
Tak Perlu Bingung! Ini 3 Obat Asam Urat di Apotik
Untuk mengatasi nyeri dan menurunkan kadar asam urat, tersedia beberapa pilihan obat di apotek.

DAFTAR ISI
- Definisi Asam Urat
- Gejala Asam Urat
- Penyebab Asam Urat
- Tiga Macam Obat Asam Urat di Apotik
- Pentingnya Konsultasi Dokter Sebelum Menggunakan Obat Asam Urat
- Pencegahan Asam Urat
- Hubungi Dokter Ini untuk Perawatan Asam Urat
Asam urat adalah kondisi nyeri sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal urat di dalam atau sekitar sendi. Kondisi ini seringkali menimbulkan serangan nyeri akut yang mendadak, hebat, dan disertai pembengkakan serta kemerahan pada sendi yang terkena, paling sering di jempol kaki.
Untuk mengatasi nyeri dan menurunkan kadar asam urat, tersedia beberapa pilihan obat di apotek. Namun, penggunaannya harus selalu berdasarkan anjuran dan pengawasan dokter untuk memastikan keamanan dan efektivitas.
Definisi Asam Urat
Asam urat, atau gout, adalah bentuk radang sendi yang ditandai oleh serangan nyeri tiba-tiba, bengkak, kemerahan, dan nyeri tekan pada sendi.
Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, yang disebut hiperurisemia. Kelebihan asam urat ini kemudian membentuk kristal tajam seperti jarum di sendi, memicu respons peradangan yang intens.
Gejala Asam Urat
Gejala asam urat dapat muncul secara tiba-tiba dan seringkali terjadi di malam hari. Gejala utama meliputi nyeri hebat pada sendi yang terkena, bengkak, kemerahan, dan rasa hangat saat disentuh.
Sendi yang paling sering terdampak adalah sendi jempol kaki, namun bisa juga menyerang sendi lain seperti pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari tangan.
Jika kamu Mengidap Gejala Asam Urat, Segera Hubungi Dokter Ini untuk tahu penanganan yang tepat.
Penyebab Asam Urat
Penyebab utama asam urat adalah kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Asam urat merupakan produk sampingan dari metabolisme purin, zat yang ditemukan secara alami dalam tubuh dan makanan tertentu.
Faktor risiko yang meningkatkan kadar asam urat meliputi konsumsi makanan tinggi purin (daging merah, jeroan, makanan laut), minuman manis, alkohol, obesitas, riwayat keluarga, dan kondisi medis tertentu seperti penyakit ginjal atau tekanan darah tinggi.
Tiga Macam Obat Asam Urat di Apotik
Penanganan asam urat melibatkan dua tujuan utama: meredakan nyeri dan peradangan saat serangan akut, serta menurunkan kadar asam urat dalam jangka panjang untuk mencegah serangan berulang.
Berikut adalah tiga macam obat asam urat yang umum ditemukan di apotik untuk mencapai tujuan tersebut, namun harus digunakan sesuai petunjuk dokter.
Allopurinol
Obat ini berfungsi menurunkan produksi asam urat dalam tubuh. Allopurinol bekerja dengan menghambat enzim xantin oksidase, yang berperan dalam mengubah purin menjadi asam urat.
Dengan demikian, kadar asam urat dalam darah dapat berkurang. Contoh merek dagang yang umum dijumpai antara lain Zyloric dan Kolton.
Penggunaan Allopurinol umumnya dimulai setelah serangan akut mereda dan bertujuan untuk pencegahan jangka panjang.
Efek samping yang mungkin terjadi meliputi ruam kulit, gangguan pencernaan, atau masalah hati, sehingga pemantauan medis diperlukan.
Colchicine
Colchicine adalah obat yang efektif untuk mengatasi peradangan akut akibat serangan asam urat. Obat ini bekerja dengan mengurangi respons inflamasi tubuh terhadap kristal urat yang terbentuk di sendi.
Colchicine paling efektif bila diminum pada tanda pertama serangan asam urat.
Namun, Colchicine memiliki rentang dosis yang sempit dan dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, diare, atau kram perut.
Dosis yang tepat sangat penting untuk menghindari toksisitas.
