Pengertian Pursed Lip Breathing, Ini Tekniknya
Pursed lip breathing (PLB) adalah teknik pernapasan sederhana yang bantu meningkatkan kadar oksigen dan mengurangi sesak napas.

DAFTAR ISI
- Manfaat Pursed Lip Breathing
- Kondisi Medis yang Membutuhkan Pursed Lip Breathing
- Teknik Melakukan Pursed Lip Breathing yang Benar
- Tips Efektif Melakukan Pursed Lip Breathing
- Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?
- Pursed Lip Breathing vs. Teknik Pernapasan Lainnya
Pursed lip breathing (PLB) adalah teknik pernapasan yang dilakukan dengan menghirup udara melalui hidung dan mengembuskannya secara perlahan melalui bibir yang dirapatkan, seperti saat meniup lilin.
Teknik ini bertujuan untuk memperlambat laju pernapasan, menjaga saluran udara tetap terbuka lebih lama, dan mengurangi sesak napas.
Manfaat Pursed Lip Breathing
Teknik pursed lip breathing menawarkan berbagai manfaat, terutama bagi individu dengan masalah pernapasan. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:
- Meningkatkan saturasi oksigen: PLB membantu meningkatkan kadar oksigen dalam darah, sehingga tubuh berfungsi lebih baik.
- Mengurangi sesak napas: Dengan memperlambat laju pernapasan dan menjaga saluran udara terbuka, PLB efektif mengurangi sensasi sesak napas.
- Menenangkan dan mengurangi kecemasan: Pernapasan yang terkontrol dapat membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi perasaan cemas yang sering menyertai sesak napas.
- Memudahkan pengeluaran karbon dioksida: PLB membantu tubuh mengeluarkan karbon dioksida lebih efisien, menjaga keseimbangan gas dalam darah.
Selain itu, ini Rekomendasi Lipstik untuk Bibir Kering dan Hitam.
Kondisi Medis yang Membutuhkan Pursed Lip Breathing
PLB sangat bermanfaat bagi orang dengan kondisi medis tertentu yang memengaruhi pernapasan. Beberapa kondisi tersebut meliputi:
- Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK): PPOK menyebabkan penyempitan saluran udara dan kesulitan bernapas. PLB membantu meningkatkan efisiensi pernapasan pada pasien PPOK.
- Asma: Saat serangan asma terjadi, saluran udara menyempit dan menyebabkan sesak napas. PLB dapat membantu membuka saluran udara dan meredakan gejala asma.
- Emfisema: Emfisema merusak kantung udara di paru-paru, membuat pernapasan menjadi sulit. PLB membantu meningkatkan pertukaran oksigen dan karbon dioksida pada pasien emfisema.
- Bronkitis Kronis: Peradangan kronis pada saluran bronkial menyebabkan produksi lendir berlebih dan kesulitan bernapas. PLB membantu membersihkan saluran udara dan mengurangi sesak napas.
- Pneumonia: PLB bisa menjadi bagian dari rehabilitasi pernapasan pasca pneumonia, membantu memulihkan fungsi paru-paru.
Ketahui juga Teknik Latihan Pernapasan Diafragma untuk Meningkatkan Fungsi Paru.
Teknik Melakukan Pursed Lip Breathing yang Benar
Melakukan pursed lip breathing dengan benar sangat penting untuk mendapatkan manfaat maksimal. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Relaks: Rilekskan otot-otot leher dan bahu.
- Hirup: Tarik napas perlahan melalui hidung selama dua hitungan. Rasakan udara memenuhi perut kamu.
- Embuskan: Embuskan napas perlahan melalui bibir yang dirapatkan (seperti meniup lilin) selama empat hitungan. Pastikan napas keluar dengan lembut dan terkontrol.
- Ulangi: Ulangi langkah-langkah ini selama beberapa menit, atau sampai kamu merasa lebih rileks dan sesak napas berkurang.
Tips Efektif Melakukan Pursed Lip Breathing
Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk memaksimalkan efektivitas pursed lip breathing:
- Latihan teratur: Lakukan PLB secara teratur, bahkan saat tidak merasa sesak napas, untuk melatih otot-otot pernapasan dan meningkatkan efisiensi pernapasan.
- Posisi yang nyaman: Temukan posisi yang nyaman, baik duduk maupun berbaring, saat melakukan PLB.
- Fokus: Fokus pada pernapasan kamu dan hindari gangguan eksternal.
- Kombinasikan dengan teknik relaksasi lain: Gabungkan PLB dengan teknik relaksasi lain, seperti meditasi atau yoga, untuk meningkatkan efeknya.
Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?
Pursed lip breathing adalah teknik yang berguna untuk meredakan sesak napas, tetapi bukan pengganti perawatan medis.
Segera cari pertolongan medis jika kamu mengalami:
- Sesak napas yang parah dan tidak membaik dengan PLB.
- Nyeri dada.
- Kebingungan atau penurunan kesadaran.
- Wajah atau bibir membiru.
Jika kamu mengalami gejala-gejala ini, segera cari pertolongan medis di rumah sakit terdekat.
Kamu juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter.
Pursed Lip Breathing vs. Teknik Pernapasan Lainnya
Selain pursed lip breathing, terdapat teknik pernapasan lain yang juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi paru-paru, seperti latihan pernapasan diafragma.
Setiap teknik memiliki fokus dan manfaat yang berbeda.
PLB lebih fokus pada memperlambat laju pernapasan dan menjaga saluran udara tetap terbuka, sementara pernapasan diafragma melatih otot diafragma untuk pernapasan yang lebih dalam dan efisien.
Kesimpulan
Pursed lip breathing adalah teknik pernapasan sederhana yang sangat efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen dan mengurangi sesak napas, terutama bagi individu dengan masalah pernapasan seperti PPOK dan asma.
Dengan mengikuti teknik yang benar dan berlatih secara teratur, kamu dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengelola gejala pernapasan dengan lebih baik.
Jika kamu memiliki masalah pernapasan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


