Menarche (Haid Pertama Remaja): Ciri dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Menarche atau haid pertama adalah tanda awal pubertas pada remaja perempuan yang penting dikenali agar bisa memahami perubahan tubuh dengan baik.

DAFTAR ISI
- Ciri-Ciri Menarche
- Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menarche
- Usia Ideal Menarche dan Faktor yang Mempengaruhinya
- Persiapan Menghadapi Menarche: Apa yang Perlu Dilakukan?
- Mitos dan Fakta Seputar Menarche yang Perlu Diluruskan
- Kapan Harus ke Dokter? Masalah Menstruasi yang Perlu Diwaspadai
- Hubungi Dokter Obgyn di Halodoc untuk Atasi Gangguan Menstruasi
Menarche atau yang sering disebut sebagai menstruasi atau haid pertama, adalah momen penting dalam kehidupan seorang perempuan.
Proses ini tidak hanya menandai perubahan fisik dalam tubuh, tetapi juga menandakan awal dari sebuah fase baru dalam kehidupan mereka.
Namun, seringkali kebanyakan remaja perempuan tidak sepenuhnya memahami atau siap menghadapinya ketika momen tersebut tiba.
Menarche merupakan tonggak penting yang menandai awal masa subur, mendapatkan menstruasi secara fisik berarti mampu untuk hamil dan memiliki bayi kecuali memiliki kondisi kesehatan yang mencegahnya.
Ciri-Ciri Menarche
Beberapa orang mengalami haid pertama tanpa adanya peringatan sebelumnya.
Namun, perubahan fisik seorang gadis remaja yang akan mengalami menarche dapat terlihat seiring berjalannya waktu.
Sementara itu, ada juga yang mungkin mengalami premenstrual syndrome (PMS) dalam beberapa hari menjelang haid mereka.
Hal ini bisa menjadi pengalaman yang sangat berbeda bagi setiap individu, dengan beberapa mungkin merasa tidak ada tanda-tanda yang jelas sebelum haid mereka dimulai.
1. Perubahan fisik
Sebelum mengalami menarche, kamu mungkin akan mengamati adanya perubahan-perubahan berikut pada tubuhmu:
- Pertumbuhan payudara. Kamu mungkin melihat pertumbuhan dan perubahan bentuk pada payudaramu sebagai bagian dari perkembangan tubuh menuju kedewasaan.
- Pelebaran pinggul. Seiring dengan perubahan hormonal yang terjadi selama masa pubertas, pinggulmu mungkin akan menjadi lebih lebar dalam persiapan untuk kemungkinan kehamilan di masa depan.
- Kulit berminyak dan berjerawat. Perubahan hormon dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak oleh kelenjar sebaceous, yang dapat menyebabkan kulit menjadi lebih berminyak dan berpotensi memicu jerawat.
- Pertumbuhan rambut di ketiak. Kamu mungkin akan menyadari pertumbuhan rambut di daerah ketiak sebagai bagian dari perkembangan tubuh yang normal selama masa pubertas.
- Pertumbuhan rambut kemaluan. Selain pertumbuhan rambut di ketiak, kamu juga mungkin akan melihat pertumbuhan rambut di area kemaluan sebagai tanda pubertas.
Meskipun tubuhmu mungkin akan terus berkembang setelah mengalami menarche, sebagian besar perubahan yang disebabkan oleh pubertas akan terjadi sebelum kamu mendapatkan menstruasi pertama.
Kamu juga perlu tahu Olahraga Secara Teratur Bisa Membuat Menstruasi Lancar.
2. Premenstrual Syndrome (PMS)
Sementara yang lain mungkin merasa gejala PMS seperti perubahan mood, ketegangan payudara, atau perubahan nafsu makan, yang bisa mempengaruhi keadaan fisik dan emosional mereka sebelum periode menstruasi dimulai.
Menjelang haid pertama, kamu mungkin akan merasakan gejala PMS seperti berikut ini:
- Kram (nyeri atau pegal di perut, punggung, atau kaki).
- Kembung (perut terasa penuh atau bengkak).
- Payudara (dada) terasa nyeri.
- Breakout (jerawat/jerawat kambuh).
- Perubahan suasana hati.
- Kelelahan yang berlebih.
Gejala-gejala di atas adalah bagian alami dari proses menstruasi yang dialami oleh banyak wanita.
Ini termasuk hal yang umum dan normal, sehingga tidak perlu merasa cemas atau takut ketika menghadapi menstruasi atau haid pertama.
Mengetahui bahwa gejala-gejala ini merupakan bagian dari siklus alami tubuh dapat memberikan pemahaman yang lebih baik untuk menghadapi periode menstruasi pertama kamu.
Untuk pengalaman pertama kamu, kamu perlu Catat, Ini 5 Cara Menghilangkan Nyeri Menstruasi.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menarche
Selama menstruasi, kamu mungkin melihat darah berwarna merah atau cokelat di pakaian dalam atau di toilet setelah menggunakan kamar mandi.
Haid mungkin akan terdiri dari pendarahan sangat sedikit sehingga hanya akan terlihat beberapa titik sebelum haid pertama kamu berakhir.
Atau pendarahan pada haid mungkin akan dimulai secara ringan, menjadi lebih berat, dan kemudian menjadi ringan lagi sebelum berakhir.
Dalam masa menstruasi, kamu dapat menggunakan beberapa jenis produk untuk menahan darah haid seperti:
1. Pembalut
Produk ini disarankan bagi gadis remaja yang baru merasakan haid pertama.
