• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Perbedaan antara Bronkitis Akut dan Kronis

Ketahui Perbedaan antara Bronkitis Akut dan Kronis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Bronkitis adalah kondisi ketika tabung yang membawa udara ke paru-paru atau yang disebut tabung bronkial mengalami peradangan. Bronkitis dibagi menjadi dua jenis, yaitu bronkitis akut dan kronis. Yuk, ketahui perbedaan di antara kedua jenis bronkitis tersebut di bawah ini.

1. Bronkitis Akut

Seringkali berkembang dari pilek atau infeksi pernapasan lainnya, bronkitis akut adalah jenis bronkitis yang paling umum. Bronkitis akut atau yang disebut juga “pilek dada” biasanya dapat membaik dalam waktu seminggu sampai 10 hari tanpa efek jangka panjang, meskipun batuknya dapat bertahan selama berminggu-minggu.

2. Bronkitis Kronis

Sedangkan bronkitis kronis adalah suatu kondisi yang lebih serius. Ini adalah kondisi ketika terjadi iritasi atau peradangan pada selaput bronkial yang berulang, yang seringkali disebabkan oleh kebiasaan merokok. Bila kamu mengalami serangan bronkitis berulang, ada kemungkinan kamu mengidap bronkitis kronis, sehingga perlu mendapatkan penanganan medis secepatnya. Bronkitis kronis adalah salah satu kondisi yang termasuk dalam penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Baca juga: Ini Bedanya Bronkitis dan Pneumonia yang Perlu Diketahui Orangtua

Perbedaan Gejala Bronkitis Akut dan Kronis

Baik bronkitis akut maupun kronis menimbulkan gejala pernapasan yang meliputi:

  • Nyeri dada, perasaan ketika dada terasa penuh atau tersumbat.

  • Batuk yang mengeluarkan lendir yang bening, putih, kuning, atau hijau.

  • Sesak napas.

  • Mengi atau muncul suara seperti siulan saat bernapas.

Namun, gejala bronkitis akut juga bisa meliputi:

  • Tubuh terasa sakit dan kedinginan, seperti meriang.

  • Demam ringan.

  • Pilek, hidung tersumbat.

  • Sakit tenggorokan.

Gejala-gejala bronkitis akut lainnya tersebut biasanya dapat membaik dalam waktu sekitar satu minggu, tetapi gejala batuknya mungkin dapat bertahan selama beberapa minggu. Bronkitis kronis sering didefinisikan sebagai batuk produktif yang bisa berlangsung setidaknya selama 3 bulan, dengan serangan berulang terjadi setidaknya selama dua tahun berturut-turut.

Perbedaan Penyebab Bronkitis Akut dan Kronis

Bronkitis akut biasanya disebabkan oleh virus. Jenis virus yang paling sering menyebabkan bronkitis akut adalah jenis virus yang sama dengan yang menjadi penyebab pilek dan flu (influenza). 

Sedangkan penyebab paling umum dari bronkitis kronis adalah kebiasaan merokok. Polusi udara, debu, atau gas beracun yang ada di lingkungan atau tempat kerja juga dapat berpengaruh terhadap terjadinya penyakit tersebut.

Dalam kedua jenis bronkitis, saat tubuh kamu melawan kuman, saluran bronkial kamu akan membengkak dan menghasilkan lebih banyak lendir. Hal ini berarti kamu memiliki celah yang lebih kecil untuk mengalirkan udara, yang menyebabkan kamu sulit bernapas.

Baca juga: 4 Langkah untuk Mencegah Penularan Bronkitis

Perbedaan Pengobatan Bronkitis Akut dan Kronis

Dalam kebanyakan kasus, bronkitis akut dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Bila bronkitis akut disebabkan oleh bakteri (di mana hal ini sangat jarang terjadi), dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk mengatasinya. Bila kamu mengalami asma atau alergi, atau mengi, dokter mungkin akan memberikan inhaler yang dapat membantu membuka saluran udara, sehingga membuat kamu lebih mudah untuk bernapas.

Sedangkan pengobatan bronkitis kronis bertujuan untuk meredakan gejalanya. Berbagai pilihan pengobatan bronkitis kronis, antara lain:

  • Pemberian obat-obatan, seperti antibiotik, anti-radang, dan bronkodilator untuk membuka saluran udara pengidap.

  • Menggunakan alat pembersih lendir untuk membantu kamu mengeluarkan lendir dengan lebih mudah.

  • Terapi oksigen, sehingga kamu dapat bernapas lebih baik.

  • Rehabilitasi paru, yaitu sebuah program latihan yang dapat membantu kamu bernapas lebih mudah dan berolahraga lebih banyak.

Baca juga: Awas, Bronkitis Bisa Timbulkan 4 Komplikasi Ini

Nah, itulah perbedaan antara bronkitis akut dan kronis yang perlu kamu tahu. Bila kamu mengalami gejala-gejala yang mirip dengan gejala bronkitis yang disebutkan di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, kamu juga bisa langsung buat janji di rumah sakit pilihan kamu lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2020. Bronchitis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Bronchitis.