• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pengaruh Masturbasi dan Hubungan Intim dengan Pasangan

Pengaruh Masturbasi dan Hubungan Intim dengan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Masturbasi seringkali menjadi kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan, meskipun sudah memiliki pasangan. Namun, dapatkah masturbasi memengaruhi hubungan intim dengan pasangan? Simak penjelasannya lebih lanjut di bawah ini.  

Masturbasi sebenarnya adalah cara yang menyenangkan, alami, dan aman untuk belajar tentang tubuh, melatih mencintai diri sendiri, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang membuat kamu merasa terangsang saat berhubungan intim. Masturbasi juga bisa menjadi alternatif untuk menyalurkan hasrat seksual seseorang ketika pasangannya sedang tidak tertarik atau tidak memungkinkan untuk berhubungan intim.

Terlepas dari manfaat yang disebutkan di atas, banyak pria dan wanita masih merasa tidak senang ketika mereka menemukan pasangannya sedang bermasturbasi. Mereka percaya pasangannya pasti bosan atau tidak puas bila ia melakukan masturbasi. Namun, penelitian yang ada tidak serta-merta mendukung pernyataan tersebut dan malah menemukan bahwa masturbasi sebenarnya memberikan pengaruh baik dalam hubungan intim dengan pasangan.

Baca juga: Pasangan Kehilangan Gairah Seks, Apa Solusinya?

Manfaat Masturbasi Dalam Hubungan Intim

Alfred Kinsy dan tulisannya tentang seksualitas pria dan wanita, menemukan bahwa ada hubungan antara kepuasan seksual dalam hubungan intim dengan pengalaman orgasmik sebelumnya. Ia menemukan bahwa wanita yang belum pernah mengalami orgasme sebelum menikah memiliki kemungkinan yang jauh lebih kecil untuk mengalami orgasme dalam hubungan intim dengan pasangan setelah menikah. Penelitian terbaru menemukan bahwa wanita menikah yang melakukan masturbasi hingga orgasme memiliki kepuasan seksual dalam perkawinan yang lebih besar daripada wanita yang tidak melakukannya.

Masturbasi juga bukan pengganti untuk berhubungan intim dengan pasangan. Bila hal tersebut benar, maka pria dan wanita yang memiliki kehidupan seks yang aktif mestinya akan lebih jarang melakukan masturbasi daripada orang yang tidak memiliki pasangan. Namun, penelitian menemukan hanya ada sedikit korelasi antara frekuensi masturbasi dan frekuensi hubungan seksual. 

Sebagai salah satu contoh, sebuah studi terhadap mahasiswa menemukan bahwa mereka yang bermasturbasi juga lebih sering melakukan hubungan intim. Jadi, meskipun masturbasi memang bisa menjadi pengganti bagi mereka yang lajang atau yang pasangannya sedang menghindari aktivitas seksual, tetapi aktivitas tersebut juga sering dilakukan banyak orang yang sudah memiliki kehidupan seks yang memuaskan untuk menunjang performa seksual yang lebih baik.

Baca juga: 6 Tips agar Hubungan Intim Tidak Membosankan

Kecanduan Masturbasi Dapat Memberi Pengaruh Buruk 

Jadi, apakah ini berarti bahwa masturbasi tidak akan pernah menjadi masalah dalam suatu hubungan intim?

Bila kamu menjadikan masturbasi sebagai cara utama untuk memenuhi kebutuhan seksualmu atau mengalami kecanduan masturbasi, hal ini tentu akan berdampak buruk bagi hubunganmu dengan pasangan.

Beberapa orang dapat mengembangkan kecanduan masturbasi. Kamu mungkin menghabiskan terlalu banyak waktu untuk masturbasi bila aktivitas seksual tersebut menyebabkan kamu:

  • Menelantarkan tugas atau aktivitas harian.

  • Bolos kerja.

  • Membatalkan janji dengan teman atau keluarga.

  • Melewati acara sosial yang penting.

Kecanduan masturbasi dapat merusak hubungan pernikahan, karena kamu tidak menghabiskan banyak waktu dengan pasangan, seperti dulu atau tidak memperhatikan kebutuhan pasangan.

Bila kamu khawatir mengalami kecanduan masturbasi, sebaiknya bicarakan dengan dokter atau konselor tentang cara mengurangi masturbasi.

Baca juga: Bukan Cuma Depresi, Ini Dampak Keseringan Masturbasi pada Pria

Kamu juga bisa membicarakan masalah kehidupan seksual kamu pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Video Call dan Chat, kamu bisa berdiskusi dan minta saran kesehatan dari dokter kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. The Impact of Masturbation on Romantic Relationships.
Healthline. Diakses pada 2020. Masturbation Effects on Your Health: Side Effects and Benefits.