• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Perbedaan Air yang Mengandung Oksigen dan Tidak

Ini Perbedaan Air yang Mengandung Oksigen dan Tidak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pernah liat air beroksigen dalam kemasan? Air yang mengandung oksigen itu digadang-gadang sangat baik untuk kesehatan, lho. Namun, bedanya apa ya dengan air biasa? Seperti namanya, air oksigen adalah jenis air mineral yang telah melewati proses pengolahan sedemikian rupa, lalu ditambahkan oksigen. Berbeda dengan air biasa, air yang mengandung oksigen memiliki struktur molekul oksigen yang lebih banyak.

Pada dasarnya, oksigen merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan tubuh, dan biasanya didapat melalui udara lewat proses pernapasan. Setelah masuk lewat sistem pernapasan, oksigen akan akan disebarkan ke seluruh tubuh melalui darah. Lalu, apakah air oksigen benar-benar segitu bermanfaatnya bagi tubuh, sehingga kamu harus beralih dari air putih biasa ke air beroksigen? 

Baca juga: Tantangan 30 Hari Minum Air Putih, Apa Manfaatnya?

Tidak Ada Perbedaan yang Signifikan Terhadap Tubuh

Seperti telah dikatakan sebelumnya, bahwa oksigen merupakan komponen penting yang dibutuhkan tubuh yang bisa didapat dari udara. Nah, oksigen yang dihirup dari udara sekitar itu sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan oksigen seluruh tubuh, kok. Jadi pada kondisi tubuh yang sehat, kamu tidak memerlukan asupan oksigen tambahan dari air minum.

Hingga saat ini, memang belum ada bukti klinis yang menyebutkan secara khusus tentang perbedaan bermakna antara air minum biasa dengan air yang mengandung oksigen. Namun, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa manfaat air minum biasa dengan air yang mengandung oksigen bagi kesehatan tubuh sama saja, alias tidak ada bedanya. Artinya, air yang mengandung oksigen tidak memiliki keunggulan lebih, dibandingkan air minum biasa.

Untuk mengungkap manfaat yang terkandung dalam air beroksigen, sebuah penelitian dilakukan di Jerman. Dalam penelitian tersebut, responden dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama diberikan air oksigen, sedangkan kelompok kedua diberikan air putih biasa. Setelah 28 hari, peneliti melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menilai apakah ada peningkatan daya tahan tubuh dan fungsi hati pada orang-orang yang mengonsumsi air oksigen.

Baca juga: Ikuti 8 Tips Ini Supaya Rajin Minum Air Putih

Hasilnya, para peneliti ternyata tidak menemukan perbedaan peningkatan yang signifikan pada kedua kelompok tersebut. Untuk memperkuat hasil temuan, penelitian lain juga dilakukan di Amerika Serikat. Kali ini, para peneliti menggunakan 2 kelompok atlet lari sebagai responden. Kelompok pertama diberikan air oksigen dan kelompok satunya diberikan air putih biasa.

Setelah para atlet menyelesaikan latihan dengan berlari sejauh 5 kilometer, peneliti melakukan pengkajian terhadap performa dan kandungan asam laktat dalam darah. Hasilnya, kelompok yang mendapatkan air oksigen memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat dibandingkan dengan atlet yang minum air putih biasa. Namun, para peneliti tidak dapat menemukan perbedaan performa yang signifikan pada kedua kelompok tersebut.

Dari penelitian-penelitian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa manfaat air oksigen untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau menjaga fungsi organ masih belum dapat dibuktikan. Meski demikian, tak ada salahnya jika kamu ingin mengonsumsi air oksigen, dalam kehidupan sehari-hari. Karena pada dasarnya, air oksigen merupakan air putih biasa, hanya saja diberi tambahan kandungan oksigen.

Baca juga: Serba Serbi Air Putih yang Belum Populer

Minum Air yang Cukup Adalah Kunci

Air putih, berapa pun kandungan oksigennya, merupakan salah satu sumber cairan yang memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Dengan minum air putih dalam jumlah cukup setiap harinya, kamu akan merasakan manfaat-manfaat berikut:

  • Organ dan jaringan di seluruh tubuh tetap terjaga kesehatannya.
  • Distribusi oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh tetap optimal.
  • Menjaga kebersihan ginjal dan kantung kemih.
  • Menjaga fungsi saluran cerna; mencegah sembelit (konstipasi) dan kesulitan buang air besar.
  • Menjaga kestabilan tekanan darah dan denyut jantung.
  • Menjaga suhu tubuh tetap normal.

Dengan mengetahui bahwa manfaat sehat air oksigen belum terbukti secara ilmiah, kamu sebaiknya tidak “termakan” begitu saja dengan iklan yang tersaji di mana-mana. Namun sekali lagi, kamu tidak dilarang untuk mengonsumsi air jenis ini. Hal penting yang harus diperhatikan adalah kebutuhan cairan tubuh harian yang terus terpenuhi. Kalau sakit, segera download aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter, kapan dan di mana saja.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Oxygenated Water? Benefits, Uses, and Precautions.
US National Library of Medicine, National Institute of Health. Diakses pada 2020. “Oxygenated” water and athletic performance.