainnya yang dapat menyebabkan wanita mengalami tes kehamilan yang tidak akurat adalah mengalami kehamilan ektopik. Gangguan ini terjadi ketika kehamilan yang terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim, seperti saluran tuba, leher rahim, perut, atau ovarium. Kelainan ini tidak dapat membuat telur tersebut tumbuh dan berkembang di luar rahim. Meski begitu, ibu tetap mampu menghasilkan hormon hCG yang membuat hasil tes kehamilan tidak akurat.

  1. Penggunaan Obat Kesuburan

Ibu juga dapat mengalami tes kehamilan yang tidak akurat disebabkan penggunaan obat kesuburan yang dapat meningkatkan kadar hCG. Jika pemeriksaan tersebut dilakukan terlalu cepat setelah mengonsumsi obat kesuburan yang mengandung hCG, seperti suntikan yang merupakan bagian dari fertilisasi in vitro, maka hasil yang palsu dapat terjadi. Maka dari itu, cobalah untuk memberikan jeda waktu apabila baru saja mendapatkan obat kesuburan.

Baca juga: Hindari 4 Kesalahan Menggunakan Test Pack Ini

Itulah beberapa penyebab seorang wanita untuk mengalami tes kehamilan yang tidak akurat. Penting untuk mendapatkan tes untuk kedua kalinya atau pemeriksaan ke dokter kandungan agar hasil yang diinginkan sesuai dengan kenyataan. Dengan begitu, ibu juga tahu langkah selanjutnya yang harus dilakukan.

Referensi:
Greatist. Diakses pada 2020. Am I Really Pregnant? 9 Possible Reasons for a False-Positive Test.
Self. Diakses pada 2020. 6 Things That Can Cause a False-Positive Pregnancy Test.