• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mana yang Lebih Dulu, Belajar Membaca atau Berhitung?

Mana yang Lebih Dulu, Belajar Membaca atau Berhitung?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Semakin bertambahnya usia anak, maka semakin banyak pula hal-hal yang dipelajarinya. Awalnya yang hanya bisa telentang, lalu tengkurap hingga merangkak dan berjalan. Setiap waktu pasti ada saja perkembangan pada tubuh dan otaknya. Juga, ada saatnya ketika anak ibu harus belajar membaca dan berhitung.

Namun, tidak sedikit orangtua yang bingung apakah anaknya harus belajar membaca terlebih dahulu atau berhitung. Pasalnya, kedua hal ini wajib diajarkan pada anak sejak dini agar kemampuannya semakin terasah. Selain itu, mengajarkannya sejak dini juga dapat membuatnya lebih berkembang daripada anak seumurannya. Berikut pembahasannya!

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Anak Mulai Belajar Membaca?

Anak Belajar Membaca atau Berhitung Terlebih Dahulu?

Banyak orangtua yang memaksakan anaknya untuk cepat bisa dalam segala hal, termasuk juga membaca dan berhitung. Padahal, perkembangan fisik dan otak dari setiap anak dapat berbeda-beda. Dengan begitu, penting untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk anak diharuskan belajar membaca atau berhitung sehingga anak tidak stres menghadapinya.

Pada faktanya, anak dapat mulai belajar membaca dan menghitung ketika memasuki usia 6-7 tahun. Sebelum itu, ibu harus mengajarkan anak tentang pre-reading skills tentang dasar-dasarnya berupa mengenalkan huruf, angka, dan lainnya. Saat usianya 3-4 tahun, anak masih belajar tentang hal tersebut sehingga dapat menunjang ketika sudah siap untuk membaca dan berhitung.

Lalu, belajar membaca atau berhitung yang harus didahulukan? Faktanya, otak kanan setiap orang akan berkembang terlebih dahulu yang berguna untuk kemampuan visual anak. Bagian otak ini berhubungan dengan dunia seni, seperti menggambar, mewarnai, dan lainnya. Puncak dari perkembangan otak kanan di usia 4 hingga 7 tahun, sehingga ibu dapat mengajarkannya untuk membaca melalui gambar yang memicu otak kanannya semakin sehat.

Saat anak lebih banyak berpikir dengan otak kanan untuk meningkatkan kemampuan membacanya, dirinya akan lebih cepat lelah. Hal tersebut karena otak kanan tidak digunakan untuk membaca melainkan hafal terhadap bentuk visual. Maka dari itu, anak hanya dapat hafal kata-kata pendek. Ibu diharapkan tidak memaksakannya untuk bisa pada rentang usia tersebut.

Setelah itu, otak kiri anak mampu berkembang ketika usianya memasuki 7 tahun. Bahkan bukan tidak mungkin pada beberapa anak jika perkembangannya lebih lambat hingga memasuki usia 11 tahun. Dengan berkembangnya otak kiri, anak akan lebih bisa untuk belajar membaca hingga berhitung. Hal tersebut karena otak ini berguna untuk memproses segala logika yang ada.

Saat otak kiri berkembang, anak ibu akan lebih cakap dalam semua hal tersebut. Kemampuannya terkait membaca bahkan menulis akan meningkat secara drastis. Dengan begitu, kesimpulannya adalah cobalah untuk lebih mendahulukan anak untuk belajar membaca dibandingkan berhitung. Pastikan untuk mengikuti perkembangan fisiknya dan tidak memaksakan sesuatu hal pada anak.

Selain itu, ibu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait mana yang harus didahulukan, belajar membaca atau berhitung. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan akses kesehatan yang tidak terbatas!

Baca juga: Anak Kesulitan Menghitung, Mungkin Saja Disleksia Matematika

Lalu, kapan ibu bisa tahu jika anak membutuhkan bantuan lebih? Jika hal tersebut terjadi, anak ibu akan berusaha keras untuk menunjukkan tanda-tanda jika dirinya tidak bahagia. Anak akan memberikan tanda masalah sosial atau emosional yang menunjukkan rasa frustasinya. Maka dari itu, penting untuk melihat gejala-gejala yang timbul pada anak apakah dirinya mengalami stres atau tidak. Jangan terlalu menekankan kemampuan anak akan suatu hal.

Beberapa anak memiliki gangguan belajar yang terlambat, tetapi belum tentu hal tersebut berhubungan dengan ketidakmampuan belajar. Penting untuk mendapatkan bantuan dari profesional untuk mendeteksi masalah yang terjadi pada anak ibu dibandingkan mengambil kesimpulan sendiri. Dengan begitu, masalah yang timbul dapat diatasi tanpa ada yang tersakiti.

Baca juga: Membaca Buku Malam Hari Baik untuk Otak

Itulah pembahasan mengenai anak harus belajar membaca atau berhitung terlebih dahulu. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan ibu dapat lebih bijak dalam mengajarkan hal-hal baru pada anak. Selain itu, ibu juga jangan pernah menyerah pada anak apabila dilihat dirinya terbilang terlambat dibandingkan anak seumurannya.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. When Should Kids Learn to Read, Write, and Do Math?
Lynn’s Learning. Diakses pada 2020. What Age Should my Child…. Read, Count to 10, Know the Alphabet.