Ad Placeholder Image

Mengenal Lebih Dekat Kepribadian Kucing Siam

8 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Agustus 2021

Kucing siam ternyata juga dikenal sebagai kucing yang galak, cerdas, cerewet, akan tetapi sangat penyayang.

Mengenal Lebih Dekat Kepribadian Kucing SiamMengenal Lebih Dekat Kepribadian Kucing Siam

DAFTAR ISI


Kucing siam menjadi salah satu jenis kucing favorit untuk dijadikan hewan peliharaan. Bagaimana tidak, kucing ini dikenal memiliki penampilan yang cantik, dengan warna dan pola pada bulu tubuh yang khas.

Selain itu, kucing ini juga memiliki mata berwarna biru yang menambah kecantikannya dan membuat siapa saja merasa gemas. 

Namun tahukah kamu, di balik kecantikannya ternyata jenis kucing ini terkenal galak. Kucing siam juga disebut bisa mengeluarkan suara atau mengeong dengan sangat keras.

Meski begitu, masih ada banyak alasan untuk menjadikan hewan ini sebagai sahabat di rumah. Biar lebih jelas, mari mengenal lebih dekat kepribadian kucing siam melalui artikel ini! 

Baca juga: Ketahui 5 Jenis Kucing yang Paling Bersahabat

Kucing Siam dan Hal yang Perlu Diketahui 

Setiap hewan peliharaan memiliki keunikan tersendiri, termasuk kucing siam. Secara umum, jenis kucing ini terkenal galak dan tempramen.

Katanya, hal tersebut disebabkan oleh faktor genetika. Kucing siam memiliki kelainan mata yang bisa memengaruhi kemampuan melihat dan perilakunya.

Ada kondisi di mana kucing ini mengalami nistagmus, yaitu gerakan mata yang cepat baik ke atas, bawah, dan samping.

Kondisi ini yang diduga bisa membuat kucing mudah mengalami frustasi dan menjadi lebih temperamen. Kucing ini juga dikenal sebagai kucing yang cerewet.

Kucing siam sering mengeluarkan suara atau mengeong, sehingga mungkin tidak cocok bagi kamu yang memilih untuk membangun suasana tenang di rumah.

Saat sedang marah atau takut, kucing ini cenderung mengeluarkan suara yang kencang dan nyaring. 

Namun jangan khawatir, kucing ini juga dikenal penyayang. Jika dilatih dan diperlakukan dengan baik, jenis kucing ini bisa menjadi teman terbaik dan memberi sederet manfaat sehat dari memelihara hewan.

Kamu bisa menghabiskan waktu dengan bermain bersama, melatih kucing, atau sekadar berjalan-jalan.

Selain baik untuk membangun kedekatan dengan hewan peliharaan, hal ini juga bisa membantu mengalihkan energi kucing siam agar tidak terlalu berisik. 

Selain cantik dan galak, jenis kucing ini juga disebut memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Kucing siam disebut bisa dilatih untuk melakukan banyak hal, termasuk hal-hal yang tidak biasa. Pada dasarnya, kucing ini memiliki sifat yang manja dan ingin selalu diperhatikan.

Kucing ini senang dipeluk, disentuh, dan meringkuk di pangkuan pemiliknya. Menggemaskan, bukan? Bagaimana, sudah mulai tertarik untuk memelihara kucing siam? 

Baca juga: Manfaat Kesehatan Memiliki Hewan Peliharaan

Berapa Harga Kucing Siamese di Indonesia? Memahami Variasi dan Faktor Penentu

Harga kucing Siamese (Siam / Siamese cat) di Indonesia sangat bervariasi.

Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia, apakah masih anakan (kitten) atau sudah dewasa, tingkat kemurnian ras (pure breed atau mix/campuran), serta kelengkapan dokumen seperti sertifikat vaksin dan pedigree.

Memahami kisaran harga ini dapat membantu calon pemilik membuat estimasi dan persiapan finansial yang tepat.

Berikut adalah gambaran kisaran harga kucing Siam yang umum ditemui di pasaran saat ini, berdasarkan data dari berbagai sumber tepercaya:

Kisaran Harga Anakan (Kitten)

  • Untuk kitten Siamese usia sekitar 1–3 bulan, terutama yang bertipe lokal atau hasil persilangan (mix), harganya berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 900.000. Kucing-kucing ini umumnya lebih terjangkau dan sering ditemukan di pasar hewan atau iklan daring lokal.
  • Beberapa iklan online menunjukkan bahwa kitten Siamese mix bahkan dapat dijual mulai dari ± Rp 500.000. Ini memberikan pilihan yang lebih ekonomis bagi mereka yang ingin memelihara kucing Siam tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk ras murni.

