• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Madu untuk Obat Sariawan, Seberapa Efektif?

Madu untuk Obat Sariawan, Seberapa Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Sariawan yang muncul di area mulut bisa memicu rasa nyeri dan membuat tidak nyaman. Luka yang muncul saat sariawan biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa saat, tetapi tetap bisa mengganggu karena menyebabkan pengidapnya kesulitan membuka mulut, susah mengunyah dan menelan makanan, serta sulit berbicara. Karena itu, beberapa orang akan melakukan pengobatan untuk mengatasi sariawan, salah satunya dengan madu.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan sariawan terjadi, termasuk kebiasaan sehari-hari seperti menyikat gigi terlalu keras, mengonsumsi makanan pemicu sariawan, serta tidak menjaga kebersihan mulut. Kondisi ini juga bisa terjadi karena infeksi jamur serta kurang asupan vitamin C dan air putih. Saat sariawan menyerang, kamu bisa mencoba mengoleskan madu pada luka untuk mengatasinya. 

Baca juga: Buah-Buahan Bisa Jadi Pemicu Sariawan pada Bayi

Obat Alami untuk Sariawan 

Meski bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi sariawan yang mengganggu dan menyakitkan sebaiknya segera ditangani. Ada beberapa bahan alami yang disebut ampuh mengatasi luka sariawan, salah satunya madu. Mengoleskan madu pada luka atau mengonsumsinya langsung bisa menjadi penawar luka. Sebab, madu asli memiliki sifat antibakteri untuk mengobati sariawan. Madu juga bisa menjaga kelembapan area mulut, sehingga sariawan tidak semakin buruk. 

Selain madu, ada berbagai tips alami lain yang juga bisa dicoba untuk mengatasi luka sariawan, di antaranya: 

  • Kumur Air Garam

Berkumur dengan air garam disebut ampuh mengatasi masalah pada area mulut dan gigi, mulai dari sakit gigi hingga luka sariawan. Meski akan terasa sedikit menyakitkan, tetapi ramuan ini diyakini bisa dengan cepat menyembuhkan luka penyebab sariawan di mulut. Kumur air garam bisa mempercepat proses penyembuhan jaringan lunak. Kamu bisa mencoba cara ini untuk mengatasi luka sariawan yang tak kunjung hilang. Campurkan satu sendok makan garam dengan air, kemudian gunakan untuk berkumur lalu buang. 

Baca juga: Cara Mencegah Sariawan yang Sering Kambuh

  • Minyak Kelapa

Minyak kelapa juga bisa menjadi salah satu pilihan obat alami untuk sariawan. Rutin mengoleskan minyak kelapa pada area yang terluka disebut bisa membantu mengurangi pembengkakan dan membuat mulut menjadi lebih nyaman. Selain itu, minyak kelapa juga memiliki sifat alami anti inflamasi yang bisa membantu meredakan nyeri akibat luka sariawan. 

Untuk menerapkan terapi minyak kelapa pada sariawan, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan area mulut. Sebelum mengoleskan minyak kelapa, bersihkan atau cuci bagian mulut dengan air bersih. Lalu, teteskan atau oles minyak kelapa pada sebuah bola kapas yang bersih. Tempelkan kapas tersebut pada area yang terluka. Agar hasil maksimal, ulangi cara ini beberapa kali dalam satu hari. 

  • Buah Jeruk

Sariawan bisa muncul karena kekurangan asupan vitamin C dan kurang minum air putih. Maka dari itu, cara terbaik untuk mengobatinya adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin ini, salah satunya buah jeruk. Buah yang satu ini terkenal memiliki rasa yang sedikit asam namun menyegarkan. Tak hanya mengatasi sariawan, konsumsi buah jeruk secara teratur juga bisa membantu menjaga tubuh tetap bugar dan memberi beragam manfaat sehat. 

Baca juga: Sariawan Tak Kunjung Hilang, Coba 5 Obat Alami

Waspadai sariawan yang tidak kunjung hilang atau malah menjadi semakin buruk. Kalau ragu dan butuh saran dokter, coba sampaikan keluhan dan gejala yang dirasakan pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. 16 Ways to Get Rid of Canker Sores.
NHS. Diakses pada 2020. 16 Ways to Get Rid of Canker Sores.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Honey.