Ad Placeholder Image

Penyebab Mata Kunang-kunang dan Cara Mengatasinya

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   11 Desember 2025

Mata kunang-kunang bisa disebabkan oleh tekanan darah rendah, dehidrasi, hingga vertigo.

Penyebab Mata Kunang-kunang dan Cara MengatasinyaPenyebab Mata Kunang-kunang dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Mata kunang-kunang adalah kondisi di mana seseorang melihat bintik-bintik kecil, garis, atau bentuk aneh lainnya pada penglihatan.

Kondisi ini seringkali disertai dengan kepala pusing atau sakit kepala. Kepala pusing sendiri adalah sensasi kehilangan keseimbangan atau merasa seperti berputar, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Yuk, cari tahu selengkapnya penyebab mata kunang-kunang dan cara mengatasinya berikut ini!

Gejala Mata Kunang-Kunang dan Kepala Pusing

Gejala mata kunang-kunang dan kepala pusing dapat bervariasi pada setiap orang. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Melihat bintik-bintik atau garis-garis kecil yang bergerak pada penglihatan.
  • Pandangan kabur atau gelap sesaat.
  • Sensasi berputar atau kehilangan keseimbangan.
  • Sakit kepala ringan hingga berat.
  • Mual atau muntah.
  • Keringat dingin.
  • Lemah atau lesu.

Baca artikel lainnya mengenai kepala pusing di sini: 7 Penyebab Kenapa Kepala Sering Pusing dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mata Kunang-Kunang dan Kepala Pusing

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan mata kunang-kunang dan kepala pusing. Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Tekanan Darah Rendah (Hipotensi). Tekanan darah rendah dapat mengurangi aliran darah ke otak dan mata, menyebabkan pusing dan penglihatan kabur.
  • Dehidrasi. Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan penurunan volume darah, yang dapat menyebabkan pusing dan mata berkunang-kunang.
  • Anemia. Kurangnya sel darah merah dapat mengurangi pasokan oksigen ke otak, menyebabkan pusing dan kelelahan.
  • Migrain. Sakit kepala migrain seringkali disertai dengan gangguan penglihatan, seperti aura atau mata berkunang-kunang.
  • Vertigo. Gangguan pada sistem vestibular (keseimbangan) di telinga dalam dapat menyebabkan sensasi berputar atau pusing. Kamu alami vertigo, simak juga Ini 7 Rekomendasi Obat Vertigo yang Ampuh dan Mudah Ditemukan.
  • Hipoglikemia. Kadar gula darah rendah dapat mempengaruhi fungsi otak dan menyebabkan pusing, kebingungan, dan penglihatan kabur.
  • Efek samping obat. Beberapa jenis obat dapat menyebabkan efek samping berupa pusing dan gangguan penglihatan.
  • Gangguan mata. Kondisi seperti ablasi retina atau perdarahan vitreus dapat menyebabkan mata berkunang-kunang.
  • Stres dan kelelahan. Tingkat stres yang tinggi dan kurang tidur dapat memicu pusing dan masalah penglihatan.

Cara Mengatasi Mata Kunang-Kunang dan Kepala Pusing

Cara mengatasi mata kunang-kunang kepala pusing tergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah yang dapat dicoba meliputi:

  • Istirahat yang cukup: Beristirahat dalam posisi berbaring dapat membantu meredakan pusing dan memulihkan aliran darah ke otak.
  • Rehidrasi: Minum banyak cairan, terutama air putih atau larutan elektrolit, untuk mengatasi dehidrasi.
  • Makan teratur: Jangan melewatkan waktu makan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Konsumsi makanan yang mengandung zat besi jika mengalami anemia.
  • Hindari pemicu: Jika pemicunya diketahui (misalnya, stres atau makanan tertentu), hindari atau kelola pemicu tersebut.
  • Obat-obatan: Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas untuk mengatasi sakit kepala ringan. Jika pusing disebabkan oleh vertigo, dokter mungkin meresepkan obat anti-vertigo.
  • Kacamata anti radiasi: Penggunaan kacamata dengan lapisan anti radiasi dapat membantu mengurangi kelelahan mata akibat paparan layar digital, yang dapat memicu pusing.

Itulah beberapa cara mengatasi mata kunang-kunang kepala pusing. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menjaga pola hidup sehat dengan gizi seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup adalah kunci untuk mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk pusing dan gangguan penglihatan.

Pencegahan Mata Kunang-Kunang dan Kepala Pusing

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko mata kunang-kunang dan kepala pusing meliputi:

  • Menjaga hidrasi: Minum air yang cukup sepanjang hari.
  • Pola makan sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang dan hindari melewatkan waktu makan.
  • Istirahat cukup: Tidur yang cukup setiap malam (7-8 jam).
  • Kelola stres: Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau aktivitas relaksasi lainnya.
  • Hindari alkohol dan rokok: Konsumsi alkohol berlebihan dan merokok dapat memperburuk kondisi pusing.
  • Olahraga teratur: Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Konsultasi dengan dokter: Jika mata kunang-kunang dan pusing sering terjadi atau disertai gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut, seperti pemeriksaan mata atau tes darah, untuk menentukan penyebabnya.

Kamu alami mata berkunang-kunang akibat pusing? Simak selengkapnya, 5 Pilihan Obat Bebas Tanpa Resep Dokter untuk Sakit Kepala.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala berikut:

  • Pusing yang sangat parah atau berlangsung lama.
  • Mata berkunang-kunang yang muncul tiba-tiba dan disertai dengan kehilangan penglihatan.
  • Pusing disertai dengan demam, sakit kepala parah, atau kesulitan berbicara.
  • Pusing setelah cedera kepala.
  • Pusing yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Menurut WHO, penting untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan karena dapat menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius.

Kesimpulan

Mata kunang-kunang dan kepala pusing dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah ringan seperti dehidrasi hingga kondisi medis yang lebih serius.

Penting untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi dan mencegahnya.

Jika gejala berlanjut atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Selain itu, menjaga gaya hidup sehat dengan pola makan teratur, istirahat yang cukup, dan mengelola stres dapat membantu mengurangi risiko mata kunang-kunang dan kepala pusing.

Konsultasi dengan dokter kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. 

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi:
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2025. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).
Healthline. Diakses pada 2025. What Causes Dizziness and How to Treat It.
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Dizziness; Dehydration.

FAQ

1. Apakah ini tanda saya akan terkena stroke?

Belum tentu. Kebanyakan kasus mata berkunang-kunang bersifat ringan (seperti dehidrasi atau tekanan darah rendah). Namun, jika kamu memiliki faktor risiko tinggi (usia lanjut, hipertensi, diabetes) dan gejalanya menetap, segera konsultasikan ke dokter saraf.

2. Apakah Anemia bisa menyebabkan gejala ini?

Anemia (kekurangan hemoglobin/sel darah merah) menyebabkan suplai oksigen ke otak berkurang, sehingga memicu pusing, wajah pucat, dan mata berkunang-kunang.

3. Mengapa mata saya bisa berkunang-kunang saat bangkit dari duduk/tidur?

Ini disebut hipotensi ortostatik. Ini terjadi ketika tekanan darah turun mendadak saat berubah posisi dari duduk/tidur ke berdiri. Tubuh butuh waktu sejenak untuk menyesuaikan aliran darah ke otak.