• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Punya Anak Kembar, Ini Cara agar Tidak Pilih Kasih

Punya Anak Kembar, Ini Cara agar Tidak Pilih Kasih

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Merawat anak kembar adalah hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Sebab, memiliki anak kembar artinya ayah dan ibu harus mencurahkan segala sesuatu sebanyak dua kali lipat, seperti perhatian, kasih sayang, urusan finansial, hingga waktu bermain dengan anak. Dalam membesarkan anak kembar, orangtua kerap dianggap pilih kasih. 

Orangtua mungkin tidak bermaksud untuk membeda-bedakan anak, apalagi pilih kasih. Namun, tak jarang ada hal-hal yang tanpa disadari membuat kesan tersebut terlihat. Kalau sudah begitu, anak kembar bisa merasa dibedakan satu sama lain, padahal hal itu tidak baik untuk tumbuh kembangnya. Lantas, bagaimana cara agar tidak pilih kasih dalam membesarkan anak kembar? 

Baca juga: 7 Serba Serbi Anak Kembar yang Perlu Diketahui

Rasa Cemburu Wajar, Usahakan Selalu Netral 

Rasa cemburu terhadap saudara-adik atau kakak adalah hal yang wajar, apalagi pada anak kembar. Namun, ayah dan ibu harus memiliki strategi sendiri untuk mengatasi hal tersebut, sehingga tidak berdampak negatif pada tumbuh kembang Si Kembar. Ada tips parenting yang bisa diterapkan agar orangtua tidak dianggap pilih kasih dalam membesarkan anak, di antaranya: 

  • Hindari Rasa Favorit 

Saat mengamati tingkah polah dan perkembangan anak, sangat mungkin orangtua akan merasa bahwa lebih menyukai salah satu di antara anak kembar. Sebaiknya hindari hal itu dengan selalu berusaha agar tetap netral. Jangan membuat kesan bahwa ayah hanya menyukai salah satu anak, sedangkan anak lainnya hanya disukai oleh ibunya. Orangtua harus tetap memperlakukan anak kembar dengan sama, terutama dalam mencurahkan rasa sayang dan perhatian. 

  • Jangan Membandingkan 

Tanpa sadar, orangtua mungkin merasa bahwa salah satu anak lebih unggul dibanding yang lain. Kalau itu yang terjadi, hindari membandingkan mereka. Kalimat seperti “Lihat kakakmu, tingkahnya jauh lebih sopan dibanding kamu,” bisa sangat membekas dan menyakiti hati anak. Kalau sudah begitu, bukan lagi pilih kasih, tetapi anak bisa menganggap bahwa orangtua tidak menyayanginya. 

Baca juga: Ini Alasan Anak Kembar Punya Ikatan Batin yang Kuat

  • Jangan Selalu Disatukan 

Sebagian orangtua mungkin merasa bahwa menyebut anak kembar sebagai satu kesatuan adalah hal yang indah. Namun, sebaiknya hal ini tidak dibiasakan. Hindari menyebut “Tono dan kembarannya” atau sekadar “si kembar” saat menceritakan tentang mereka. Anak-anak membutuhkan pengakuan sebagai dirinya sendiri, biasakan untuk menyebut nama anak dengan lengkap agar tidak ada yang merasa tersisih. 

  • Beri Jarak

Hanya karena kembar, bukan berarti mereka harus selalu bersama. Masing-masing anak nyatanya membutuhkan dunia sendiri. Jangan selalu memaksakan memasukkan anak kembar ke dalam sekolah yang sama atau lingkungan bermain yang sama. Biarkan mereka untuk memilih sendiri jenis olahraga atau aktivitas yang mereka sukai. 

  • Pembagian Waktu

Keluarga sebaiknya menghabiskan waktu bersama, tetapi tidak ada salahnya untuk sesekali menikmati one-on-one date dengan anak. Orangtua bisa membagi waktu secara adil untuk dihabiskan bersama salah satu anak kembar, misalnya setiap satu minggu sekali. Ayah dan ibu juga harus selalu konsisten serta kompak dalam mengasuh anak kembar, sehingga kesan pilih kasih bisa dihindari. 

Baca juga: Mitos atau Fakta, Masalah Kesehatan Anak Kembar Selalu Sama?

Kalau anak punya masalah kesehatan dan butuh saran ahli, hubungi dokter di aplikasi Halodoc saja. Ibu bisa melakukan Video/Voice Call dan Chat dengan dokter terpercaya kapan dan di mana saja. Sampaikan keluhan kesehatan dan dapatkan rekomendasi beli obat terbaik. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!  

Referensi:
All Womens Talk. Diakses pada 2019. 7 Tips to Avoid Jealousy among Twins.
Very Well. Diakses pada 2019. Twins Fighting.