• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Melahirkan, Sebaiknya Pilih Bidan atau Dokter Kandungan?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Melahirkan, Sebaiknya Pilih Bidan atau Dokter Kandungan?

Melahirkan, Sebaiknya Pilih Bidan atau Dokter Kandungan?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 27 Juni 2022

“Waktu melahirkan umumnya terjadi di antara minggu ke-37 sampai ke-42 kehamilan. Baik bidan atau dokter kandungan, pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan.”

Melahirkan, Sebaiknya Pilih Bidan atau Dokter Kandungan?Melahirkan, Sebaiknya Pilih Bidan atau Dokter Kandungan?

Halodoc, Jakarta – Pasangan suami istri akan disibukkan dengan banyak persiapan menjelang proses persalinan. Salah satunya adalah menentukan siapa yang akan menangani proses tersebut. Jika kamu masih bingung memilih antara bidan atau dokter kandungan, simak di bawah ini kondisi yang perlu dipertimbangkan.

Melahirkan dengan Bantuan Bidan

Kompetensi bidan sebagai penolong persalinan didapat setelah bidan menempuh pendidikan khusus di sekolah kebidanan. Setelah lulus, bidan akan mendapat Surat Izin Kerja Bidan (SKIB) dan Surat Izin Praktik Bidan (SIPB). Dengan kompetensi ini, bidan dapat melakukan tindakan termasuk:

  • Asuhan dan konseling selama kehamilan.
  • Asuhan selama persalinan dan kelahiran.
  • Asuhan pada ibu nifas dan menyusui.
  • Asuhan pada bayi baru lahir.
  • Asuhan pada bayi dan balita.

Salah satu keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari bidan adalah proses persalinan yang lebih mudah. Kamu bisa melakukannya di rumah sendiri. Namun, persalinan oleh bidan hanya bisa dilakukan jika janin berada dalam kondisi sehat dan kehamilan tidak berisiko. 

Jika di tengah perjalanan ditemukan komplikasi berupa hipertensi, penyakit jantung, diabetes dan riwayat kesehatan kronis lainnya, bidan akan menyarankan melakukan persalinan di dokter kandungan. Kondisi demikian membutuhkan prosedur penanganan lebih lanjut melalui operasi caesar.

Melahirkan dengan Dokter Kandungan

Dokter kandungan adalah ahli yang dikhususkan untuk menangani kehamilan dan persalinan. Gelar ini didapat setelah dokter menyelesaikan pendidikan spesialis kedokteran pada bidang kehamilan, proses persalinan dan sistem reproduksi wanita. Dengan spesialisasi ini, dokter dapat melakukan tindakan termasuk:

  • Memberikan informasi penting tentang kondisi ibu dan janin selama kehamilan.
  • Pemeriksaan kehamilan termasuk melakukan USG.
  • Membantu mengatasi keluhan kehamilan termasuk morning sickness.
  • Membantu jalannya proses persalinan.
  • Menjelaskan tentang rencana proses persalinan, pemulihan dan pemantauan kondisi ibu dan bayi pasca melahirkan.

Selain itu, dokter kandungan juga memiliki keahlian untuk melakukan teknik bantuan persalinan termasuk episiotomi, forceps dan vakum. Dokter juga berwenang dalam memberikan anestesi epidural atau obat untuk mengatasi nyeri persalinan. 

Jika memiliki komplikasi atau masalah kehamilan, sebaiknya kamu memilih untuk melahirkan di dokter kandungan. Ibu hamil dengan komplikasi atau masalah kehamilan membutuhkan penanganan khusus dengan manajemen medis untuk meminimalkan risiko pada ibu dan janin. 

Ibu hamil dengan kondisi berisiko tinggi akan ditangani oleh spesialis Maternal-Fetal Medicine (MFM). Mereka adalah ahli yang memiliki spesialisasi dalam kehamilan berisiko tinggi.

Jadi, Melahirkan di Bidan atau Dokter Kandungan?

Jawabannya tergantung pada kebutuhan, kondisi kehamilan dan kenyamanan ibu hamil. Selama kehamilan dan persalinan tidak berisiko, kamu bisa melakukan persalinan di bidan. Pertimbangkan jarak atau lokasi tempat bersalin demi kemudahan dan kenyamanan akses persalinan, ya.

Agar kehamilan berjalan lancar hingga waktu persalinan tiba, kamu bisa menunjang kesehatan janin dengan mengonsumsi vitamin yang dibutuhkan. Download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut. Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kehamilan, silakan download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Midwife vs. OB-GYN: Who’s Right for You?
Health Partners. Diakses pada 2021. Midwife vs. OB-GYN: What the differences are and how to choose after finding out you’re pregnant.