Ad Placeholder Image

Puasa Bisa Memberikan 5 Manfaat Ini untuk Bumil

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   20 Februari 2026

“Bila kondisi kesehatan ibu hamil dalam keadaan normal, justru puasa dianjurkan. Sebabnya, puasa memberikan beberapa manfaat kesehatan, mulai dari detoksifikasi, sampai menjaga kadar gula darah tetap stabil.”

Puasa Bisa Memberikan 5 Manfaat Ini untuk BumilPuasa Bisa Memberikan 5 Manfaat Ini untuk Bumil

DAFTAR ISI


Selama bulan Ramadan, ibu hamil akan memilih untuk tidak berpuasa agar kesehatan diri dan janin di kandungan tetap terjaga. Padahal pada kenyataannya, tidak ada larangan bagi ibu hamil jika ingin berpuasa di bulan Ramadan.

Ibu hamil boleh berpuasa, tetapi ada baiknya ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk memastikan risiko puasa selama kehamilan. Tahukah kamu, berpuasa bisa memberikan manfaat buat ibu hamil. Informasi selengkapnya, baca di sini!

Menjaga Kadar Gula Darah dan Membantu Detoksifikasi

Ibu hamil boleh berpuasa karena puasa sendiri bisa memberikan manfaat untuk kesehatan. Puasa sendiri sebetulnya hanyalah menggeser waktu makan, yakni sarapan menjadi sahur, makan siang jadi saat berbuka puasa, dan makan malam menjadi sebelum tidur atau sesudah salat Tarawih.

Dengan tetap memperhatikan asupan nutrisi yang masuk, puasa malah akan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Manfaat tersebut, antara lain:

1. Terhindar dari Morning Sickness

Morning Sickness adalah gejala mual-mual sampai muntah pada ibu hamil yang terjadi saat pagi hari. Gejala ini terjadi karena adanya peningkatan asam lambung di pagi hari yang menyebabkan ibu merasa ingin muntah. Saat menjalankan puasa, ibu hamil cenderung akan mengonsumsi makanan secara teratur. Ibu hamil pun akan makan secukupnya, sehingga morning sickness akan terhindar.

Mengalami morning sickness yang cukup parah? perhatikan gejala Mirip Morning Sickness, Ketahui Bahaya Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil

2. Membantu Pembakaran Lemak Tubuh

Manfaat puasa bagi ibu hamil selanjutnya adalah mampu membakar lemak yang tidak berguna di dalam tubuh. Lemak yang berlebihan akan memberikan dampak buruk, seperti menyebabkan obesitas. Jika ibu hamil mengalami obesitas, dikhawatirkan akan menghambat proses kelahiran. 

3. Membantu Detoksifikasi

Puasa juga sangat berguna untuk membuang racun atau detoksifikasi tubuh. Saat tubuh tidak diberi asupan makanan selama beberapa waktu, pada saat itulah tubuh akan berusaha membuang zat-zat yang merupakan penyebab bahaya dan tidak berguna bagi ibu hamil. KArena itu, ibu dan janin di kandungan akan menjadi lebih sehat.

4. Mencegah Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi merupakan salah satu pintu masuk bagi berbagai macam penyakit kronis. Beberapa penyakit kronis yang bisa menyerang, antara lain jantung koroner, diabetes, hipertensi, dan banyak lagi. Tentu saja penyakit-penyakit tersebut sangatlah mengganggu kesehatan janin dalam kandungan. 

Apabila ibu hamil terserang salah satu penyakit tadi, janin akan mengalami kondisi yang abnormal dalam perkembangannya, bahkan dapat menyebabkan keguguran. Nah, dengan melakukan puasa, kolesterol dalam darah akan tetap rendah dan stabil.

Kenali juga Diabetes Gestasional: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

5. Membantu Mengatur Kadar Gula Darah

Selama kehamilan ibu harus mampu mengatur kadar gula darah agar tetap stabil. Mengonsumsi gula dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kadar gula darah. Oleh sebab itu, melakukan puasa menjadi trik ampuh untuk membuat kadar gula darah tetap stabil.

Walaupun puasa baik untuk ibu hamil, tetapi seperti sudah disinggung di awal, ada baiknya ibu berdiskusi dulu dengan dokter. Jika kenaikan berat ibu hamil selama awal kehamilan tidak mencapai 3,5–4 kilogram atau di akhir masa kehamilan kenaikannya masih di bawah 12,5–14 kilogram, ibu hamil disarankan untuk tidak berpuasa. Sebab, dikhawatirkan puasa justru akan mengganggu perkembangan janin.

Di episode pertama Halodoc Talks, kamu bisa melihat penjelasan tentang bagaimana tubuh beradaptasi selama Ramadan serta tantangan kesehatan yang paling sering muncul, seperti maag, vertigo, dan gangguan pencernaan.

Berangkat dari data Halodoc dari tahun ke tahun, Fibriyani Elastria (Chief Marketing Officer Halodoc) dan dr. Irwan Heriyanto, MARS (Board of Medical Excellence Halodoc) mengulas mengapa persiapan kesehatan sejak awal menjadi kunci agar puasa berjalan lebih lancar dan nyaman.

Ingin insight lebih lengkap seputar kesiapan dan tantangan kesehatan selama Ramadan hingga Idulfitri?

Baca selengkapnya di Indonesia Health Insights Report Q1 2026

Hubungi Dokter Ini Jika Ibu Hamil Mengalami Gejala Penyakit saat Berpuasa

Puasa memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil, tapi perlu diingat semua ini harus dikonsultasikan kepada obgyn terlebih dahulu. Karena, kondisi ibu hamil yang rentan, kamu perlu memahami kondisi badan mu terlebih dahulu sebelum melakukan puasa.

Berikut rekomendasi obgyn yang bisa kamu hubungi untuk konsultasi lebih lanjut:

  • dr. Marsell Phang Sp.OG: Ia adalah dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 12 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sam Ratulangi pada 2018. Ia kini praktik di Gresik, Jawa Timur, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Lucia Leonie Sp.OG: Ia adalah dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 13 tahun, berhasil lulus dari Universitas Hasanuddin pada 2017. Ia kini praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Fitria Angela Umar Sp.OG: Ia adalah dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 8 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sam Ratulangi pada 2022. Ia kini praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Namun selama kondisi kesehatannya baik, puasa boleh saja dilakukan oleh ibu hamil. Selalu bicarakan masalah kesehatan kandungan dengan dokter yang tepat. Gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji pemeriksaan ke rumah sakit terdekat. Belum punya aplikasinya? Yuk, download langsung Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Baby Centre.co.uk. Diakses pada 2026. Fasting in pregnancy
Very Well Family. Diakses pada 2026. Can I Fast While Pregnant?

FAQ

1. Apakah puasa saat hamil bisa membahayakan janin dalam kandungan? 

Selama kondisi kesehatan ibu stabil dan nutrisi saat sahur serta berbuka tercukupi, puasa umumnya aman dan tidak membahayakan perkembangan janin.

2. Kapan sebaiknya ibu hamil membatalkan puasa jika merasa tidak sehat? 

Segera batalkan puasa jika Bumil mengalami gejala seperti pusing hebat, lemas berlebih, mual-muntah parah, atau merasakan gerakan janin yang berkurang signifikan.

3. Bolehkah ibu hamil berpuasa di trimester pertama saat masih sering mual? 

Jika morning sickness masih sangat parah dan berisiko dehidrasi, Bumil disarankan untuk menunda puasa hingga kondisi tubuh lebih stabil dan asupan nutrisi terjaga.