• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan Kecemasan Umum

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Gangguan Kecemasan Umum

Merasa cemas dari waktu ke waktu sangatlah normal dan manusiawi, terutama jika hidup kamu penuh tekanan. Namun, kecemasan yang berkelanjutan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari tentu perlu diwaspadai.  Sebab, kondisi tersebut mungkin merupakan tanda gangguan kecemasan umum. Kondisi ini terjadi saat seseorang mengalami kecemasan yang berlebihan dan berlangsung terus-menerus terhadap banyak hal. 

Terkadang mereka yang mengidap kondisi gangguan kecemasan ini hanya merasa cemas, tetapi juga tidak dapat mengatakan apa yang mereka cemaskan. Mereka juga mungkin akan berpikir bahwa sesuatu yang buruk mungkin terjadi. Kecemasan yang berlebihan dan tidak realistis ini tentunya dapat mengganggu hubungan sosial dan aktivitas sehari-hari pengidapnya.

Penyebab Gangguan Kecemasan Umum

Sayangnya, hingga kini penyebab pasti dari gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) masih belum diketahui dengan jelas. Beberapa faktor yang diduga turut berperan, meliputi:

  • Aktivitas berlebihan pada area otak yang terlibat dalam pengaturan emosi dan perilaku.
  • Ketidakseimbangan zat kimia otak, yaitu serotonin dan noradrenalin, yang terlibat dalam pengendalian dan pengaturan suasana hati. 
  • Faktor genetik, riwayat keluarga juga dapat meningkatkan risiko gangguan.
  • Memiliki riwayat mengalami kejadian traumatis atau menimbulkan stres, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau penganiayaan anak.
  • Mengalami kondisi sakit dalam jangka panjang, seperti artritis.
  • Memiliki riwayat kecanduan alkohol atau narkoba. 

Faktor Risiko Gangguan Kecemasan Umum

Para ahli kejiwaan menduga kondisi ini dapat terjadi akibat kombinasi dari sejumlah faktor, contohnya:

  • Pernah mengalami trauma, misalnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta perundungan (bullying).
  • Adanya aktivitas berlebihan di bagian otak yang mengendalikan emosi dan tingkah laku. 
  • Senyawa serotonin dan noradrenalin yang tidak seimbang dalam otak pengidap.
  • Memiliki kerabat dekat dengan gangguan kecemasan umum, sehingga ini akan meningkatkan risiko lima kali lebih besar untuk mengalami kondisi sejenis.
  • Berjenis kelamin wanita, karena mereka dipercaya lebih rentan untuk mengidap gangguan ini akibat kondisi biologis yang terjadi sepanjang hidupnya.
  • Pernah menggunakan obat-obatan terlarang atau mengonsumsi minuman keras.

Gejala Gangguan Kecemasan Umum

Gejala gangguan kecemasan umum sebenarnya adalah bentuk maupun gabungan dari gejala beberapa gangguan mental lain, seperti:

  • Gangguan panik.
  • Fobia, seperti agorafobia atau klaustrofobia.
  • Gangguan stres pasca trauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD).
  • Gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial.

Namun, pada gangguan kecemasan umum, pengidap akan merasa cemas akan berbagai situasi dan kondisi, dan bukan hanya pada satu peristiwa tertentu. Pengidapnya akan merasa cemas hampir setiap hari dan kerap kesulitan untuk mengingat kapan mereka merasa rileks.

Ketika satu kecemasan sudah terselesaikan, hal lain akan muncul sebagai masalah baru. Tidak hanya itu, gangguan kecemasan umum dapat menyebabkan munculnya gejala lain, baik mental maupun fisik, meliputi:

  • Merasa khawatir dan resah.
  • Susah tidur atau berkonsentrasi.
  • Mudah marah.
  • Pusing, lelah, dan gemetar.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Nyeri otot, nyeri perut, dan nyeri kepala.
  • Berkeringat berlebihan.
  • Sesak napas.
  • Merasa sakit. 

Diagnosis Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum kerap sulit dikenali, terutama karena gejalanya yang cenderung mirip dengan gangguan kejiwaan lain. Oleh karena itu, banyak ahli menggunakan kriteria Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) guna mendiagnosis gangguan ini. Kriteria DSM-5 untuk gangguan kecemasan meliputi:

  • Mengalami kecemasan berlebihan hampir setiap hari dalam jangka waktu setidaknya enam bulan.
  • Sulit mengendalikan perasaan cemas.
  • Perasaan cemas yang mendominasi akan memengaruhi kehidupan sehari-hari, termasuk pekerjaan.
  • Mengalami tiga gejala di antaranya seperti uring-uringan, kelelahan, gelisah, otot tegang, atau insomnia bagi orang dewasa, dan satu di antara gejala-gejala tersebut bagi anak-anak.
  • Kecemasan yang tidak ada kaitannya dengan kondisi psikologis lain (seperti, PTSD atau serangan panik), penyakit tertentu, maupun penggunaan obat-obatan terlarang.