Obat Anti-inflamasi Nonsteroid (OAINS/NSAID)
OAINS adalah pilihan umum untuk meredakan nyeri dan bengkak yang terkait dengan serangan asam urat. Obat ini bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin, zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan nyeri.
Contoh OAINS yang sering digunakan adalah Ibuprofen atau Diklofenak (Voltaren). Obat ini tersedia bebas dalam dosis rendah, namun dosis yang lebih tinggi untuk asam urat harus dengan resep dokter.
Penggunaan OAINS perlu diperhatikan pada individu dengan riwayat masalah lambung, ginjal, atau jantung.
Pentingnya Konsultasi Dokter Sebelum Menggunakan Obat Asam Urat
Meskipun ketiga jenis obat asam urat tersebut mudah ditemukan di apotik, penggunaan tanpa resep dan pengawasan dokter sangat tidak dianjurkan.
Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendiagnosis asam urat secara akurat dan menentukan jenis obat yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.
Dokter juga akan mempertimbangkan riwayat penyakit lain, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, serta potensi efek samping. Dosis dan durasi pengobatan akan disesuaikan secara individual.
Pencegahan Asam Urat
Selain pengobatan, pencegahan asam urat sangat penting untuk mengelola kondisi ini. Modifikasi gaya hidup dapat membantu menurunkan risiko serangan asam urat berulang.
- Membatasi Asupan Purin Tinggi: Hindari atau batasi konsumsi daging merah, jeroan, makanan laut seperti sarden dan kerang.
- Menghindari Alkohol dan Minuman Manis: Alkohol dan minuman yang mengandung fruktosa tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat.
- Minum Air yang Cukup: Hidrasi yang baik membantu ginjal membuang asam urat dari tubuh.
- Menjaga Berat Badan Ideal: Obesitas merupakan faktor risiko asam urat. Penurunan berat badan secara sehat dapat membantu.
- Berolahraga Teratur: Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan sendi dan berat badan.
Hubungi Dokter Ini untuk Perawatan Asam Urat
Berikut beberapa dokter yang bisa kamu hubungi untuk mendapatkan perawatan tepat terkait kondisi asam urat:
- dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya (2012) dan Universitas Sam Ratulangi (2020). Berpraktik di Cikarang, Jawa Barat, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Pengalaman 9 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2015) dan Universitas Hasanuddin (2023). Berpraktik di Lampung Tengah, Lampung, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
- dr. Vera Bahar, Sp.PD: Pengalaman 15 tahun, lulusan Universitas Muslim Indonesia (2008) dan Universitas Hasanuddin (2021). Berpraktik di Wajo, Sulawesi Selatan, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk hubungi dokter dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
Arthritis Foundation. Diakses pada 2026. Gout.
Cochrane Library. Diakses pada 2026. Allopurinol for Chronic Gout.
Indonesian Journal of Urology. Diakses pada 2025. Natrium Diklofenak untuk Pengobatan Nokturia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Gout.
National Library of Medicine. Diakses pada 2026. Older age and diclofenac are associated with increased risk of upper gastrointestinal bleeding in gout patients.
Halodoc. Diakses pada 2026. Penyakit Asam Urat.
National Library of Medicine. Diakses pada 2026. Asam Urat: Kapan Pengobatan Jangka Panjang dengan Obat Cocok?
FAQ
1. Apakah Allopurinol bisa diminum saat serangan asam urat akut?
Tidak, Allopurinol umumnya tidak disarankan untuk dimulai saat serangan asam urat akut karena dapat memperburuk peradangan. Pengobatan Allopurinol biasanya dimulai setelah serangan mereda.
2. Berapa lama Colchicine bekerja meredakan nyeri asam urat?
Colchicine dapat mulai meredakan nyeri dalam waktu 12-24 jam setelah dosis pertama, terutama jika diminum pada awal serangan.
3. Apa perbedaan utama antara Allopurinol dan OAINS dalam penanganan asam urat?
Allopurinol menurunkan kadar asam urat dalam darah untuk mencegah serangan jangka panjang. Sementara itu, OAINS (seperti Ibuprofen) digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan saat serangan akut sedang berlangsung.


