Herpes zoster pada anak perlu ditangani segera agar gejala seperti nyeri dan gatal tidak makin parah.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Herpes Zoster?
- Gejala Herpes Zoster pada Anak
- Penyebab Herpes Zoster pada Anak
- Cara Menangani Herpes Zoster pada Anak
Herpes zoster adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan ruam yang menyakitkan. Bayangkan bila penyakit tersebut terjadi pada Si Kecil.
Ia pasti akan merasa tidak nyaman dan tersiksa oleh gejala herpes zoster yang muncul. Oleh karena itu, orangtua perlu tahu penanganan pertama herpes zoster pada anak di sini.
Apa Itu Herpes Zoster?
Herpes zoster disebabkan oleh virus varicella zoster, yaitu virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Itulah mengapa anak yang pernah mengalami cacar air lebih berisiko mengalami herpes zoster.
Hal ini karena setelah mengalami cacar air, virus dapat tinggal secara tidak aktif di jaringan saraf di dekat sumsum tulang belakang dan otak. Bertahun-tahun kemudian, virus dapat aktif kembali sebagai herpes zoster.
Meskipun dapat terjadi di mana saja di tubuh, herpes zoster paling sering menimbulkan ruam di salah satu sisi tubuh atau wajah. Ruam tersebut dapat menjadi lepuh merah yang dipenuhi cairan. Kemudian, lepuhan biasanya dapat mengering dan mengeras dalam 7 sampai 10 hari.
Bila terjadi pada anak-anak yang masih kecil, gejala herpes zoster dapat membuat mereka merasa sangat terganggu dan tidak nyaman. Si Kecil mungkin akan merasa kesemutan, gatal atau sakit di area di mana ruam muncul.
Meskipun rasa sakit ruam dapat bervariasi pada tiap pengidap, mulai dari ringan sampai berat. Selain itu, beberapa anak dengan herpes zoster juga mungkin mengalami demam dan sakit kepala serta merasa lelah dan sakit.
Gejala Herpes Zoster pada Anak
Gejala herpes zoster pada anak mirip dengan orang dewasa, tetapi mungkin lebih ringan. Gejala umumnya meliputi:
- Nyeri, gatal, atau kesemutan pada satu sisi tubuh.
- Ruam yang muncul sebagai lepuh kecil berisi cairan yang biasanya hanya muncul pada satu sisi tubuh.
- Demam ringan.
- Sakit kepala.
- Kelelahan.
Ruam herpes zoster biasanya muncul dalam beberapa hari setelah rasa sakit atau gatal dimulai. Penting untuk segera mencari pengobatan jika anak menunjukkan gejala-gejala ini.
Simak informasi lebih dalam mengenai Kesehatan Anak – Tips dan Informasi Lengkapnya berikut ini.
Penyebab Herpes Zoster pada Anak
Herpes zoster disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster (VZV). Virus ini tetap tidak aktif di dalam tubuh setelah seseorang sembuh dari cacar air. Reaktivasi virus dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk:
- Sistem kekebalan tubuh yang melemah.
- Stres.
- Penyakit tertentu.
Anak-anak yang terinfeksi VZV untuk pertama kalinya akan mengalami cacar air. Setelah sembuh, virus akan menetap di sistem saraf dan dapat aktif kembali sebagai herpes zoster di kemudian hari.
Ketahui lebih dalam mengenai Herpes Zoster / Cacar Api – Gejala, Penyebab & Pengobatannya berikut ini.
Cara Menangani Herpes Zoster pada Anak
Herpes zoster pada anak tidak selalu membutuhkan pengobatan. Penanganan pertama yang mungkin dapat ibu lakukan adalah memberikan pengobatan untuk menghilangkan gejalanya yang mengganggu seperti rasa sakit dan gatal.
Obat parasetamol yang dijual bebas dapat digunakan untuk membantu meredakan rasa nyeri yang tidak terlalu parah. Namun ingat, hindari mengoleskan krim atau losion ke ruam untuk meredakan rasa gatalnya. Bila Si Kecil sudah menggaruk ruam dan merusak kulit, pastikan ibu mencuci area tersebut dengan baik.
Untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, ibu tetap dianjurkan untuk membawa anak yang mengalami herpes zoster ke dokter. Bila dirasa perlu, dokter biasanya akan memberikan obat antivirus dan obat pengontrol rasa sakit.
Obat-obatan antivirus, seperti acyclovir atau valacyclovir dapat digunakan untuk:
- Membantu menyembuhkan ruam kulit.
- Menghentikan pertumbuhan virus agar tidak bertambah banyak.
- Membantu mengendalikan rasa sakit.
Sedangkan obat pengontrol rasa sakit (dalam bentuk krim, spray, atau tempelan kulit) yang dijual bebas atau dengan menggunakan resep bermanfaat untuk:
- Membantu mengendalikan rasa sakit.
- Meredakan peradangan (pembengkakan dan kemerahan).
Ingat, obat-obatan tersebut tidak dapat menghilangkan virus dari tubuh, tetapi setidaknya mereka dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi dan mempercepat penyembuhan. Tanyakan pada dokter apakah ada perawatan lain yang diperlukan untuk membantu mengobati herpes zoster pada anakmu.
Nah, Catat, Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Halodoc yang bisa ibu hubungi.
Saat ruam anak sudah sembuh, orangtua tetap perlu menjaga kebersihan area tersebut. Bersihkan area munculnya ruam dengan air mengalir dan sabun secara lembut, lalu gunakan kompres dingin dan basah ke atas lepuhan beberapa kali dalam sehari untuk meringankan rasa sakit dan gatal. Untuk mencegah anak menularkan virus ke orang lain, tutupilah ruam setiap saat.
Itulah penjelasan seputar herpes zoster yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi ini, hubungi dokter spesialis kulit di Halodoc saja!
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Pakai Halodoc sekarang juga!




