• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta Penyakit Meniere Sebabkan Vertigo

Mitos atau Fakta Penyakit Meniere Sebabkan Vertigo

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Meniere ditandai dengan beberapa gejala, salah satunya pusing berputar atau vertigo. Sebelumnya perlu diketahui, Meniere merupakan jenis penyakit yang menyerang telinga bagian dalam. Kondisi ini memicu gejala berupa vertigo alias pusing berputar, telinga berdenging, hingga tekanan yang terasa mengganggu pada telinga. Meski bisa menyerang siapa saja, tetapi penyakit ini paling sering ditemukan pada orang yang berusia 20–50 tahun.

Jadi, apakah penyakit Meniere menyebabkan vertigo? Jawabannya iya. Vertigo menjadi salah satu gejala munculnya penyakit tersebut. Vertigo bisa muncul sebagai gejala penyakit tertentu. 

Kondisi ini menyebabkan seseorang mengalami rasa pusing yang berlangsung selama beberapa menit, bahkan beberapa jam. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan seseorang mengalami vertigo, mulai dari mengidap diabetes, migraine, stroke, Meniere, penyakit Parkinson, hingga tumor otak.

Baca juga: Waspada Gangguan Telinga Disertai Vertigo, Gejala Penyakit Meniere

Apa Penyebab Penyakit Meniere? 

Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele sama sekali. Pasalnya, penyakit Meniere bisa menyebabkan pengidapnya kehilangan kemampuan pendengaran yang berujung pada tuli permanen. Saat penyakit ini menyerang, ada beberapa gejala yang sering muncul sebagai tanda. Penyakit Meniere sering menunjukkan gejala, di antaranya vertigo yang sering kambuh, telinga berdenging alias tinnitus, tekanan yang menyebabkan rasa penuh pada telinga, hingga hilangnya pendengaran. 

Kabar buruknya, hingga kini belum diketahui pasti apa penyebab penyakit Meniere. Namun, banyak yang berpendapat bahwa penyakit ini berkaitan dengan kadar cairan pada telinga bagian dalam yang tidak normal. 

Cairan yang disebut endolymph tersebut memiliki jumlah yang tidak seharusnya, sehingga memicu gangguan pada bagian telinga. Selain itu, masih ada beberapa faktor yang diduga berkaitan dengan penyakit yang satu ini, mulai dari gangguan sistem kekebalan tubuh, infeksi virus, cedera kepala, migrain, hingga riwayat penyakit Meniere pada keluarga.

Baca juga: Tindakan Medis untuk Meniere yang Sebabkan Hilang Pendengaran

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dibutuhkan beberapa langkah pemeriksaan, di antaranya adalah menanyakan riwayat kesehatan keluarga, tes pendengaran untuk mengetahui kemampuan mendengar, serta tes keseimbangan untuk mengetahui fungsi telinga bagian dalam. Saat mengalami gangguan pada telinga, terutama yang mengarah pada penyakit Meniere, segera lakukan pemeriksaan ke dokter THT.

Penyakit Meniere termasuk jenis penyakit yang masih belum dapat disembuhkan. Meski begitu, pengobatan tetap dibutuhkan untuk mengatasi gejala dan menghindari kondisi ini semakin parah dan menghindari terjadinya komplikasi. Penyakit ini ditangani dengan beberapa cara, mulai dari mengonsumsi obat-obatan khusus hingga terapi noninvasif.

Umumnya dokter akan memberi jenis obat untuk mengurangi serangan mual dan muntah saat vertigo muncul. Dokter mungkin juga akan memberikan jenis obat yang bersifat diuretik, tujuannya untuk mencegah tubuh mengalami kelebihan cairan. Selain pemberian obat, gangguan telinga ini juga sering diatasi dengan terapi noninvasif. 

Ada beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala, mulai dari terapi rehabilitasi saraf vestibular, meniett, dan penggunaan alat bantu dengar. Pada kondisi yang lebih parah, pengidapnya mungkin harus menjalani prosedur bedah, biasanya dilakukan saat konsumsi obat sudah lama dilakukan dan tidak kunjung menunjukkan perubahan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Penyakit Meniere Bisa Sebabkan Tuli Permanen

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit Meniere, penyebab, dan cara mengatasi gejalanya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Meniere’s Disease.
Healthline. Diakses pada 2020. Meniere’s Disease.
American Speech Language Hearing Association. Diakses pada 2020. Meniere's Disease.