Ad Placeholder Image

Mitos atau Fakta Pola Hidup Sehat Bisa Perpanjang Umur

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   08 Juli 2021
Mitos atau Fakta Pola Hidup Sehat Bisa Perpanjang UmurMitos atau Fakta Pola Hidup Sehat Bisa Perpanjang Umur

“Penerapan pola hidup sehat memang memiliki banyak manfaat. Memenuhi asupan nutrisi dengan makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, menghindari kebiasaan buruk, dan rutin berolahraga adalah kuncinya.”

Halodoc, Jakarta – Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan telah dipublikasikan dalam BMJ menunjukkan bahwa ada penerapan pola hidup sehat mampu memperpanjang usia hingga 12 tahun untuk pria dan 14 tahun untuk wanita.

Ada lima hal yang perlu dilakukan dalam penerapan gaya hidup sehat yang dimaksud, yaitu mengonsumsi makanan sehat, rendah lemak, buah-buahan, dan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang sampai berat dengan durasi beberapa jam dalam satu minggu.

Tak ketinggalan, konsisten dalam mempertahankan berat badan yang ideal, menghindari rokok, dan konsumsi minuman beralkohol. Mungkin, kamu bisa menambahkan dengan mengurangi begadang dan mengontrol stres. 

Baca juga: 5 Menit untuk Hidup Lebih Sehat

Guna mendapatkan hasil yang lebih akurat, para peneliti melakukan pengamatan lebih mendalam pada para peserta, seperti mengamati usia tanpa adanya identifikasi penyakit kanker, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Hasilnya, wanita bisa hidup lebih lama hingga 10 tahun setelah berusia 50 tahun tanpa adanya penyakit kronis tersebut. 

Sementara pada pria, usia dan harapan hidup bisa bertambah hingga delapan tahun lebih lama dibandingkan dengan mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Frank Hu selaku Ketua Departemen Nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, mengatakan bahwa mereka tidak hanya ingin memperpanjang usia dan harapan hidup, tetapi juga tingkat kesehatan.

Tanpa Adanya Batas Umur

Hasil ini diperoleh para peneliti setelah melakukan analisis data dari sekitar 111 ribu orang dengan rentang usia antara 30 hingga 75 tahun di Amerika Serikat. Semua peserta terdaftar dalam Health Professional Follow-Up Study atau Nurses Health Study yang dijalankan pada tahun 1980 dan 1986. 

Baca juga: Kenali Manfaat Membaca Buku untuk Kesehatan Otak

Para peserta diwajibkan untuk menjawab kuesioner yang berisikan kesehatan dan kebiasaan hidup setiap dua tahun sampai tahun 2014. Hu berpendapat, tidak ada salah satu dari kelima faktor tadi yang lebih penting dibandingkan dengan lainnya. 

Menariknya, semua peserta dalam studi tersebut memiliki usia lebih dari 30 tahun. Jadi, hasil studi ini pun menyimpulkan bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk melakukan perubahan hidup ke arah yang lebih baik. 

Tidak perlu tergesa-gesa, mulailah secara perlahan tetapi tetap konsisten. Benahi asupan makanan, pastikan kamu minum air putih sesuai dengan kebutuhan tubuh, dan rutinlah berolahraga. Tidak harus lama, hanya perlu disiplin melakukannya selama sekitar 30 menit saja setiap hari. Jalan kaki atau bersepeda juga bisa. 

Baca juga: 6 Cara Mudah Menjaga Gaya Hidup Sehat

Tak kalah pentingnya, jaga berat badan tetap ideal karena obesitas menjadi salah satu pemicu terjadinya banyak masalah kesehatan. Sebisa mungkin jangan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Pun, kendalikan stres sebaik mungkin. Kamu bisa melakukan meditasi, yoga, atau berbagai aktivitas lain yang menyenangkan untuk mengurangi stres berlebih. 

Jangan lupa, konsumsi vitamin jika memang diperlukan untuk membantu menguatkan imun tubuh. Tidak perlu keluar rumah membelinya, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc dengan memilih layanan pharmacy delivery. Jadi, jangan sampai kamu belum punya aplikasi Halodoc, ya. Download sekarang juga!

Referensi:
Time. Diakses pada 2021. Scientists Calculated How Much Longer You Can Live With a Healthy Lifestyle.
Yanping Li, et al. 2020. Diakses pada 2021. Healthy lifestyle and life expectancy free of cancer, cardiovascular disease, and type 2 diabetes: prospective cohort study. BMJ.