Kisaran Harga Dewasa / Ras Lebih Murni

  • Kucing Siamese betina dewasa dengan warna spesifik seperti seal point dapat memiliki harga sekitar ± Rp 1.600.000. Kucing dewasa seringkali sudah divaksinasi dan memiliki temperamen yang lebih stabil.
  • Sementara itu, kucing Siamese jantan atau varian warna tertentu yang lebih langka, seperti blue point atau chocolate point, dapat mencapai harga ± Rp 2.300.000. Harga ini mencerminkan kualitas ras dan keunikan fisik.
  • Varian warna atau kualitas yang lebih jarang, misalnya lilac point atau kucing dengan garis keturunan juara, harganya bisa mencapai ± Rp 5 juta atau lebih. Kelangkaan dan keindahan warna menjadi faktor penentu harga yang signifikan.

Harga Ras Murni Berkualitas / Breeder Profesional

  • Untuk kucing Siamese ras murni dengan pedigree (silsilah) lengkap atau berasal dari breeder profesional yang terdaftar, harganya bisa jauh lebih tinggi. Breeder profesional umumnya menjamin kesehatan dan kemurnian ras kucing mereka.
  • Di beberapa tempat, terutama untuk kitten murni dengan silsilah jelas dan sertifikat kesehatan lengkap, harga listing dapat mencapai sekitar Rp 7.000.000 atau lebih. Investasi ini sebanding dengan jaminan kualitas genetik dan kesehatan yang diberikan oleh breeder tepercaya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Kucing Siamese

Selain kategori usia dan kemurnian ras, beberapa faktor lain turut memengaruhi harga jual kucing Siamese:

  • Usia dan Kesehatan: Kitten umumnya lebih murah dibanding kucing dewasa yang sudah divaksin lengkap dan steril. Kucing dengan riwayat kesehatan yang baik dan bebas penyakit akan memiliki nilai lebih.
  • Silsilah (Pedigree): Kucing dengan pedigree yang jelas menunjukkan kemurnian ras dan garis keturunan yang terdaftar, sehingga harganya lebih tinggi.
  • Vaksinasi dan Sterilisasi: Kucing yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan/atau sudah disteril/kastrasi biasanya lebih mahal karena biaya perawatan awal tersebut telah ditanggung penjual. Sterilisasi adalah prosedur pengangkatan organ reproduksi untuk mencegah kehamilan dan beberapa masalah kesehatan.
  • Warna dan Pola Bulu: Beberapa varian warna seperti lilac point atau red point lebih langka dan diminati, sehingga harganya bisa lebih tinggi.
  • Reputasi Breeder/Penjual: Breeder profesional yang terpercaya dengan reputasi baik dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan kucingnya cenderung memiliki harga yang lebih tinggi, namun memberikan jaminan kualitas.
  • Lokasi Geografis: Harga bisa bervariasi antar kota atau provinsi di Indonesia, tergantung pada ketersediaan dan permintaan lokal.

Catatan: Harga ini bersifat perkiraan dan bisa berbeda tergantung lokasi, reputasi penjual/breeder, sertifikat kesehatan/pedigree, vaksin yang sudah dilakukan, serta kondisi kesehatan kucing.

Selalu disarankan untuk melihat langsung kondisi kucing dan memeriksa kesehatan serta vaksinasi sebelum membeli.

Untuk mendapatkan kucing yang sehat dan terhindar dari penyakit menular, pastikan penjual memberikan riwayat kesehatan lengkap.

Lebih dari Sekadar Harga Beli: Biaya Pemeliharaan Kucing Siamese

Harga beli hanyalah awal dari investasi dalam memelihara kucing Siam. Calon pemilik perlu mempertimbangkan biaya jangka panjang yang akan dikeluarkan.

Komitmen finansial ini meliputi biaya awal setelah adopsi dan biaya rutin bulanan atau tahunan.

Biaya Awal Setelah Adopsi

Setelah membeli kucing Siam, ada beberapa perlengkapan dasar yang perlu disiapkan:

  • Kandang atau Carrier: Penting untuk transportasi dan keamanan awal, sekitar Rp 150.000 – Rp 500.000.
  • Tempat Makan dan Minum: Sekitar Rp 50.000 – Rp 150.000.
  • Litter Box dan Pasir Kucing: Litter box mulai dari Rp 100.000, pasir kucing sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000 per karung.
  • Mainan Kucing: Untuk stimulasi mental dan fisik, mulai dari Rp 30.000.
  • Sikat/Sisir Grooming: Kucing Siam memiliki bulu pendek, tetapi perawatan rutin tetap diperlukan, sekitar Rp 50.000 – Rp 150.000.

