
Perlu Dihindari, Ini 5 Makanan Penyebab Kanker Usus
“Kanker usus adalah jenis kanker yang sangat kuat kaitannya dengan pola makan. Pasalnya, terdapat beberapa makanan yang dapat menyebabkan peradangan pada usus sehingga meningkatkan risiko kanker.”

DAFTAR ISI
- Makanan yang Berisiko Memicu Kanker Usus
- Cara Menurunkan Risiko Kanker Usus
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Kanker usus, terutama kanker kolorektal, dapat berkembang ketika sel abnormal tumbuh di usus besar atau rektum. Penyebabnya tidak selalu berasal dari satu jenis makanan, melainkan gabungan faktor genetik, usia, gaya hidup, dan pola makan.
Beberapa makanan dapat meningkatkan risiko bila dikonsumsi terlalu sering dalam jangka panjang. Karena itu, penting mengenali pilihan makanan yang perlu dibatasi sekaligus menerapkan kebiasaan sehat untuk membantu menurunkan risiko.
Makanan yang Berisiko Memicu Kanker Usus
Makanan olahan seperti sosis, kornet, bacon, ham, dan daging asap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal, terutama bila dikonsumsi rutin. Daging merah, termasuk daging sapi, kambing, dan babi, juga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas sesuai anjuran pola makan seimbang.
Risiko dapat semakin meningkat bila makanan dimasak pada suhu sangat tinggi hingga gosong, misalnya dibakar atau dipanggang berlebihan. Makanan tinggi lemak jenuh, makanan ultra-proses, serta minuman manis juga perlu dibatasi karena dapat berkontribusi terhadap berat badan berlebih dan gangguan metabolisme, yang merupakan faktor risiko kanker.
Namun, makanan tersebut bukan berarti pasti menyebabkan kanker pada setiap orang. Fokus utama adalah mengurangi frekuensi dan porsi, lalu menggantinya dengan sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan sumber protein yang lebih beragam.
Cara Menurunkan Risiko Kanker Usus
- Perbanyak serat dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.
- Batasi daging olahan, daging merah, makanan ultra-proses, dan minuman berpemanis.
- Lakukan aktivitas fisik secara rutin dan pertahankan berat badan sehat.
- Hindari merokok serta batasi konsumsi alkohol.
- Ikuti skrining kanker kolorektal sesuai usia dan faktor risiko yang dimiliki.
Studi Terkait
Hubungan pola makan, daging olahan, dan kanker kolorektal telah dibahas dalam berbagai penelitian. Meski demikian, keputusan mengenai skrining atau pemeriksaan lanjutan perlu disesuaikan dengan kondisi setiap orang.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan diri bila mengalami darah pada tinja, perubahan pola buang air besar yang menetap, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, nyeri perut berulang, atau rasa lemas yang tidak biasa. Keluhan tersebut tidak selalu berarti kanker, tetapi perlu diperiksa agar penyebabnya dapat diketahui lebih dini.
Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan pemeriksaan sesuai gejala dan faktor risiko.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter dapat membantu menilai gejala, faktor risiko, dan kebutuhan pemeriksaan tanpa harus menunda konsultasi. Dokter juga dapat memberikan arahan mengenai skrining kanker usus berdasarkan usia serta riwayat kesehatan.
Konsultasi ke dokter Halodoc tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Cancer: Colorectal Cancer.
National Cancer Institute. Diakses pada 2026. Colorectal Cancer Prevention.
PubMed. Diakses pada 2026. Red and Processed Meat Consumption and Risk of Colorectal Cancer.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Kanker.
FAQ
Apakah daging merah pasti menyebabkan kanker usus?
Tidak. Risiko dipengaruhi oleh jumlah dan frekuensi konsumsi, cara memasak, serta faktor lain seperti usia, berat badan, riwayat keluarga, dan gaya hidup.
Apakah kanker usus bisa dicegah?
Risikonya dapat dikurangi dengan pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidak merokok, membatasi alkohol, dan mengikuti skrining sesuai anjuran dokter. Tidak ada cara yang menjamin pencegahan sepenuhnya.
Kapan perlu melakukan skrining kanker usus?
Waktu skrining berbeda berdasarkan usia, riwayat keluarga, dan faktor risiko. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan pemeriksaan yang sesuai.




