• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ruangan Lembap Bisa Sebabkan Ruam pada Bayi?

Ruangan Lembap Bisa Sebabkan Ruam pada Bayi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Bayi rentan mengalami banyak gangguan. Sebagai orangtua, seseorang harus benar-benar menjaga kebersihan dari pakaian dan lingkungan di sekitar agar tidak ada suatu gangguan yang dapat terjadi. Namun, banyak orang yang bertanya apakah ruangan lembap juga dapat menyebabkan gangguan pada bayi?

Faktanya, bayi dapat mengalami ruam yang disebabkan oleh ruangan lembap. Hal tersebut disebabkan oleh suhu ruangan yang terbilang panas, sehingga membuatnya berkeringat. Akibatnya, risiko untuk anak ibu mengalami ruam dapat meningkat. Lalu, bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan cara apa yang efektif untuk mengatasinya? Baca di sini!

Baca juga: Ini Gejala dan Pengobatan Ruam Popok pada Bayi

Ruam pada Bayi Disebabkan Ruangan Lembap

Cuaca yang hangat dapat membuat semua orang berkeringat, terutama pada bayi. Selain itu, bayi juga memiliki suhu tubuh yang lebih hangat dibandingkan orang dewasa. Tubuh yang aktif semakin membuat lebih banyak keringat yang keluar dari pori-pori kulitnya. Hal tersebut menyebabkan dirinya lebih berisiko untuk mengidap ruam.

Gangguan yang disebut juga dengan ruam panas ini dapat menyebabkan bayi merasakan gatal dan tidak nyaman. Hal tersebut dapat membuatnya rewel dan kerap menangis saat merasakannya. Meskipun semua orang dapat mengalaminya, bayi terbilang sangat rentan karena kelenjar keringatnya terbilang kurang berkembang dibandingkan orang yang lebih tua.

Ruam panas juga dapat disebut dengan malaria, yang terjadi ketika kelenjar keringat mengalami sumbatan, sehingga membuat cairan yang ada di bawah kulit terjebak dan menimbulkan benjolan merah atau lepuh. Gangguan ini paling sering terjadi pada musim panas ketika cuaca sedang tinggi dan lembap. Seseorang yang mengenakan pakaian yang ketat atau terlalu hangat dapat mengalami gangguan yang lebih buruk.

Gangguan yang dapat menyebabkan ruam pada bayi ini dapat terlihat seperti sekelompok benjolan merah yang mirip dengan jerawat atau lepuhan. Hal ini umumnya muncul di wajah dan lipatan kulit leher, lengan, kaki, dan area popok. Bayi yang mengalami hal ini akan merasa gelisah dan cengeng, sehingga lebih sulit untuk tidur dibanding hari biasanya.

Baca juga: Ketahui Cara Alami untuk Mengatasi Ruam pada Si Kecil

Cara Mengatasi Ruam Panas pada Bayi

Gangguan ini dapat sembuh dengan sendirinya tetapi mungkin butuh waktu yang agak lama. Maka dari itu, ibu dapat melakukan beberapa cara yang efektif untuk mengatasi gangguan ruam pada bayi ini. Beberapa perawatan rumahan dapat dilakukan untuk menghilangkan gangguan yang dapat menimbulkan rasa gatal tersebut. Berikut perawatan yang dapat dilakukan:

  1. Pendinginan Kulit

Salah satu cara mengatasi ruam panas pada bayi adalah dengan mendinginkan kulitnya. Caranya adalah melepaskan pakaian ekstra yang melekat atau pindah ke ruangan yang lebih sejuk. Selain itu, lepaskan pakaian yang basah karena keringat tersebut dan keringkan kulitnya dengan kipas angin selagi mengganti bajunya dengan yang kering dan bahan lebih tipis.

  1. Mengoleskan Air

Cara mengatasi ruam panas pada bayi yang ukurannya kecil dapat dilakukan dengan mengoleskan kain basah pada area yang terkena dan berisiko mengalaminya. Bagian-bagian tersebut seperti belakang leher atau lipatan siku. Oleskan kain basah dengan lembut untuk menurunkan suhu kulit. Jika ruam lebih besar, ibu dapat memandikan anak dengan air dingin selama paling tidak 10 menit. Pastikan tidak menggunakan sabun karena dapat membuat kulit semakin iritasi.

  1. Krim Steroid

Ruam panas pada bayi juga dapat diatasi dengan mengoleskan krim steroid. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga anak agar tidak menggaruk ruam tersebut, karena lecet pada bagian tersebut dapat menyebabkan infeksi kulit. Jika gangguan tersebut sudah terbilang parah, oleskan krim steroid agar gangguan tersebut dapat dengan mudah hilang.

Baca juga: 4 Bahan Ini Bisa Atasi Ruam Popok pada Si Kecil

Itulah gangguan ruam yang dapat terjadi pada bayi disebabkan oleh ruangan yang lembap. Dengan mengetahui hal ini diharapkan ibu dapat mengambil tindakan yang cepat untuk mengatasinya. Selain itu, ibu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait gangguan ini. Caranya hanya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan!

Referensi:
What to Expect. Diakses pada 2020. Heat Rash (Miliaria) in Babies.
Health Line. Diakses pada 2020. What to Do If Your Toddler Gets Heat Rashes.