Pengobatan Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) bisa memberikan efek mengganggu yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari. Beberapa metode pengobatan yang dapat mengurangi gejala, meliputi:

  • Terapi psikologis, seperti cognitive behavioral therapy (CBT).
  • Obat-obatan yang dapat menyeimbangkan kandungan senyawa kimia alami dalam otak. Salah satunya seperti penggunaan obat-obatan antidepresan. 

Selain itu, perubahan gaya hidup sebagai bagian dari pengelolaan gejala juga dapat dilakukan, seperti: 

  • Tetap Aktif Secara Fisik. Kembangkan rutinitas agar aktif secara fisik hampir setiap hari dalam seminggu. Olahraga adalah pereda stres yang ampuh dan dapat meningkatkan suasana hati sekaligus menjaga kesehatan tubuh. 
  • Jadikan Tidur sebagai Prioritas. Pengidap gangguan kecemasan umum perlu memastikan bahwa dirinya memiliki tidur yang cukup dan nyenyak. Jika tidak bisa tidur nyenyak, temui dokter untuk meminta saran medis yang tepat.
  • Gunakan Teknik Relaksasi. Teknik visualisasi, meditasi dan yoga merupakan contoh teknik relaksasi yang dapat meredakan kecemasan.
  • Konsumsi Makanan yang Sehat. Seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan ikan dikabarkan dapat mengurangi tingkat kecemasan pikiran. Namun,  penelitian lebih lanjut mengenai hal ini masih diperlukan.
  • Hindari Alkohol dan Obat-obatan Rekreasional. Zat-zat ini dapat memperburuk kecemasan.
  • Berhenti Merokok dan Konsumsi Kopi. Baik nikotin dan kafein dapat memperburuk kecemasan. 

Komplikasi Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum dapat memicu terjadinya beberapa komplikasi pada pengidapnya. Secara umum, komplikasi gangguan kecemasan adalah memengaruhi kegiatan sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup seseorang. Lebih parahnya lagi, gangguan kecemasan umum yang tidak ditangani juga dapat menyebabkan atau memperburuk kondisi kesehatan fisik lainnya, seperti:

  • Masalah pencernaan atau usus, seperti sindrom iritasi usus besar atau bisul.
  • Sakit kepala dan migrain.
  • Sakit dan penyakit kronis.
  • Masalah tidur dan insomnia.
  • Masalah kesehatan jantung.

Di sisi lain, gangguan kecemasan umum sering terjadi bersamaan dengan masalah kesehatan mental lainnya, yang dapat membuat diagnosis dan perawatan menjadi lebih menantang. Beberapa gangguan kesehatan mental yang umum terjadi dengan gangguan kecemasan umum meliputi:

  • Fobia. 
  • Serangan atau gangguan panik. 
  • Gangguan stres pasca trauma (PTSD). 
  • Gangguan obsesif-kompulsif (OCD). 
  • Meningkatnya risiko depresi. 
  • Munculnya pikiran bunuh diri atau bunuh diri. 
  • Penyalahgunaan zat-zat tertentu. 

Pencegahan Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) memang tak dapat diprediksi atau pun dicegah secara langsung. tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak gejala jika Anda mengalami kecemasan:

  • Cari bantuan lebih awal. Kecemasan, seperti banyak kondisi kesehatan mental lainnya, bisa lebih sulit diobati jika kamu menunda mencari bantuan. 
  • Buat jurnal. Melacak kehidupan pribadi dapat membantu seseorang dan profesional kesehatan mental untuk mengidentifikasi apa penyebab stres dan apa yang tampaknya membantu orang tersebut merasa lebih baik.
  • Prioritaskan masalah dalam hidup. Kamu dapat mengurangi kecemasan dengan mengatur waktu dan energi secara hati-hati.
  • Hindari penggunaan zat yang tidak sehat. Penggunaan alkohol dan obat-obatan dan bahkan penggunaan nikotin atau kafein dapat menyebabkan atau memperburuk kecemasan. 
  • Melakukan kegiatan atau latihan relaksasi secara teratur, seperti yoga, meditasi, atau tai chi.
  • Melakukan hobi atau kegiatan menenangkan yang disukai. Contohnya seperti bermain musik, berkebun, merajut, ataupun melukis. 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu, atau ada anggota keluargamu mengalami gejala gangguan kecemasan umum, segeralah memeriksakan diri ke dokter atau psikolog. Diagnosis dan penanganan yang tepat sedari dini tentunya dapat meminimalkan risiko komplikasi yang fatal. 

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa membuat janji rumah sakit dengan psikolog terpercaya untuk memeriksakan kondisimu. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi:

Anxiety and Depression Association of America. Diakses pada 2022. Generalized Anxiety Disorder (GAD).
NHS Choices UK. Diakses pada 2022. Generalised Anxiety Disorder in Adults.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Generalized Anxiety Disorder.

Healthline. Diakses pada 2022. An Overview of Generalized Anxiety Disorder. 

Diperbarui pada 13 April 2022.