Kode ICD 10 Syok Hipovolemik dan Penjelasan Lengkap

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Pemulihan dan Pencegahan Dehidrasi
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Referensi
- FAQ
Syok hipovolemik adalah kondisi medis gawat darurat yang terjadi ketika tubuh kehilangan lebih dari 20 persen (seperlima) pasokan darah atau cairan tubuh. Kehilangan cairan yang sangat masif ini membuat jantung tidak mampu memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, organ-organ vital dapat mengalami kegagalan fungsi karena kekurangan pasokan oksigen dan nutrisi. Dalam dunia medis dan sistem klasifikasi penyakit internasional, pengkodean icd 10 syok hipovolemik tercatat dengan kode R57.1.
Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah perdarahan hebat, baik internal maupun eksternal, seperti akibat kecelakaan, luka trauma, atau komplikasi kehamilan. Selain perdarahan, syok hipovolemik juga bisa dipicu oleh hilangnya cairan tubuh dalam jumlah besar secara cepat. Kondisi seperti diare parah, muntah terus-menerus, luka bakar luas, hingga keringat berlebih tanpa asupan cairan yang memadai bisa berujung pada penurunan volume darah yang drastis.
Mengenali gejala awal sangatlah krusial untuk menyelamatkan nyawa pasien. Beberapa tanda yang sering muncul antara lain kulit pucat dan terasa dingin, denyut nadi yang cepat namun lemah, pernapasan yang cepat dan dangkal, kebingungan, hingga penurunan kesadaran. Mengetahui kode diagnosis seperti icd 10 syok hipovolemik (R57.1) sangat membantu tenaga medis dalam mempercepat proses klaim asuransi dan penentuan protokol perawatan di rumah sakit.
Perlu dipahami bahwa syok hipovolemik tidak dapat ditangani sendiri di rumah dan mutlak membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit (seperti transfusi darah atau infus cairan intravena). Namun, mencegah dehidrasi parah atau membantu pemulihan pasca-perawatan adalah hal yang bisa kamu lakukan. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang berguna untuk mencegah hilangnya cairan tubuh secara ekstrem dan mendukung pemulihan.
Rekomendasi Produk Pemulihan dan Pencegahan Dehidrasi
Produk-produk berikut ini direkomendasikan untuk mencegah dehidrasi berlebih yang dapat memicu syok, serta suplemen untuk memulihkan kondisi darah pasca penanganan medis. Pastikan penggunaannya disesuaikan dengan anjuran dokter.
1. Oralit 200 mg 100 Sachet
Oralit adalah bubuk yang mengandung senyawa elektrolit esensial seperti Natrium Klorida, Kalium Klorida, Trisodium Sitrat Dihidrat, dan Glukosa Anhidrat. Cara kerjanya adalah dengan mengganti cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat diare, muntah, atau keringat berlebih. Oralit sangat penting sebagai pertolongan pertama untuk mencegah dehidrasi ringan berkembang menjadi dehidrasi berat yang bisa memicu syok hipovolemik.
Dosis umum untuk orang dewasa yang mengalami diare adalah 1-2 gelas larutan oralit setiap kali buang air besar cair. Bubuk ini harus dilarutkan ke dalam air matang sesuai takaran pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit 200 mg 100 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Sangobion 10 Kapsul
Sangobion adalah suplemen zat besi dan vitamin pembentuk darah yang mengandung Ferrous Gluconate, Vitamin C, Folic Acid, Vitamin B12, Copper Sulfate, dan Manganese Sulfate. Suplemen ini bermanfaat untuk memulihkan kadar hemoglobin dalam darah, sangat cocok digunakan pada masa pemulihan setelah seseorang mengalami perdarahan, anemia, atau pasca rawat inap akibat syok hipovolemik yang berhubungan dengan kehilangan darah.
Dosis umum untuk dewasa adalah 1 kapsul sehari yang dikonsumsi pada waktu makan atau sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Tanda dan Faktor Pemicu Dehidrasi Berat
- Muntah dan diare yang berlangsung lebih dari 24 jam tanpa asupan cairan yang masuk.
- Luka bakar derajat tinggi yang menyebabkan penguapan cairan tubuh secara masif dari area kulit yang rusak.
- Keringat berlebih akibat cuaca panas ekstrem tanpa diimbangi minum air, terutama saat aktivitas fisik berat.
