• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Prosedur untuk Mendiagnosis Tumor Wilms

Ketahui Prosedur untuk Mendiagnosis Tumor Wilms

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Tumor wilms, atau nama lainnya nefroblastoma, adalah sejenis tumor pada ginjal, yang sering menyerang anak-anak usia 3-4 tahun. Umumnya, tumor wilms hanya tumbuh pada satu ginjal saja, tetapi pada beberapa kasus juga bisa tumbuh pada kedua ginjal. Meski tumor ini terbilang langka, orangtua perlu mewaspadai gejala dan segera memeriksakan kondisi anak agar diagnosis bisa ditetapkan. 

Untuk mendiagnosis tumor wilms, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan anak dan gejala yang dialami. Kemudian, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik, dengan menekan-nekan area perut, agar keberadaan tumor bisa dideteksi dengan pasti. Selain itu ada juga pemeriksaan penunjang lainnya, yang akan dibahas setelah ini. 

Baca juga: 9 Tanda Anak Mengalami Tumor Wilms

Pemeriksaan Penunjang untuk Mendiagnosis Tumor Wilms

Setelah melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan dan fisik, dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang, untuk menegakkan diagnosis tumor wilms. Pemeriksaan penunjangnya dapat berupa:

  • Tes darah dan urine. Dilakukan untuk memeriksa fungsi ginjal dan hati, serta kondisi kesehatan pengidap secara keseluruhan.

  • Tes pencitraan. Dilakukan untuk mendapatkan gambaran secara lebih detail mengenai kondisi organ tubuh, terutama ginjal, serta mendeteksi penyebaran sel tumor. Jenis tes pencitraan yang dapat dilakukan umumnya adalah USG perut, foto Rontgen, CT scan, dan MRI.

  • Biopsi. Merupakan prosedur pengambilan sampel jaringan tumor untuk melalui proses analisis dan evaluasi di laboratorium.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang, dokter biasanya akan mengetahui atau menentukan stadium tumor wilms yang diidap. Stadium tumor wilms terbagi menjadi 5, berdasarkan tingkat keparahan tumor yang diidap, yaitu:

  • Stadium 1: Tumor hanya tumbuh di dalam satu ginjal dan dapat disembuhkan melalui tindakan operasi.

  • Stadium 2: Tumor telah menyebar hingga ke jaringan sekitar organ ginjal, termasuk pembuluh darah. Pada stadium ini, tindakan operasi masih jadi pilihan untuk mengobati tumor.

  • Stadium 3: Penyebaran tumor semakin meluas dan mulai mencapai organ perut lainnya atau kelenjar getah bening.

  • Stadium 4: Tumor telah menyebar ke organ lain yang letaknya cukup jauh dari ginjal, seperti paru-paru, tulang, atau otak.

  • Stadium 5: Tumor telah tumbuh pada kedua ginjal.

Baca juga: Penyebab Tumor Wilms yang Perlu Diketahui

Gejala dan Pilihan Pengobatan Tumor Wilms

Agar tidak mencapai stadium terparah, gejala tumor wilms perlu diwaspadai sejak dini. Secara umum, gejala utamanya adalah nyeri dan pembengkakan pada perut. Namun, tumor ini juga dapat menyebabkan gejala lain, seperti:

  • Demam.

  • Rasa lelah dan lemas berlebihan.

  • Nafsu makan menurun.

  • Mual dan muntah.

  • Konstipasi.

  • Sesak napas.

  • Peningkatan tekanan darah.

  • Hematuria atau urine berdarah.

  • Pertumbuhan tubuh yang tidak seimbang.

Jika Si Kecil tampak menunjukkan gejala-gejala tersebut, segera download aplikasi Halodoc untuk membicarakannya pada dokter lewat chat, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Semakin cepat tumor wilms didiagnosis, maka semakin baik, karena langkah pengobatan bisa segera dilakukan sebelum parah.

Soal pengobatan tumor wilms, dokter biasanya akan menentukannya berdasarkan usia, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. Hingga saat ini, ada 3 metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk tumor wilms, yaitu:

1. Operasi Pengangkatan Ginjal (Nefrektomi) 

Ini adalah prosedur pengangkatan, baik sebagian, seluruh, atau kedua ginjal yang terdapat tumor. Pengidap tumor wilms yang kedua ginjalnya diangkat akan perlu menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis) seumur hidupnya atau menjalani transplantasi ginjal jika memperoleh ginjal dari donor. Operasi adalah metode pengobatan yang paling sering dilakukan untuk pengidap tumor wilms.

Baca juga: 4 Makanan yang Dikonsumsi Anak Pengidap Tumor Wilms

2. Kemoterapi 

Prosedur pengobatan ini dilakukan jika ukuran tumor sudah cukup besar, atau tindakan operasi tidak mampu mengangkat seluruh sel kanker. Namun terkadang, kemoterapi juga bisa dilakukan sebelum operasi untuk menyusutkan ukuran tumor.

3. Terapi Radiasi (Radioterapi) 

Ini adalah terapi pengobatan dengan menggunakan pancaran sinar radiasi berfrekuensi tinggi, yang diarahkan ke bagian tubuh yang terinfeksi sel kanker. Terapi radiasi juga dapat menjadi pilihan bagi pengidap dengan kondisi tumor yang telah menyebar ke organ tubuh lainnya.

Selain prosedur-prosedur tersebut, dokter juga biasanya akan memberikan obat-obatan untuk mengendalikan rasa nyeri, mual, dan pencegahan infeksi. Setelah prosedur pengobatan dilakukan, pengidap juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala, guna mendeteksi jika sel kanker muncul kembali dan mengevaluasi fungsi ginjal baru atau yang tersisa.

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Wilms Tumor.
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2020. Wilms Tumor
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Wilms’ Tumor.