Biaya Rutin dan Jangka Panjang

Biaya ini merupakan pengeluaran berkelanjutan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan kucing:

  • Makanan Kucing Berkualitas: Rata-rata Rp 150.000 – Rp 400.000 per bulan, tergantung merek dan jenis pakan (kering/basah). Makanan berkualitas esensial untuk nutrisi optimal dan mencegah masalah kesehatan.
  • Pasir Kucing: Sekitar Rp 50.000 – Rp 150.000 per bulan, tergantung frekuensi penggantian dan jenis pasir.
  • Vaksinasi Rutin: Booster tahunan diperlukan untuk menjaga imunitas kucing dari penyakit menular, biaya sekitar Rp 150.000 – Rp 300.000 per dosis per tahun.
  • Pemeriksaan Kesehatan Tahunan: Kontrol rutin ke dokter hewan penting untuk deteksi dini masalah kesehatan dan pencegahan, sekitar Rp 100.000 – Rp 250.000 (belum termasuk obat atau tes lanjutan).
  • Obat Cacing dan Kutu: Pemberian rutin setiap beberapa bulan untuk menjaga kesehatan pencernaan dan kulit, sekitar Rp 50.000 – Rp 150.000 per dosis.
  • Sterilisasi/Kastrasi (Opsional): Untuk mengontrol populasi dan mencegah penyakit tertentu (misalnya infeksi rahim pada betina atau masalah prostat pada jantan), biaya sekitar Rp 500.000 – Rp 1.500.000 (satu kali).
  • Biaya Darurat Medis: Ini adalah pengeluaran tak terduga yang bisa sangat tinggi. Oleh karena itu, memiliki dana darurat atau asuransi hewan peliharaan (jika tersedia) sangat disarankan.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, menjaga kebersihan dan kesehatan hewan peliharaan adalah bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah penularan penyakit zoonosis (penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia).

Pemilik yang bertanggung jawab akan memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi lengkap dan pemeriksaan kesehatan rutin untuk melindungi kesehatan hewan, keluarga, dan komunitas.

Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi

Seperti makhluk hidup lain pada umumnya, kucing ini juga rentan terserang gangguan kesehatan. Secara umum, kucing ini dikenal cukup sehat dan bisa hidup hingga berusia 15 tahun.

Namun pada kondisi tertentu, ada risiko penyakit yang bisa menyerang kucing siam, terutama masalah pada kesehatan gigi dan mulut serta pernapasan.

Kebanyakan dari penyakit yang muncul merupakan penyakit keturunan atau terjadi karena faktor genetik. 

Kucing ini juga bisa mengalami hairballatau terbentuknya bola bulu yang tertelan kemudian menyumbat pencernaan kucing.

Selain itu, jika kebersihan giginya tidak dirawat dengan baik, sejumlah penyakit gigi bisa menyerang.

Menerapkan pola makan dan aktivitas yang tidak sehat juga bisa menyebabkan kucing siam mengembangkan penyakit batu ginjal. 

Baca juga: Bisakah Alergi Makanan Buat Kucing Jadi Agresif?

Maka dari itu, salah satu cara mencegahnya adalah dengan memberikan makanan yang sehat dan bernutrisi. Biar lebih mudah, kamu bisa membeli makanan khusus dan vitamin untuk hewan peliharaan di aplikasi Halodoc.

Dengan layanan antar, kebutuhan kesehatan hewan akan diantar segera. Ayo, download Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
Hill’s Pet. Diakses pada 2026. Siamese Cat Information and Personality Traits. 
Siamese of Day. Diakses pada 2026. Siamese Cats – Breed Temperament & Health.

FAQ

1. Apa itu kucing Siamese?

Kucing Siamese adalah ras kucing berbulu pendek yang berasal dari Thailand (dulunya Siam).

Dikenal dengan mata biru safir, tubuh ramping, dan titik warna (point) gelap di telinga, wajah, kaki, dan ekor. Kucing ini sangat cerdas, vokal, dan interaktif dengan pemiliknya.

2. Berapa rata-rata biaya memelihara kucing Siamese per bulan?

Rata-rata biaya bulanan untuk memelihara kucing Siamese di Indonesia bisa berkisar antara Rp 250.000 hingga Rp 600.000 atau lebih.

Ini tergantung pada jenis makanan, merek pasir kucing, dan kebutuhan tambahan seperti camilan atau mainan.

Biaya ini belum termasuk pengeluaran tak terduga seperti kunjungan darurat ke dokter hewan atau perawatan medis khusus.

3. Mengapa harga kucing Siamese bisa sangat bervariasi?

Variasi harga dipengaruhi oleh usia (kitten vs. dewasa), kemurnian ras (pure breed vs. mix), ada tidaknya pedigree dan sertifikat kesehatan, riwayat vaksinasi, reputasi breeder, serta kelangkaan varian warna tertentu.

Kucing dengan silsilah jelas dari breeder terpercaya dan sudah divaksinasi lengkap umumnya memiliki harga yang lebih tinggi karena jaminan kualitas dan kesehatan.

4. Apakah kucing Siamese cocok untuk pemula?

Kucing Siamese bisa cocok untuk pemula yang siap berkomitmen dan memiliki waktu untuk berinteraksi intensif.

Mereka membutuhkan banyak perhatian, stimulasi mental, dan sosialisasi agar tidak mudah stres.

Jika pemula siap dengan kebutuhan sosial kucing Siam yang tinggi dan dapat menyediakan lingkungan yang kaya stimulasi, maka kucing ini bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.