- Perdarahan akut dari saluran cerna (seperti tukak lambung berdarah) yang sering tidak disadari hingga penderita lemas.
3. Ringer Laktat (RL) Infus 500 ml
Ringer Laktat adalah cairan infus kristaloid yang secara komposisi mirip dengan plasma darah manusia. Cairan ini mengandung natrium, klorida, kalium, kalsium, dan laktat. Ringer Laktat adalah cairan resusitasi garis depan yang digunakan di unit gawat darurat untuk pasien yang mengalami syok hipovolemik. Cairan ini bekerja dengan cepat mengisi kembali volume pembuluh darah yang kosong (intravaskular) untuk menjaga tekanan darah dan aliran oksigen ke organ vital.
Dosis dan kecepatan aliran infus sepenuhnya ditentukan oleh dokter berdasarkan tingkat keparahan syok dan berat badan pasien. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter dan diaplikasikan oleh tenaga medis profesional di fasilitas kesehatan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ringer Laktat (RL) Infus 500 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Syok hipovolemik adalah kondisi medis yang mengancam nyawa. Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami gejala seperti pucat, berkeringat dingin, napas cepat dan dangkal, serta denyut nadi yang lemah setelah mengalami perdarahan hebat atau diare parah, segera hubungi ambulans atau kunjungi IGD terdekat. Untuk penanganan lanjutan serta pemantauan kondisi organ pasca pemulihan dari syok, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.
Studi Terkait
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Emergency Medicine and Critical Care pada awal tahun 2026 menyoroti pentingnya kecepatan intervensi pada kasus trauma perdarahan. Studi tersebut menyimpulkan bahwa pasien dengan indikasi syok hipovolemik (R57.1) yang menerima resusitasi cairan kristaloid seimbang dalam waktu kurang dari 30 menit setelah tiba di rumah sakit memiliki tingkat kelangsungan hidup 40% lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengalami penundaan.
Selain itu, publikasi dari Global Trauma Registry (2026) menekankan perlunya integrasi yang lebih baik antara sistem pengkodean medis di IGD dengan kesiapan pasokan kantong darah (massive transfusion protocol). Pencatatan kode ICD 10 syok hipovolemik yang akurat pada jam pertama penanganan terbukti mempercepat mobilisasi sumber daya rumah sakit, menurunkan risiko kegagalan multi-organ secara signifikan.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis!
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi
- PubMed. Diakses pada 2024. Hypovolemic Shock: Pathophysiology and Management.
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Hypovolemic Shock – Symptoms and Causes.
- World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Clinical Management of Severe Dehydration and Shock.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Diakses pada 2024. Pedoman Tata Laksana Kegawatdaruratan Medis dan Resusitasi Cairan.
FAQ
1. Apa perbedaan syok hipovolemik dengan jenis syok lainnya?
Syok hipovolemik secara spesifik disebabkan oleh hilangnya volume cairan atau darah dalam jumlah besar (seperti perdarahan atau dehidrasi berat). Sementara syok kardiogenik disebabkan oleh masalah jantung, dan syok anafilaktik disebabkan oleh reaksi alergi yang parah.
2. Apakah minum banyak air putih cukup untuk mengatasi dehidrasi penyebab syok?
Jika dehidrasi sudah masuk tahap berat, air putih saja tidak cukup karena tubuh juga kehilangan elektrolit penting (seperti natrium dan kalium). Pada kondisi ini, larutan oralit atau bahkan infus intravena sangat diperlukan untuk mengembalikan keseimbangan cairan tubuh.
3. Pertolongan pertama apa yang bisa dilakukan saat menunggu ambulans?
Baringkan penderita di tempat yang aman dan angkat kakinya sekitar 30 sentimeter lebih tinggi dari kepala untuk membantu aliran darah kembali ke jantung dan otak. Jaga agar penderita tetap hangat dengan selimut, dan jangan berikan minuman jika penderita tidak sadar karena berisiko tersedak.
4. Apa saja komplikasi yang bisa terjadi akibat syok hipovolemik?
Jika tidak segera ditangani, syok hipovolemik dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ ginjal, otak, dan organ vital lainnya karena kekurangan oksigen. Pada kasus yang sangat parah, kondisi ini dapat berujung pada gagal organ ganda hingga kematian.








