Advertisement

Mengenal VES Lebih Dekat, Definisi Fungsi dan Contoh

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   22 Agustus 2025

VES bisa menyebabkan gangguan pada irama jantung yang normal.

Mengenal VES Lebih Dekat, Definisi Fungsi dan ContohMengenal VES Lebih Dekat, Definisi Fungsi dan Contoh

DAFTAR ISI

  1. Penyebab VES
  2. Gejala VES
  3. Diagnosis VES
  4. Penanganan VES
  5. Komplikasi VES
  6. Pencegahan VES
  7. Kapan Harus ke Dokter?

VES atau Ventricular Ectopic Beats (denyut ektopik ventrikel), juga dikenal sebagai Premature Ventricular Contractions (PVCs), adalah denyut jantung tambahan yang dimulai di ventrikel (bilik bawah jantung).

Kondisi ini menyebabkan gangguan pada irama jantung yang normal, terkadang menimbulkan sensasi berdebar atau jantung berdetak kencang.

VES umumnya tidak berbahaya dan sering terjadi pada orang sehat.

Namun, pada beberapa kasus, VES dapat menjadi tanda adanya masalah jantung yang mendasarinya, terutama jika terjadi sering atau disertai dengan gejala lain.

Penyebab VES

Beberapa faktor dapat memicu terjadinya VES, antara lain:

  • Kondisi Jantung: Penyakit jantung koroner, gagal jantung, kardiomiopati, dan kelainan katup jantung.
  • Ketidakseimbangan Elektrolit: Kadar kalium atau magnesium yang tidak normal dalam darah.
  • Stimulan: Konsumsi kafein, alkohol, atau obat-obatan terlarang.
  • Stres dan Kecemasan: Kondisi psikologis yang dapat memengaruhi aktivitas listrik jantung.
  • Obat-obatan: Beberapa jenis obat, seperti dekongestan atau obat asma.

Pada beberapa kasus, penyebab VES tidak dapat diidentifikasi.

Berikut Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Jantung di Halodoc yang bisa dihubungi.

Gejala VES

Seringkali, VES tidak menimbulkan gejala. Namun, beberapa orang mungkin mengalami:

  • Palpitasi: Sensasi berdebar, detak jantung yang kuat, atau jantung “berhenti” sejenak.
  • Detak Jantung Tidak Teratur: Merasa detak jantung tidak normal atau tidak beraturan.
  • Pusing atau Kepala Terasa Ringan: Akibat penurunan sementara aliran darah ke otak.
  • Nyeri Dada: Jarang terjadi, tetapi mungkin dirasakan jika VES sering terjadi.
  • Kelelahan: Merasa lelah atau lemah, terutama jika VES sering terjadi.

Diagnosis VES

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan untuk mendiagnosis VES.

Beberapa tes mungkin diperlukan, termasuk:

  • Elektrokardiogram (EKG): Merekam aktivitas listrik jantung untuk mendeteksi VES dan kelainan irama jantung lainnya.
  • Holter Monitor: EKG portabel yang dikenakan selama 24-48 jam untuk merekam aktivitas jantung sepanjang waktu.
  • Pemeriksaan Darah: Untuk memeriksa kadar elektrolit dan fungsi tiroid.
  • Ekokardiogram: Menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar jantung dan menilai struktur serta fungsinya.

Ketahui lebih lanjut mengenai Penyakit Jantung – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya supaya kamu semakin waspada.

Penanganan VES

Penanganan VES tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala.

Pada banyak kasus, VES tidak memerlukan pengobatan.

Jika VES disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya, pengobatan akan difokuskan pada penanganan kondisi tersebut.

Perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengurangi VES:

  • Batasi Konsumsi Kafein dan Alkohol: Stimulan ini dapat memicu VES.
  • Kelola Stres: Teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi dapat membantu.
  • Berhenti Merokok: Merokok dapat memperburuk masalah jantung.
  • Jaga Keseimbangan Elektrolit: Konsumsi makanan sehat dan, jika perlu, suplemen sesuai rekomendasi dokter.

Dalam kasus yang jarang terjadi, obat-obatan seperti beta-blocker atau antiaritmia mungkin diperlukan untuk mengendalikan VES.

Ablasi kateter, prosedur invasif minimal, dapat menjadi pilihan jika obat-obatan tidak efektif.

Komplikasi VES

VES jarang menyebabkan komplikasi serius. Namun, jika VES sering terjadi atau disertai dengan penyakit jantung, dapat meningkatkan risiko:

  • Aritmia Lain: Seperti fibrilasi atrium atau takikardia ventrikel.
  • Kardiomiopati: Melemahnya otot jantung akibat VES yang sering terjadi dalam jangka panjang.
  • Gagal Jantung: Pada orang dengan penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya.

Pencegahan VES

Tidak semua VES dapat dicegah, tetapi langkah-langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko:

  • Menjaga Kesehatan Jantung: Dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidak merokok.
  • Mengelola Stres: Melalui teknik relaksasi atau konseling.
  • Menghindari Stimulan Berlebihan: Seperti kafein dan alkohol.
  • Memeriksakan Diri ke Dokter Secara Teratur: Terutama jika memiliki riwayat penyakit jantung.

Menjaga gaya hidup sehat secara signifikan berkontribusi pada kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko berbagai masalah jantung, termasuk VES.

Ini yang perlu kamu pahami soal Angina Pectoris – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami:

  • Palpitasi yang sering atau mengganggu.
  • Nyeri dada, pusing, atau sesak napas yang menyertai palpitasi.
  • Riwayat penyakit jantung atau faktor risiko penyakit jantung.

Dokter dapat membantu menentukan penyebab VES dan merekomendasikan penanganan yang tepat.

Dengan Halodoc, konsultasi menjadi lebih mudah dan praktis.

Tunggu apa lagi? Hubungi dokter spesialis di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
Great Ormond Street Hospital. Diakses pada 2025. Normal sinus rhythm with ventricular ectopics.
London Heart Clinic.Diakses pada 2025. Ventricular ectopics.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Ectopic Heartbeat
.