• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perbedaan Sesak Napas pada Pengidap Asma dan COVID-19

Perbedaan Sesak Napas pada Pengidap Asma dan COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Asma dan infeksi COVID-19 merupakan kedua penyakit yang menyerang paru-paru. Pada pengidap virus corona, virus akan menyerang saluran pernapasan dan mengakibatkan gejala sesak napas muncul. Begitu juga pada pengidap penyakit asma. Lalu, apa perbedaan sesak napas pada pengidap virus corona dan penyakit asma? Berikut penjelasannya!

Baca juga: 7 Bahan Alami untuk Mengatasi Sakit Tenggorokan

Beda Sesak Napas antara Pengidap Virus Corona dan Penyakit Asma

Sesak saat bernapas merupakan salah satu gejala yang muncul saat seseorang terinfeksi COVID-19. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran berlebih, sehingga semua gejala yang serupa langsung diarahkan pada infeksi virus corona. Padahal, pengidap penyakit asma juga memiliki gejala yang sama. Lalu, apa perbedaan sesak napas antara pengidap virus corona dan penyakit asma?

  1. Sesak napas pada pengidap asma napas disertai dengan batuk dan mengi, sedangkan gejala COVID-19 tidak.

  2. Kemunculan gejala asma biasanya karena adanya, pemicunya sendiri biasanya sudah sangat dikenali oleh pengidap kondisi tersebut. 

  3. Pengidap infeksi COVID-19 jarang diawali oleh sesak napas, melainkan meriang, tidak enak badan, demam, serta nyeri pada sendi. 

Pada pengidap infeksi COVID-19, rasa sesak saat bernapas akan muncul setelah 5 hari gejala awal muncul. Hal tersebut biasanya dialami oleh pengidap yang berusia muda. Sedangkan pada orang tua, rasa sesak saat bernapas akan muncul dalam 2-3 hari setelah gejala awal muncul. Sesak napas akan lebih mudah muncul dibanding dengan anak muda, karena faktor sistem imun tubuh yang telah menurun.

Gejala pada penyakit asma biasanya akan mereda dengan sendirinya. Namun, jika gejala tidak juga membaik dalam kurun waktu lebih dari seminggu, kamu bisa hubungi dokter di Halodoc! Pasalnya, gejala yang dibiarkan akan bertambah parah dan membahayakan keselamatan nyawamu.

Baca juga: 4 Bahan Alami untuk Mengontrol Tekanan Darah

Langkah Mengatasi Sesak Napas Secara Mandiri di Rumah

Saat pandemi seperti sekarang ini, pergi ke fasilitas medis terdekat tidak diperlukan, kecuali dalam kondisi yang sudah parah. Saat gejala sesak napas yang bukan berasal dari infeksi COVID-19 muncul, kamu dapat melakukan mengonsumsi bahan-bahan alami berikut sebagai upaya penyembuhan secara mandiri di rumah:

  • Bawang putih

Bawang putih merupakan salah satu bahan alami yang mampu meredakan sesak saat bernapas pada pengidap asma. Bawang puting mengandung sifat antiradang yang mampu mengurangi peradangan pada saluran pernapasan karena asma. Meski dinilai ampuh, belum ada bukti yang valid tentang penemuan tersebut hingga saat ini.

  • Jahe

Jahe bersifat antiradang yang mampu meringankan gejala asma. Sama seperti bawang putih, meskipun dinilai ampuh dalam mengatasi gejala asma yang muncul, penelitian lebih lanjut diperlukan.

  • Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah alami untuk mengatasi gejala asma yang muncul. Kunyit memiliki kandungan anti alergi yang mampu melawan penyebab peradangan dalam tubuh.

  • Madu

Selain ampuh dalam meredakan sakit tenggorokan dan batuk, madu merupakan salah satu bahan alami pereda asma. Caranya dengan mencampurkan madu ke dalam air hangat, lalu diminum.

  • Kafein

Kafein dianggap mampu membantu mengendalikan gejala asma, karena memiliki efek bronkodilator yang mampu membantu melegakan otot-otot saluran pernapasan, sehingga kamu akan bernapas lebih mudah. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu bisa mendapatkan asupan kafein dari cokelat, kopi, atau teh.

  • Omega-3

Hingga artikel ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti manfaat omega-3 dalam mengobati asma. Namun, omega-3 merupakan kandungan yang mampu mengurangi peradangan saluran pernapasan, dan meningkatkan fungsi kesehatan paru-paru.

Baca juga: Waspada, 5 Bahan Kimia dalam Produk Kosmetik Ini Berbahaya

Sebelum memutuskan menggunakan bahan-bahan alami sebagai alternatif pengobatan, diskusikan terlebih dulu dengan dokter. Apalagi jika kamu mengidap kondisi kesehatan tertentu. Hal tersebut dilakukan, karena bahan-bahan alami tidak selalu aman untuk dikonsumsi.

Pada sebagian orang, penggunaan bahan alami untuk meredakan gejala asma yang muncul mungkin tidak menimbulkan efek samping, atau reaksi alergi. Namun, pada beberapa orang yang memiliki alergi terhadap bahan makanan  tertentu, hal tersebut bisa saja menimbulkan gejala reaksi alergi yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Referensi:

AAFA. Diakses pada 2020. Coronavirus (COVID-19): What People With Asthma Need to Know.
Asthma. Diakses pada 2020. If you get COVID-19 and have asthma.
Everyday Health. Diakses pada 2020. Natural Remedy Options for Asthma Treatment.