• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Intip Rahasia Tubuh Langsing Jennifer Lopez di Usia 50 Tahun

Intip Rahasia Tubuh Langsing Jennifer Lopez di Usia 50 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Penampilan Jennifer Lopez atau yang akrab dipanggil JLo di ajang Super Bowl 2020 masih menjadi perbincangan yang hangat sampai saat ini. Bukan cuma karena penampilan shownya yang sangat enerjik dan mengagumkan, banyak orang juga terkagum dengan bentuk tubuh penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat tersebut yang masih sangat bugar, seksi, dan langsing. Siapa sangka JLo tahun ini akan menginjak usia 51 tahun.

Mempertahankan bentuk tubuh tetap langsing di usia yang sudah tidak muda mungkin terasa sangat sulit bagi kebanyakan orang. Hal ini juga tidak terkecuali bagi seorang Jennifer Lopez. Bila kamu berpikir tubuh langsing JLo adalah berkat faktor genetik atau dari mengikuti kelas pilates biasa, kamu keliru. 

Ada upaya yang sangat keras yang dijalani oleh aktris Hustlers ini demi mendapatkan tubuh indahnya, meliputi diet bersih dan rejimen latihan yang sangat ketat, terutama menjelang ajang Super Bowl Halftime 2020 dengan sesama penyanyi Shakira. Yuk, intip cara JLo menjaga tubuhnya tetap langsing di usianya yang ke-50 berikut ini:

1. Selalu Bersemangat untuk Berolahraga

Latihan rutin yang dijalani JLo sangat intens, tetapi penyanyi ini tidak pernah menganggapnya sebagai pekerjaan atau beban yang harus dilakukan. JLo menyadari bahwa berlatih kardio beberapa hari dalam seminggu dapat membantu kesehatan fisik dan juga kesehatan mentalnya. “Menari selalu menjadi bagian besar dalam hidup saya dan meluangkan waktu untuk menggerakkan tubuh dan melakukan sesuatu yang baik bagi diri sendiri adalah kunci kebahagiaan saya,” ungkap JLo. 

Selain itu, JLo juga tidak pernah menunda-nunda untuk berolahraga. Penyanyi cantik ini selalu berolahraga di pagi hari, karena olahraga merupakan prioritasnya dan ada kemungkinan ia dapat melewatkan aktivitas tersebut bila hari sudah semakin sibuk nantinya.

2. Pola Latihan yang Berbeda-beda

Agar tidak merasa bosan, JLo mengungkapkan bahwa ia berolahraga dengan pelatih yang berbeda dan dengan jenis latihan yang berbeda pula. David Kirsch merupakan pelatih andalan JLo bila penyanyi tersebut sedang berada di New York. Sedangkan Tracy Anderson merupakan pelatih JLo selama ia berada di LA. “Saya sangat senang dengan keseimbangan yang diberikan oleh kedua pelatih tersebut pada saya. Mereka memiliki pendekatan olahraga yang sangat berbeda.” ungkap JLo.

Anderson mengambil pendekatan yang lebih santai untuk rutinitas olahraganya. JLo dapat melakukan sesi olahraganya dengan bebas dan menggabungkan beban lengan dengan gerakan yang melatih bokong, paha, dan core-nya.

Sedangkan dengan Kirsch, Lopez berolahraga dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi. Latihan mereka biasanya terdiri dari kickboxing, latihan sirkuit, lunges, burpees, dan latihan abs. Ia juga memasukkan latihan HIIT ke dalam olahraganya untuk menargetkan perut.

Baca juga: Tips Agar Olahraga Enggak Membosankan

3. Komposisi Olahraga JLo Secara Keseluruhan

  • Latihan Bagian Kaki

Awalnya, Lopez meningkatkan latihan untuk kekuatan kakinya demi menguasai tarian tiang atau pole dance untuk perannya di Hustlers. Namun, tampaknya aktris tersebut juga terus berkomitmen pada pelatihannya menjelang pernikahannya dengan bintang bisbol, Alex Rodriguez. Bisa dilihat dari postingan Instagram JLo pada November 2019, aktris tersebut tampak melakukan leg press dengan repetisi rendah, tetapi dengan beban berat. 

  • Latihan Bokong

Menurut pelatihnya, David Kirsch, satu gerakan yang dimasukkan JLo ke dalam latihannya untuk membentuk bokongnya adalah jalan platypus. Teknik squat rendah ini bekerja pada paha bagian dalam serta mengangkat dan membuat bokong lebih terbentuk.

Baca juga: 6 Gerakan Olahraga untuk Mengencangkan Bokong

  • Latihan Bagian Tubuh Atas

Masih menurut Kirsch, gerakan JLo untuk melatih tubuh bagian atasnya adalah push-up Spiderman. Latihan ini menggabungkan bola bosu dengan target bagian lengan, dada, dan inti tubuh.

4. Diet Jennifer Lopez

Selain berolahraga, JLo juga mempertahankan diet ketat yang dimulai dengan meminum berton-ton air untuk membantu mengisi tubuhnya. “Saya mencoba menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dan cukup istirahat setelah latihan. Dengan begitu, saya siap untuk berlatih lebih keras lagi pada hari berikutnya,” ungkap penyanyi On The Floor tersebut.

Untuk menjaga tubuhnya tetap langsing, JLo juga menghindari kafein dan alkohol. Ia tetap minum kopi, tetapi tanpa kafein, dan ia tidak pernah minum alkohol. 

Salah satu pelatihnya, Tracy Anderson mengungkapkan bahwa penyanyi tersebut juga sangat serius soal makan sehat. JLo tidak mengonsumsi karbohidrat olahan atau makanan olahan. Ia selalu mengisi piringnya dengan sayuran non-tepung dan protein tanpa lemak, serta karbohidrat kompleks, seperti ubi dan beras merah.

JLo juga tidak pernah makan camilan di antara waktu makan. Ketika makan malam, ibu dari dua anak tersebut memilih mengonsumsi makanan rendah kalori, seperti ikan atau salad.

Baca juga: Mengenal Sirtfood Diet yang Bikin Penampilan Adele Makin Langsing

Nah, itulah rahasia tubuh langsing Jennifer Lopez di usia 50 tahun yang bisa kamu coba. Untuk berdiskusi soal metode diet yang sehat dan tepat, kamu juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter gizi terpercaya kapan dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Inquisitr. Diakses pada 2020. Jennifer Lopez’s Workout & Diet Routine Keeps Her Body In Shape At Age 50.
Harper’s Bazaar. Diakses pada 2020. Jennifer Lopez’s Exact Diet And Exercise Routine.