30 May 2017

Ternyata Ini Manfaat Puasa untuk Pengidap Hipertensi

Ternyata Ini Manfaat Puasa untuk Pengidap Hipertensi

Halodoc, Jakarta – Tekanan darah yang tidak stabil, baik rendah ataupun tinggi tentu cukup berisiko terhadap kesehatan seseorang. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang patut kamu waspadai. Munculnya kondisi ini umumnya dikarenakan oleh tekanan darah pada dinding arteri yang meningkat. Adapun gejala hipertensi yang umum dirasakan pengidapnya yakni sebagai berikut:
 

  • Sakit kepala yang sering dialami akibat meningkatnya tekanan darah
  • Wajah terlihat kemerahan
  • Jantung yang berdebar-debar
  • Pandangan mata menjadi kabur
  • Sering buang air kecil dan sulit berkonsentrasi
  • Merasa cepat lelah saat melakukan berbagai aktivitas
  • Pendarah di hidung atau mimisan
  • Vertigo hampir setiap hari
  • Sensitif dan mudah marah terhadap hal-hal yang tidak disukai.


Menjelang bulan Ramadan, pertanyaan lain yang juga sering muncul mengenai penyakit ini adalah soal diperbolehkan atau tidak pengidapnya untuk berpuasa. Pada dasarnya, hampir semua penyakit tidak menghalangi orang untuk berpuasa. Bahkan, manfaat puasa untuk pengidap hipertensi sangatlah baik bagi kesehatan. Seperti apa manfaat puasa untuk pengidap hipertensi?

1.  Menstabilkan Tekanan Darah
Naiknya tekanan darah biasanya disebabkan pola makan yang tidak terkontrol, serta emosi yang diliputi rasa cemas. Saat puasa, tubuh akan mengurangi produksi hormon tertentu seperti hormon adrenalin yang menyebabkan naiknya tekanan darah. Maka itu,  berpuasa setidaknya bisa meminimalisir kebiasaan tersebut hingga tekanan darah kamu pun berangsur normal.

2.  Menurunkan Kadar Kolesterol
Selain menstabilkan tekanan darah, manfaat puasa untuk pengidap hipertensi juga sangat baik dalam menurunkan kadar kolesterol. Kolesterol yang tinggi yang menumpuk di pembuluh darah akan menyebabkan penumpukan endapan kolesterol, memperberat terjadinya kekakuan pembuluh darah yang berkaitan dengan hipertensi. Dr. Benjamin D. Horne, direktur kardiovaskular dan epidemiologi genetik di Intermountain Medical Center Heart Institute, Amerika Serikat menemukan fakta bahwa bila seseorang berpuasa secara teratur, dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti kadar gula darah, trigliserida, dan berat badan.

3.  Membuang Racun Tubuh
Selama berpuasa, tubuh secara otomatis akan mengeluarkan racun melalui keringat, urine, atau saat buang air besar. Dengan manfaat puasa untuk pengidap hipertensi ini, tubuh pengidap hipertensi pun menjadi lebih sehat daripada sebelumnya.

Di luar pengobatan secara medis, puasa memang telah terbukti menyehatkan tubuh pengidap hipertensi. Namun walau begitu, ada cara tersendiri dalam berpuasa agar manfaat baiknya tetap bisa kamu rasakan. Begini caranya:

1.  Berbuka dan sahur dengan menu sehat - Berbuka dan sahur dengan selalu menyertakan sayur dan buah-buahan. Jangan dulu mengonsumsi makanan bersantan, apalagi daging merah. Sebaiknya, gantilah dengan ikan atau ayam yang rendah kolesterol.

2.  Hindari makanan asin -  Pengidap hipertensi sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan mengandung kadar garam tinggi. Seperti ikan asin, makanan fermentasi, dan sebagainya.

3. 
 Hentikan kebiasaan minum kopi dan teh manis - Ketika sahur atau berbuka puasa, jangan  dulu minum kopi, atau teh terlalu manis.  Ganti dengan jus buah, atau jus sayuran.

4.
  Rutin olahraga – Olahraga bagi pengidap hipertensi juga dapat menghindari serangan stroke, serangan jantung, dan membuat jantung lebih sehat. Lakukan ini saat puasa, kenapa tidak?

Untuk mengetahui cara menjaga kesehatan tubuh lainnya selama berpuasa, cukup gunakan aplikasi Halodoc! Apapun keluhannya, Halodoc siap menghubungkan kamu dengan ribuan dokter yang telah standby 24/7 untuk menjawab segala bentuk pertanyaan lewat chat, voice call, atau video call yang pastinya GRATIS. Tunggu apa lagi? Download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.