• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mata Pegal saat WFH, Atasi dengan 6 Cara Ini

Mata Pegal saat WFH, Atasi dengan 6 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Aturan WFH hampir dua bulan diberlakukan, mengingat wabah virus corona hingga kini masih belum mereda. Kondisi ini masih terus berlangsung selama beberapa waktu ke depan, hingga waktu yang belum ditentukan. Meskipun banyak karyawan yang menikmati masa-masa WFH seperti sekarang ini, mata sering merasa pegal lantaran terlalu asik berlama-lama di depan laptop.

Baca juga: Peduli Mata Sehat, Ini Bedanya Mata Minus dan Mata Silinder

Bukan pegal saja, mata terkadang akan terasa kering, gatal, atau memerah karena terlalu lama menatap layar laptop. Jika kondisi tersebut terjadi, bagaimana langkah mengatasi mata pegal?

  • Atur Pencahayaan Ruangan

Langkah pertama dalam mengatasi mata pegal adalah dengan mengatur pencahayaan ruangan. Cahaya yang terlalu terang atau terlalu gelap menjadi salah satu faktor mata cepat pegal. Cahaya bisa berasal dari sinar matahari atau cahaya lampu. Jika terlalu terang, kamu akan lebih sering menyipitkan mata. Cara menyiasatinya adalah dengan menyesuaikan cahaya yang nyaman dengan kondisi matamu. Usahakan agar tidak terlalu gelap.

  • Atur Waktu Istirahat

WFH memang membuat seseorang menjadi tidak kenal waktu dalam bekerja. Padahal, bekerja terlalu lama di depan laptop bukan hanya membuat mata menjadi pegal, tapi juga pegal pada bagian leher dan bahu. Langkah mengatasi mata pegal selanjutnya adalah dengan mengatur waktu istirahat sekitar 5 menit di sela pekerjaan untuk mengistirahatkan mata. Beristirahat sejenak juga bisa meningkatkan produktivitas kerja dan fokus dalam mengerjakan pekerjaan.

  • Gunakan Kacamata

Mata pegal yang dibiarkan akan memicu ketegangan pada mata yang dapat berujung pada lesi mata atau katarak. Hal selanjutnya dalam mengatasi mata pegal adalah dengan menggunakan kacamata yang digunakan saat bekerja untuk membantu melihat layar laptop dengan jelas. Kacamata akan membantu melihat dengan nyaman terutama bagi kamu yang memiliki masalah pada mata, seperti minus atau silinder.

Baca juga: Sama-Sama Menyerang Mata, Ini Perbedaan Bintitan dan Kalazion 

  • Sering Berkedip

Sering berkedip menjadi langkah mengatasi mata pegal selanjutnya. Berkedip mampu membantu melembabkan mata dan menghindari gejala mata kering. Saat lupa berkedip kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah mata, seperti kering, gatal, serta penglihatan berfluktuasi. Untuk mencegah terjadinya masalah pada mata, dianjurkan untuk membiasakan berkedip sekitar 10-20 kali setiap menit.

  • Atur Jarak Mata dengan Laptop

Seseorang yang setiap hari berjam-jam menatap layar laptop akan lebih berisiko mengalami ketegangan mata. Untuk mencegah ketegangan pada mata yang berujung pada rusaknya mata, atur jarak mata dengan laptop sekitar 50 sentimeter. Jika laptop berukuran kecil, sesuaikan dengan jenis font dan ukurannya. Bukan hanya itu saja, pastikan untuk menyesuaikan layar dengan benar, sekitar 30 derajat setinggi mata.

Menyesuaikan layar dilakukan guna mengurangi stres mata, serta mencegah agar leher dan bahu tidak menekuk. Kondisi tersebut juga merupakan salah satu langkah guna mencegah pegal-pegal pada leher dan bahu.

  • Ubah Ukuran Font

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bukan hanya layar yang disesuaikan, ukuran font juga perlu disesuaikan. Ukuran font yang lebih besar cenderung akan mengurangi ketegangan mata saat bekerja. Jadi, langkah mengatasi mata pegal selanjutnya adalah menyesuaikan ukuran font, khususnya saat sedang membaca dokumen atau mengetik.

Jangan lupa untuk menyesuaikan warnanya. Kombinasi font berwarna hitam pada layar putih adalah kombinasi yang baik dalam memberikan kenyamanan saat bekerja.

Baca juga: Mata Enggak Fokus Bukan karena Kelelahan, Kenali Tanda Presbiopi

Segera diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc jika kamu mengalami masalah kesehatan saat WFH. Di tengah pandemi seperti sekarang ini, sebaiknya kamu tetap berada di rumah saja untuk berdiskusi dengan dokter untuk mencegah kamu dari berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Eye Strain.

Healthline. Diakses pada 2020. Steps for Computer Eyestrain Relief for People with Chronic Dry Eye.