Gangguan Kecemasan Umum

Pengertian Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum adalah kecemasan yang berlebihan dan berlangsung terus-menerus terhadap banyak hal.

 

Gejala Gangguan Kecemasan Umum

Gejala gangguan kecemasan umum sebenarnya merupakan bentuk maupun gabungan dari gejala beberapa gangguan mental lain, seperti:

  • gangguan panik
  • fobia, seperti agorafobia atau klaustrofobia
  • gangguan stres pasca trauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD)
  • gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial

Tapi, pada gangguan kecemasan umum, pengidap akan merasa cemas akan berbagai situasi dan kondisi, dan bukan hanya pada satu peristiwa tertentu. Pengidap akan merasa cemas hampir setiap hari dan sering kesulitan untuk mengingat kapan mereka merasa rileks.

Ketika satu kecemasan sudah terselesaikan, hal lain akan muncul sebagai masalah baru. Selain itu, gangguan kecemasan umum dapat menyebabkan munculnya gejala lain, baik mental maupun fisik, meliputi:

  • merasa khawatir dan resah
  • susah tidur atau berkonsentrasi
  • mudah marah
  • pusing, lelah, gemetar
  • jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • nyeri otot, nyeri perut, nyeri kepala
  • berkeringat berlebihan
  • sesak napas
  • merasa sakit

 

Penyebab Gangguan Kecemasan Umum

Penyebab pasti gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) masih belum diketahui dengan jelas. Beberapa faktor yang diduga turut berperan, meliputi:

  • Aktivitas berlebihan pada area otak yang terlibat dalam pengaturan emosi dan perilaku.
  • Ketidakseimbangan zat kimia otak, yaitu serotonin dan noradrenalin, yang terlibat dalam pengendalian dan pengaturan mood.
  • Faktor genetik, riwayat keluarga bisa meningkatkan risiko gangguan hingga lima kali lipat.
  • Memiliki riwayat mengalami kejadian traumatis atau menimbulkan stres, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau penganiayaan anak.
  • Mengalami kondisi sakit dalam jangka panjang, seperti artritis.
  • Memiliki riwayat kecanduan alkohol atau narkoba.

 

Faktor Risiko Gangguan Kecemasan Umum

Penyebab di balik gangguan kecemasan umum belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Para pakar menduga kondisi ini dapat terjadi akibat kombinasi dari sejumlah faktor, contohnya:

  • Pernah mengalami trauma, misalnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta perundungan (bullying).
  • Adanya aktivitas berlebihan dari bagian otak yang mengendalikan emosi dan tingkah laku.
  • Senyawa serotonin dan noradrenalin yang tidak seimbang dalam otak pengidap.
  • Faktor keturunan. Orang yang memiliki kerabat dekat dengan gangguan kecemasan umum memiliki risiko lima kali lebih besar untuk mengalami kondisi sejenis.
  • Jenis kelamin. Wanita juga dipercaya lebih rentan untuk mengidap gangguan ini.
  • Pernah menggunakan obat-obatan terlarang atau mengonsumsi minuman keras.

 

Diagnosis Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum biasanya sulit dikenali, terutama karena gejalanya yang cenderung mirip dengan gangguan psikologis lain. Karena itu, banyak pakar menggunakan kriteria Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) guna mendiagnosis gangguan ini. Kriteria DSM-5 untuk gangguan kecemasan meliputi:

  • Hampir setiap hari mengalami kecemasan berlebihan dalam jangka waktu setidaknya enam bulan.
  • Sulit mengendalikan perasaan cemas.
  • Rasa cemas yang mendominasi dan memengaruhi kehidupan sehari-hari, termasuk pekerjaan.
  • Mengalami tiga gejala di antara uring-uringan, kelelahan, gelisah, otot tegang, atau insomnia bagi orang dewasa, dan satu di antara gejala-gejala tersebut bagi anak-anak.
  • Kecemasan yang tidak berkaitan dengan kondisi psikologis lain (seperti, PTSD atau serangan panik), penyakit tertentu, maupun penggunaan obat-obatan terlarang.

 

Pengobatan dan Efek Samping Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) dapat memberikan efek mengganggu yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari. Beberapa metode pengobatan yang dapat mengurangi gejala, meliputi:

  • Terapi psikologis, seperti cognitive behavioral therapy (CBT)
  • Obat-obatan seperti antidepresan

Gangguan kecemasan umum dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti meningkatkan risiko gangguan psikologis lainnya. Bahkan, gangguan kecemasan dan depresi yang terkait dan sering datang bersama-sama. Secara umum, gangguan kecemasan dapat mengganggu atau memengaruhi kegiatan sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Gangguan kecemasan umum pada anak-anak terutama dapat menyebabkan masalah kehidupan negatif yang serius jika tidak diobati.

 

Pencegahan Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) memang tak dapat diprediksi atau pun dicegah secara langsung. Beberapa kiat berikut merupakan cara yang bisa dilakukan secara rutin untuk mengurangi gangguan kecemasan, meliputi:

  • Berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok
  • Membatasi jumlah alkohol dan kafein yang dikonsumsi
  • Melakukan kegiatan atau latihan relaksasi secara teratur, seperti yoga, meditasi, atau tai chi.
  • Melakukan hobi atau kegiatan relaks yang disukai, seperti bermain musik, berkebun, merajut, ataupun melukis.  

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluarga atau kerabat mengalami gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya segera diskusikan ke dokter.