Selain harganya yang murah dan mudah didapat, menggunakan pembalut dapat menampung darah menstruasi yang lebih berat (pendarahan lebih banyak). Ganti pembalut setiap empat hingga delapan jam.
2. Tampon
Tampon menyerap darah dari vagina sebelum meninggalkan tubuh.
Di Indonesia sendiri, penggunaan tampon memang kurang umum dibandingkan dengan penggunaan pembalut karena produk ini masih sulit dicari dan kurang diminati karena cara pemasangannya yang sedikit beresiko.
3. Menstrual Cup
Menstrual cup seringkali disebut ramah lingkungan karena bisa dicuci dan digunakan kembali.
Kebanyakan menstrual cup dapat menampung lebih banyak darah dibandingkan tampon biasa.
Produk ini sudah mulai lazim digunakan, meskipun belum disarankan untuk pengalaman haid pertama kamu.
Setelah mengalami haid pertama, kamu bisa mulai memperhatikan siklus menstruasi di kalender sehingga kamu bisa bersiap untuk menghadapi menstruasi selanjutnya.
Kamu alami nyeri haid? Ini 5 Rekomendasi Obat Pereda Nyeri Haid yang Ampuh.
Usia Ideal Menarche dan Faktor yang Mempengaruhinya
Usia menarche bervariasi pada setiap perempuan, tetapi umumnya terjadi antara usia 10 hingga 16 tahun. Menurut WHO, usia rata-rata menarche adalah 12 tahun. Beberapa faktor dapat memengaruhi usia menarche, termasuk:
- Genetik: Riwayat keluarga dapat memengaruhi usia menarche. Jika ibu atau saudara perempuan mengalami menarche pada usia tertentu, kemungkinan besar anak perempuan juga akan mengalami hal yang sama.
- Nutrisi: Gizi yang baik penting untuk perkembangan tubuh dan dapat memengaruhi usia menarche. Kekurangan gizi dapat menunda menarche.
- Berat badan: Perempuan dengan berat badan yang cukup biasanya mengalami menarche lebih awal dibandingkan perempuan dengan berat badan kurang.
- Aktivitas fisik: Aktivitas fisik yang berlebihan dapat menunda menarche.
Persiapan Menghadapi Menarche: Apa yang Perlu Dilakukan?
Menarche adalah fase penting dalam kehidupan seorang perempuan. Persiapan yang baik dapat membantu remaja perempuan untuk menghadapi menarche dengan lebih percaya diri dan nyaman.
Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan menarche meliputi:
- Edukasi: Pelajari tentang menarche, siklus menstruasi, dan cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi.
- Siapkan perlengkapan: Sediakan pembalut atau menstrual cup, celana dalam yang nyaman, dan perlengkapan mandi yang diperlukan.
- Berbicara dengan orang tua atau orang dewasa yang dipercaya: Jangan ragu untuk bertanya atau berbagi kekhawatiran dengan orang tua, saudara perempuan, atau guru.
- Jaga kesehatan: Konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan olahraga teratur.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyarankan agar remaja perempuan mendapatkan informasi yang benar dan akurat mengenai kesehatan reproduksi, termasuk menarche, untuk mencegah kebingungan dan kecemasan.
Kamu perlu cari tahu juga, Ini Perbedaan Siklus Menstruasi yang Normal dan Tidak.
Mitos dan Fakta Seputar Menarche yang Perlu Diluruskan
Ada banyak mitos yang beredar seputar menarche. Penting untuk membedakan antara mitos dan fakta agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kecemasan.
Beberapa mitos yang umum beredar meliputi:
- Mitos: Setelah menarche, seorang perempuan tidak akan bisa tumbuh tinggi lagi.
- Fakta: Tinggi badan masih bisa bertambah setelah menarche, meskipun pertumbuhannya akan melambat.
- Mitos: Perempuan yang mengalami menarche lebih awal lebih subur.
- Fakta: Usia menarche tidak memengaruhi tingkat kesuburan.
Kapan Harus ke Dokter? Masalah Menstruasi yang Perlu Diwaspadai
Meskipun menarche adalah proses alami, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Segera konsultasikan dengan dokter jika:
- Tidak mengalami menarche hingga usia 16 tahun.
- Siklus menstruasi tidak teratur setelah beberapa tahun mengalami menarche.
- Mengalami nyeri haid yang sangat parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari (dismenore).
- Mengalami perdarahan yang sangat banyak (menorrhagia).
Pemeriksaan medis dapat membantu mendiagnosis dan mengatasi masalah menstruasi yang mungkin timbul.
Hubungi Dokter Obgyn di Halodoc untuk Atasi Gangguan Menstruasi
Untuk pengalaman awal haid, merupakan hal yang normal jika siklus menstruasi akan berjalan kurang lancar.
Namun, apabila siklus menstruasi tidak lancar secara terus- menerus hingga menahun, mungkin kamu perlu menghubungi dokter tepercaya.
Kamu dapat menghubungi dokter spesialis obstetri dan ginekologi melalui layanan kesehatan online Halodoc yang tersedia 24 jam.
Dokter tersebut tersedia di Halodoc selama 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan saja dan dimana saja.
Namun, apabila dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tetap bisa melakukan konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.
Jangan khawatir, privasi kamu juga pasti aman dan terjaga di Halodoc.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


